Books

Penulis Perempuan Indonesia dengan Karya Penuh Inspirasi

By  | 

Saat ini, dunia literasi melaju kian pesat. Di Indonesia sendiri, banyak sekali penulis-penulis hebat yang mampu menguntai kata dan membentuk berbagai kalimat indah. Termasuk pula beberapa penulis perempuan Indonesia karyanya mampu menginspirasi pembaca dan juga diperhitungkan di jagad literasi indonesia dan dunia. Yuk, simak ulasan wanita.me berikut ini.

Culture | books

Foto : Ist

Ayu Utami

Ayu Utami merupakan salah satu penulis perempuan Indonesia yang merupakan alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini juga dikenal sebagai jurnalis dan sastrawan Indonesia. Salah satu karya terbaiknya berjudul Saman yang berhasil memenangkan penghargaan Roman Terbaik Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 1998 dan juga Prince Claus Award pada tahun 2000 dari sebuah yayasan yang bermarkas di Den Haag, Belanda. Ayu utami juga turut serta dalam pembuatan naskah film Ruma Maida pada tahun 2009.

Culture | books

Foto : Ist

Djenar Maesa Ayu

Penulis perempuan Indonesia berbakat ini akrab disapa Nay. Karya pertama Nay adalah cerpen berjudul Lintah yang dimuat pada harian Kompas di tahun 2002 dan juga menjadi bagian dari buku perdananya yaitu Mereka Bilang, Saya Monyet! Yang langsung membawanya menjadi nominasi di ajang Khatulisitwa Literary Award. Buku tersebut telah dialih bahasa ke dalam bahasa Inggris oleh Muchael N. Garcia dari Cornell University. Versi bahasa inggris tersebut diterbitkan bersama novel perdananya bertajuk Nayla pada event Ubud Literary Festival tahun 2005. Kini, Djenar juga telah merambah ke dunia seni peran dan ikut serta dalam beberapa produksi film tanah air.

Culture | books

Foto : Ist

Dee

Penulis perempuan Indonesia yang memiliki nama lengkap Dewi Lestari Simangunsong ini awalnya dikenal sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Kemudian Dee dikenal sebagai salah satu penulis papan atas Indonesia dengan karya pertamanya berjudul Supernova pada tahun 2001. Tak sampai disitu, karya Dee hadir kembali pada tahun 2006 dengan judul Filosofi Kopi, Perahu Kertas di tahun 2009, dan terakhir Madre pada tahun 2011. Beberapa karya Dee juga telah dibuat dalam versi film.

Culture | books

Foto : Ist

Fira Basuki

Fira Basuki merupakan penulis perempuan Indonesia yang mulai aktif menulis novel sejak tahun 2001. Karya pertamanya berjudul Jendela-jendela yang menceritakan tentang sepasang suami istri dan segala permasalahannya di dalam rumah tangga. Kesuksesan karya perdananya itu akhirnya melahirkan karya berikutnya yang berjudul Pintu yang terbit pada tahun 2002, kemudian Atap pada tahun 2003. Sementara di tahun 2004, Fira Basuki kembali menerbitkan novel berjudul Rojak yang berkisah tentang seorang perempuan dengan kehidupan rumah tangga yang penuh cobaan. Di tahun 2005, novelnya yang berjudul Brownies diadaptasi menjadi sebuah film dan menjadi nominator sebagi Film Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia. Hingga saat ini Fira masih menduduki jabatan Chief Editor di Majalah Cosmopolitan Indonesia.

a mother, writer, author and entrepreneur.