Beauty

Progeria Sang Penyakit Penuaan Dini yang Mematikan

By  | 

Progeria atau yang lebih dikenal dengan penyakit penuaan dini, merupakan penyakit genetik yang disebabkan oleh adanya mutasi atau perubahan pada gen seseorang. Penyakit ini murni kelainan genetik langka dan bukanlah penyakit turunan, serta tidak menular.

Beauty | healty & fitnes

Foto : Ist

Pada umumnya, penderita Progeria akan mengalami penuaan dini dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 7 kali lipat dari proses penuaan manusia normal. Contoh sederhananya, jika anak penderita kelainan ini berusia 10 tahun, maka tubuhnya akan tampak seperti orang berusia 40 hingga 70 tahun. Tak hanya itu, semua organnya pun seperti jantung, paru-paru, dan sendi juga mengalami kerentaan.

Beauty | healthy & fitnes

Foto : Ist

Awalnya, penderita akan terlahir normal, tetapi gejala akan mulai tampak ketika menginjak usia 6 bulan hingga 1 tahun. Para ahli neonatologi menyebutkan bahwa ada beberapa gejala klinis pengidap Progeria seperti rambut yang pada awalnya lebat kemudian rontok dan tak pernah tumbuh kembali. Pembuluh darah di bagian kepala pun akhirnya terlihat lebih jelas, disertai dengan jaringan lemak pada bagian bawah kulit berkurang bahkan menghilang sehingga kulit tampak keriput, dan kuku pun tak tumbuh dengan sempurna tetapi melengkung dan rapuh. Tak berhenti di sana, persendian juga akan mengalami pengerasan, tulang retak hingga patah yang tak kunjung sembuh hingga pengeroposan tulang.

Beauty | healthy & fitnes

Foto : Ist

Anak penderita penyakit penuaan dini ini juga akan mengalami keterlambatan tumbuh pada giginya, bahkan ada juga yang tidak tumbuh sama sekali. Namun secara mental, para penderita Progeria ini tidak bisa dibilang tua, termasuk kondisi penglihatannya. Intelegensi pun normal. Gejala klinis yang dialami oleh anak-anak penderita Progeria memang benar-benar memilukan, karena harus dialami oleh bocah yang seharusnya dapat tumbuh dan bermain secara normal seperti anak pada umumnya.

Beauty | healthy & fitnes

Foto : Ist

Rata-rata penderita Progeria hanya dapat bertahan hidup hingga usia 14 tahun, bahkan penderita yang bisa melewati hingga usia 20 tahun hanya bisa dihitung dengan jari. Hingga saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan Progeria. Pengobatan yang biasa dilakukan hanya bersifat simtomatik, yakni pengobatan berdasarkan pada gejala yang muncul.

a mother, writer, author and entrepreneur.