Culture

Pesantren Pertama di Bumi Amerika

By  | 

Imam Masjid di Islamic Cultural Center of New York sekaligus Presiden Nusantara Foundation yakni Imam Shamsi Ali menggagas kampanye “Satu Hati”, Kamis kemarin saat konferensi pers di Jakarta (18/1).

Kampanye “Satu Hati” ini merupakan sebuah gerakan untuk mendukung pembangunan Pesantren pertama di benua Amerika yang nantinya akan diberi nama “Pesantren Madani Nusantara”. Dalam kampanye tersebut dikatakan juga bahwa Imam Shamsi dan seluruh tim secara bersama-sama mengajak dan mendorong seluruh umat Islam Indonesia dimana saja untuk bersatu dalam satu visi, misi, hati dan gerakan guna menunjukkan Islam yang damai, rahmatan lilal’amin kepada dunia Internasional.

Culture | event

Foto / wanita.me

Menurut rencana pembangunan pesantren akan dilakukan di lokasi 613 Town St. Moodus CT 06469 USA. Kota Moodus merupakan sebuah kota kecil di Negara Bagian Connecticut. Jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Metropolitan, New York. Area seluas 7,4 hektar tersebut akan menjadi proyek strategis umat Islam. Negara Amerika dipilih untuk membangun pesantren di negara adidaya tersebut, sebab Amerika merupakan pusat perhatian dunia Internasional. Seperti diketahui bahwa Amerika adalah negara yang menjadi bahan rujukan sebagai negara yang memiliki peradaban modern abad ini.

Rencana mendirikan sebuah pondok pesantren di Amerika ini juga dijadikan sebagai merupakan momentum besar bagi umat Islam seluruh dunia, khususnya bagi umat Islam Indonesia. Dimana Indonesia mengambil peran dan tanggung jawab penting dalam memberikan solusi bagi banyaknya persoalan yang seringkali mengarah kepada umat Islam. Terlebih lagi yang berkaitan dengan masalah terorisme, islamophobia dan beberapa kekeliruan opini yang kian meningkat tajam setelah peristiwa 11 September lalu.

Lebih lanjut, Imam Shamshi Ali mengharapkan nantinya pendirian pesantren di bumi Amerika mampu menjawab persoalan umat dari pendekatan aspek ruhaniah dan juga aspek intelektual. Sementara untuk jumlah dana yang dibutuhkan membangun pesantren di Amerika mencapai kisaran hingga 6 juta USD (sekitar Rp. 80 miliar).

Culture | event

Foto / wanita.me

Dalam kampanye “Satu hati” diadakan juga event konser penggalangan dana yang bertajuk  “Satu Hati” yang bertujuan untuk mengajak semua umat Islam Indonesia supaya mau menjadi agen persatuan umat Islam dunia. Acara tersebut diisi oleh para pesohor tanah air seperti Ippo Santosa, Oki Setiana Dewi, Opick “Tombo Ati”, Derry Sulaiman, Indah Dewi Pertiwi serta beberapa nama besar lainnya. Konser akan digelar pada 27 Januari 2018 nanti di Kuningan City, Jakarta selatan.

Derry Sulaiman mengharapkan dana yang ditargetkan bisa terkumpul dalam konser “Satu Hati”. Bahkan ia bersedia melakukan lelang beberapa koleksi lukisan yang dimilikinya. Inilah salah satu dukungan umat Islam Indonesia guna memberikan dukungan penuh baik moril dan materiil terhadap pembangunan Pondok Pesantren di bumi Amerika.

Adapun pesan moral yang hendak disampaikan melalui kampanye “Satu Hati’ tersebut seperti yang diungkap dalam sambutan Imam Shamsi Ali dan tim, umat Islam Indonesia ingin menunjukkan pada dunia Internasional bahwa kita mampu dan siap mengupayakan solusi dalam setiap isu global, menjalin perdamaian dan sebagai negara yang terdepan dalam membangun masa depan kemanusiaan serta peradaban gemilang berdasarkan kepada nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah SAW.

Recommend0 recommendationsPublished in Culture, Events

penulis di wanita.me