Culture

6 Alasan Tidak Seharusnya Merekam Film di Bioskop dan Menguploadnya

By  | 

Insta Story merupakan cara untuk eksis di social media. Kamu update makanan yang akan kamu makan, foto jalan-jalan, lagu yang kamu dengarkan, sedang hangout bersama teman, dan yang lainnya. Tetapi ada satu jenis update dalam Insta Story yang salah. Yaitu update rekaman film di bioskop.

merekam film | Opinion

Foto: Ist

Banyak yang bertanya-tanya pastinya, kenapa salah? Peringatan di dalam bioskop sebelum film di mulai sudah terpampang jelas di layar bioskop dimana penonton dilarang mengambil gambar dalam bentuk apapun. Apalagi merekam film, namanya pembajakan. Belakangan ini penikmat film yang juga pecandu media social, sesuka hati mengambil gambar diri mereka di bioskop dengan latar film yang sedang di putar. Itu didukung beberapa media social yang menyediakan fitur video singkat atas nama eksistensi. Antara lain seperti Instagram yang memiliki Insta Story, Facebook yang memiliki Facebook Live dan juga Snapchat.

Terkadang, entah disadari atau tidak, potongan gambar yang terekam sebagai latar penonton yang sedang bervideo ria, adalah adegan film yang ditunggu-tunggu penggemarnya. Berikut ini Wanita.me memberikan 6 alasan mengapa kamu tidak seharusnya mengupload film yang sedang dimainkan di dalam bioskop.

1. Melanggar Aturan

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, sebelum film dimulai biasanya bioskop akan menampilkan beberapa aturan dan larangan yang berlaku di bioskop. Salah satunya adalah “MATIKAN HANDPHONE selama pertunjukkan”. Jadi, sudah jelas matikan handphone kamu selama film berjalan. Dan selama film berlangsung kamu dilarang chatting, bunyikan handphone, telepon, memotret, apalagi merekam.
Selain itu, sudah diberitahukan bahwa jika merekan filmnya walaupun hanya video adalah dilarang, karena itu termasuk salah satu bentuk pembajakan. Pembajakan itu tindak kriminal yang berujung penjara. Karena sudah melanggar UU ITE dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Jadi, merekamnya saja tidak boleh, apalagi merekamnya dan di-upload. Tentu sudah sangat salah.

merekam film | Opinion

Foto: Ist

merekam film | Opinion

Foto: Ist

2. Berlebihan

Dengan update rekaman bioskop di Insta Story kamu tidak akan membuat kamu terlihat keren. Hanya demi eksistensi kamu di panggung popularitas media social, lalu melanggar aturan?
Jika kamu berfikir dengan mengupload rekaman film di bioskop tersebut untuk membantu promosi filmnya, itu salah besar. Jika kamu ingin membantu promosi, bisa dengan foto bersama poster film atau update saja tiket nonton yang sudah difoto, itu lebih sangat membantu.

3. Mengganggu

Di ruangan bioskop yang gelap, cahaya seredup apapun mudah terlihat. Apalagi cahaya dari layar handphone kamu yang tetap terlihat terang walaupun brightness-nya sudah kamu atur redup. Dari cahaya itu dapat mengganggu penonton lain dan membuat tidak fokus. Jika cahayanya terang, akan membuat silau dan sangat mengganggu sekali.

merekam film | Opinion

Foto: Ist

merekam film | Opinion

Foto: Ist

4. Spoiler

Siapa yang suka mendapat bocoran dari sesuatu yang seharusnya menjadi surprise? Teman-teman kamu yang sudah menunggu-nunggu film tersebut tetapi belum sempat menonton, pasti ingin merasakan sensasi menonton film tersebut dengan utuh. Nah, rekaman yang kamu upload di Insta Story itu dapat mengurangi rasa penasaran mereka untuk menonton. Apalagi jika yang kamu upload itu mengandung unsur spoiler dan ada bagian penting film yang harusnya menjadi kejutan, itu akan membuat mood orang lain untuk menonton film tersebut berkurang.

merekam film | Opinion

Foto: Ist

merekam film | Opinion

Foto: Ist

5. Tidak Kreatif

Merekam dan mengupload film di Insta Story akan menunjukkan kamu tidak kreatif. Seakan kamu tidak memiliki cara lain yang lebih asik untuk terlihat eksis di media social. Daripada kamu merekam lalu diupload, lebih baik kamu fokus menonton dan perhatikan dengan seksama filmnya. Jadi kamu dapat membuat review (tanpa spoiler) melalui blog kamu. Hal tersebut jelas membuat kamu lebih eksis bukan?

6. Membuat Rugi

Tiket menonton bioskop sekarang ini tidak murah. Jika kamu sibuk merekam dan update dalam Insta Story di bioskop, kamu tidak akan fokus menonton dan membuat kamu tertinggal momen dalam filmnya. Sangat rugi kamu sudah membayar mahal tetapi filmnya tidak kamu nikmati. Bukan hanya kamu saja yang rugi, tetapi orang lain menjadi rugi karena kenyamanan di bioskop kamu invasi. Jadi, tolong jangan merekam dan mengupload film yang kamu tonton dalam Insta Story dan media social lainnya ya.

Jadi, coba yuk menjadi warganegara yang baik dengan taat aturan dan lebih perduli dengan orang lain. Dengan kamu tidak merekam filmnya dan mengupload di Insta Story dan media social lainnya, untuk belajar menjadi manusia dewasa yang tidak egois demi kebahagiaan diri kamu sendiri. Kamu juga akan ikut memotivasi industri perfilman Indonesia menjadi lebih berkembang, dan menghargai orang-orang yang sudah susah payah membuat film yang dapat kamu nikmati.

Recommend0 recommendationsPublished in Culture, Opinion

I'm a writer from wanita.me