Culture

PENGGUNAAN DUMOLID HARUS DENGAN DOSIS YANG TEPAT, KENAPA?

By  | 

   Saat ini sudah terjadi pergeseran, jika dulu narkotika jenis shabu, ekstasi dan heroin yang banyak dikonsumsi atau menjadi primadona kaum muda. Kini zat psikotropika yang sedang naik daun adalah obat dumolid. Dalam penggunaannya, obat ini harus dibawah pengawasan dokter. Dumolid sering diresepkan untuk terapi jangka pendek guna mengobati gangguan tidur (insomnia) parah, kejang-kejang, gangguan kecemasan dan depresi. Penggunaan dumolid dengan dosis yang tinggi akan dapat berakibat buruk pada kesehatan dan kondisi psikologis seseorang.

Culture | opinion

Foto : Ist

   Sebenarnya obat Dumolid adalah mereknya, sedangkan kandungan atau obat generiknya adalah nitrazepam yang termasuk ke dalam obat Benzodiazepin atau sering disebut obat penenang. Nitazepam termasuk ke dalam psikotropika golongan IV. Anak muda lebih senang menyalahgunakan obat-obatan yang bukan murni golongan narkoba ini agar bisa lebih konsentrasi dan meningkatkan kepercayaan diri.

Culture | opinion

Foto : Ist

   Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, oral : 5mg dan 10 mg. Nitrazepam 5 mg mempunyai efek dapat menimbulkan perasaan tenang/ relaksasi secara fisik dan mental. Apabila sering digunakan obat ini dapat mengakibatkan ketergantungan tingkat tinggi pada pemakainya. Baik pada pasien yang diberikan dengan dosis yang ketat dan teratur, maupun pada mereka yang menyalahgunakan obat tersebut sebagai narkotika.

   Obat penenang bekerja langsung pada sistem syaraf pusat yang menghasilkan efek bius dan relaksasi otot. Gejala setelah mengkonsumsi domolid adalah merasa lebih energik, santai dan lebih banyak bicara. Penurunan kewaspadaan dan relaksasi inilah yang membantu penggunanya lebih fokus dalam menjalankan aktivitasnya.

Culture | opinion

Foto : Ist

   Sedangkan orang yang menyalahgunakan Dumolid, memiliki persepsi bahwa mereka bahagia, fokus dan lebih bersemangat. Namun, untuk orang lain mungkin terlihat lesu, galak, koordinasinya kurang dan mudah tersinggung. Mereka juga mungkin mempunyai memori yang buruk atau amnesia penuh pada peristiwa tertentu.

   Obat penenang merupakan obat adiktif yang berbahaya, karena semakin lama menggunakannya maka anda akan menimbulkan efek ketergantungan. Menggunakan obat ini tanpa dosis yang ketat maka tubuh akan membangun toleransi terhadap efek obat ini. Hal inilah yang membuat penggunanya makin meningkatkan dosisnya, untuk mendapatkan efek yang sama seperti sebelumnya. Efek ketergantungan biasanya akan dirasakan pengguna setelah 4-6 minggu setelah konsumsi pertama.

culture | opinion

Foto : Ist

   Penyalahgunaan dumolid dalam jangka panjang akan dapat memicu gejala depresi penggunanya. Semakin lama mengkonsumsi obat penenang maka akan semakin rentan pula terhadap kecemasan. Hal ini karena tubuh sudah beradaptasi penuh terhadap efek obat tersebut. Sehingga stres yang tadinya dapat ditekan secara efektif menjadi berlipat ganda.

   Obat penenang juga dapat mengganggu kemampuan belajar secara visual-spasial dan kecepatan pengolahan pikiran dan persepsi. Seseorang yang sedang berada dibawah pengaruh obat penenang akan menurun kecepatannya dalam menyerap percakapan verbal.

   Gejala yang paling buruk pada pengguna obat penenang dalam jangka waktu yang lama adalah depersonalisasi. Ini berarti pengguna merasa terpisah dengan dunia nyata. Perasaan seseorang yang mengalami depersonalisasi sulit untuk dideskripsikan. Pada umumnya, pasien akan sering mengatakan hal yang berada di luar logika seseorang yang sehat. Contohnya, pasien sering mengatakan, “Lengan saya tidak terasa terhubung ke tubuh saya.”

   Pecandu dumolid yang berhenti mengkonsumsi secara tiba-tiba mempunyai resiko yang signifikan mulai dari kejang, stroke, serangan jantung atau halusinasi. Depesonalisasi akan menjadi lebih buruk selama periode sakau akut. Obat dumolid yang digunakan bersama obat lain atau alkohol maka akan dapat menyebabkan koma atau kematian.

For a Pessimist, im a pretty Optimistic