Culture

IT (2017) Film Tentang Badut Seram yang Merajai Bioskop Tanah Air

By  | 

Ketika melihat sosok badut apa yang ada di benak Anda, lucu atau seram? Badut sering diidentikkan dengan anak-anak. Oleh karena itulah Warner Bros Pictures membuat film horor dengan badut sebagai sang peneror anak-anak.

Culture | movie

Foto : Ist

 

Ternyata film yang telah dirilis dari tanggal 8 september ini memiliki peminat yang banyak. Terbukti selama beberapa minggu masih merajai bioskop-bioskop di tanah air. Sebenarnya film IT ini diadaptasi dari novel milik Stephen King yang terkenal dengan kisah-kisah horor fantastisnya. Sudah sekitar 20 novel Stephen King telah diadaptasi menjadi sebuah film.

Culture | Movie

Foto : Ist

Menurut Rotten Tomatoes, sebuah situs yang menjadi acuan bagi penggemar film di luar negeri sana, mengatakan bahwa film IT ini telah berhasil memberikan bumbu horor dalam adegannya. Walaupun sebenarnya film ini pernah dibuat pada tahun 1990 dengan adegan yang sama. Namun di tahun 2017 sutradara Andres Muschietti membuat aksen horornya semakin kental dan dandanan badut yang semakin menyeramkan.

Culture | Movie

Foto : Ist

Film ini mendapatkan rating 7,2 dari Rotten Tomatoes, sebuah nilai yang terbilang bagus untuk film horor ini dan 87% penonton bioskop sangat menikmati film ini. Para penonton beranggapan bahwa film ini sangat menakutkan dengan cerita mempengaruhi secara emosional. Film ini sangat kuat unsur horor klasik ala Stephen King namun tidak kehilangan ikatan dengan setiap adegan dari pemainnya.

Culture | movie

Foto : Ist

Film ini menceritakan tentang teror yang melanda Kota Derry, dimana banyak anak kecil yang hilang secara misterius. Sampai akhirnya segerombolan anak yang penasaran dengan kejadian itu menemukan sebuah cerita seram tentang badut yang bernama Pennywise yang menculik lalu membunuh anak-anak itu.

Keberadaan Pennywise membuat sekelompok anak yang tergabung dalam Losers’ Club ingin melawan balik, terlebih karena saudara salah satu anak ini telah dibunuh oleh Pennywise. Mereka berhasil menemukan tempat Pennywise berdiam diri dan membalaskan dendam mereka. Namun Pennywise berjanji tidak akan pergi selamanya dan akan kembali mencari ketujuh anak tersebut di masa depan. Pennywise menepati janjinya dan memburu anggota Losers’ Club sehingga membuat ketujuh anak yang telah dewasa kini harus kembali melawan Pennywise dan terornya.

Recommend0 recommendationsPublished in Culture, Movies

For a Pessimist, im a pretty Optimistic