Culture

Mahakarya Samuel Johnson

By  | 

 Samuel Johnson dikenal sebagai tokoh sastra yang punya pengaruh besar untuk kesastraan Inggris. Penulis ini dikenal sebagai penyair, esais, moralis, kritikus sastra, editor, biografer dan leksikografer. Pria yang lahir di Lichfield, Staffordshire ini pernah sekolah di Pembroke College, Oxford . Namun dia hanya bersekolah selama satu tahun dan meninggalkan sekolahnya karena biaya.

  Setelah sekolah di Oxford, ia bekerja sebagai guru di Pasar Bosworth dan Birmingham. Kemudian dia menikahi janda yang berusia 20 tahun lebih tua darinya pada tahun 1735, Elizabeth Porter. Mereka membuka sekolah di Edial dekat Lichfield, kemudian ditutup karena kekurangan biaya.

Culture | profile

Foto : Ist

  Johnson pindah ke London dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menekuni hobinya sebagai penulis. Hidup di London dan bekerja sebagai penulis di Gentlemant’s Magazine. Dia termasuk penulis yang produktif, menghasilkan beberapa karya tulisan seperti puisi. Selain itu dia juga dipekerjakan di katalog perpustakaan besar Edward Harley, Earl of Oxford. Ini merupakan kesempatan menikmati hobinya dengan membaca.

  Selama dua tahun Johnson menjadi seorang penulis jurnal, The Rambler Full of Moral Essays. Dia sempat depresi saat istinya meninggal pada tahun 1752. Hal ini menyebabkan dia sulit hidup tanpa istrinya selama sisa hidupnya.

Culture | profile

Foto : Ist

  Pria yang lahir pada tanggal 18 Sepetember 1709 ini digambarkan sebagai tokoh yang paling berpengaruh dalam kesusasteraan Inggris. Karya terbesarnya, setelah sembilan tahun berkarya berupa kamus bahasa Inggris yang paling unggul selama 150 tahun sebelum diterbitkannya Oxford English Dictionary. Karya besar tunggal yang pernah diterbitkannya berjudul A Dictionary of the English Language. Buku ini diterbitkan pada tahun 1755.

  Buah pemikirannya ini bahkan masih bisa dinikmati hingga zaman Inggris modern. Kamus ini mempunyai ketebalan 46 cm. Karya yang tidak hanya berupa sekumpulan kata, namun membuktikan pemahaman yang luas tentang kebahasaan dan budaya dari abad ke-18.

 

  Setelah penerbitan kamusnya, dia menjadi lebih dihargai oleh masyarakat sastra. Johnson juga dianugerahi gelar kehormatan oleh Universitas Oxford pada tahun 1760. Selain itu dia juga diberi pensiun sebesar £ 300 per tahun dari Raja George III.

  Johnson meninggal pada tanggal 13 Desember 1784 karena penyakit serius yang telah dideritanya. Pria ini kemudian dimakamkan di Westminster Abbey.

  Karya terbesar Samuel ini menempatkannya di jajaran salah satu orang yang paling berpengaruh dalam dunia literasi. Pria ini meninggal di usia 75 tahun. Untuk menghormati jasanya, didirikan Patung Samuel Johnson pada tahun 1838 tepat berada di seberang rumah tempat dia dilahirkan di Lichfield’s  Market Square di Staffordshire, Inggris. Selain itu ada pula patung yang didirikan di London dan Uttoxeter.

  Bahkan Oxford Dictionary of National Biography mendeskripsikan pria ini sebagai sosok pembeda dalam perbendaharaan huruf kamus bahasa Inggris. Karya terbesar Johnson ini masih dapat dinikmati selama 250 tahun lebih.

For a Pessimist, im a pretty Optimistic