Beauty

Hati-Hati! Simak 7 Fakta Kanker Lidah yang Wajib Diketahui

By  | 

 Kanker adalah penyakit yang beberapa dekade ini menjadi penyebab utama kematian. Apakah kita mengetahui bahwa sebenarnya dalam tubuh setiap manusia itu memiliki sel kanker. Hanya saja jika kondisi imunitas tubuh baik maka kanker akan kalah.

Banyak jenis penyakit kanker menyerang manusia. Namun, yang sering kita dengar dan memakan korban banyak adalah kanker kolon, kanker payudara, kanker serviks, kanker prostat dan kanker paru-paru. Pola makan, tingkat stress dan gaya hidup tetap menduduki peringkat pertama sebagai penyebab kanker.

Dari beberapa kanker yang menyebabkan kematian terbanyak di Indonesia. Ada jenis kanker lain yang patut diwaspadai yaitu kanker lidah. Kanker lidah adalah kanker yang biasanya terjadi pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah. Oleh karena itu terkadang kanker ini disebut kanker skuamosa. Agar kita lebih waspada, ada beberapa fakta tentang kanker lidah yang perlu diketahui, diantaranya:

Beauty | healthy & fitnes

Foto : Ist

  1. Sariawan yang tidak kunjung sembuh

Sariawan sering dianggap sebagai penyakit biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, berhati-hatilah jika menemukan sariawan yang berkepanjangan dan tidak kunjung sembuh selama 2 minggu. Jika menderita penyakit mulut atau sariawan segera obati dan jangan menganggapnya remeh.

Beauty | healthy & fitnes

Foto : Ist

  1. Rokok dan minuman keras menjadi penyebab utama

Gaya hidup yang buruk memegang peranan utama dalam terjangkitnya kanker pada manusia. Rokok dan minuman keras adalah faktor pembawa kanker yang harus dihindari. 80% penyebab kematian karena kanker dan penyakit lainnya dikarenakan rokok. Menurut berbagai penelitian, perokok dapat memiliki risiko terkena kanker lidah 5 kali lebih besar dibandingkan mereka yang non-perokok.

Beauty | healthy & fitnes

Foto :Ist

  1. Kebersihan mulut yang sering diabaikan

Hasil penelitian oleh Departemen Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa orang dengan kebersihan mulut yang buruk berisiko 2,3 kali lebih tinggi untuk mengalami kanker rongga mulut, termasuk lidah.

  1. Kanker lidah bisa sembuh total

Segala penyakit termasuk kanker memiliki kemungkinan untuk sembuh. Jika kanker lidah masih stadium 0 di mana penyakit belum menyebar pada bagian tenggorokan maka jalan operasi dengan mengelupas bagian permukaan lidah bisa menjadi solusi. Namun, jika ukuran kanker lidah cenderung besar maka akan dilakukan glosektomi atau pengangkatan lidah. Setelah itu lidah akan direkontruksi dengan menggunakan bagian tubuh yang lain.

  1. Hati-hati dengan rasa sakit untuk menelan yang berkelanjutan

Fase gejala kanker lidah setelah sariawan yang tak kunjung sembuh adalah kesulitan menelan. Pengobatan dengan menggunakan antibiotik tidak akan menyembuhkan sakit ini karena memang antibiotik bukan sebagai obat kanker. Jika terindikasi gejala seperti tersebut segera periksakan ke dokter. Jangan sampai kalah cepat dengan penyebaran sel kankernya.

Beauty | healthy & fitnes

Foto : Ist

  1. Kanker lidah bisa menular

Salah satu penyebab kanker lidah adalah human papilloma virus atau HPV. Virus ini bisa menular antara satu orang dengan yang lainnya. Perilaku yang bisa menyebarkan virus ini adalah seks oral atau benda yang terkontaminasi virus HPV.

  1. Unsur genetik mempengaruhi terjadinya kanker lidah

Orang yang memiliki gen Afrika dan Amerika memiliki risiko lebih besar terkena kanker lidah dibandingkan gen dari Asia. Namun, tidak menutup kemungkinan gen Asia menderita kanker ini karena gaya hidup yang buruk.

Tidak benar jika kanker adalah penyakit yang tidak bisa dideteksi gejalanya. Lebih perhatian pada tubuh dan bagiannya bisa mengetahui apakah penyakit yang kita derita itu kanker atau bukan. Penanganan dini pada penderita kanker juga bisa meningkatkan kesempatan sembuh 100%.

Kanker itu penyakit jiwa, raga dan pikiran. Jadi, ketika kita bisa mengontrol pikiran dan jiwa untuk lebih positif menjalani hidup maka akan membangkitkan semangat, menenangkan hati dan lebih mencintai hidup. Salah satunya dengan cara mendekatkan diri pada Tuhan YME.

For a Pessimist, im a pretty Optimistic