Culture

3 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan Untuk Hidup Berkualitas

By  | 

Memiliki hewan peliharaan adalah sebuah tanggung jawab. Kesehatan dan kebersihan hewan adalah hal-hal utama yang patut diperhatikan. Terkadang, sebagian besar pemilik hewan peliharaan dapat berlebihan dalam melakukan perawatannya, mulai dari membangun rumah, kandang atau akuarium yang mewah hingga membawa hewan peliharaannya ke salon-salon khusus untuk memberikan tampilan yang khusus pula. Perawatan-perawatan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi hewan yang dipelihara. Lalu apa manfaat untuk para pemiliknya?

Culture | Opinion

Foto : Ist

Penelitian terbaru yang dkenal dengan nama Blue Zone menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup manusia. Salah satu fokusnya adalah melihat hubungan antara hewan peliharaan dengan kelangsungan hidup pemiliknya. Kesimpulan penelitian tersebut adalah bahwa memelihara hewan dapat meningkatkan kualitas hidup pemiliknya. Dengan kata lain, memelihara hewan ternyata memiliki banyak manfaat positif. Berikut ini adalah tiga manfaat memiliki hewan peliharaan yang disarikan dari penelitian Blue Zone.

Mengasah Gerak Keseharian yang Alami dan Menyehatkan

Banyak studi yang menyimpulkan bahwa memelihara anjing adalah yang terbaik untuk kesehatan karena seringkali dihubungkan dengan aktivitas dog walking atau membawa anjing untuk jalan-jalan hingga jogging bersama. Padahal, memelihara hewan apapun sebenarnya menuntut pemiliknya untuk selalu bergerak, mulai dari menyiapkan makanan, mencuci wadahnya, memandikan hingga membersihkan kandang atau akuarium.

Aktivitas-aktivitas tersebut sebenarnya adalah aktivitas alami manusia sejak lama dalam hubungannya dengan hewan di keseharian. Analogi yang digunakan adalah dengan membandingkan bagaimana peternak atau petani tradisional memelihara hewan-hewannya. Peternak dan petani tradisional yang tinggal di desa dikenal memiliki kualitas hidup yang tinggi. Hal tersebut seringkali dihubungkan dengan udara pedesaan yang segar atau makanan yang sehat. Padahal, menurut penelitian, kegiatan sehari-hari mereka juga turut menentukan kualitas hidupnya. Bayangkan bagaimana peternak ayam harus bangun di pagi buta untuk membersihkan kandang dan menyiapkan pakan untuk ratusan ekor ayamnya. Atau, bagaimana petani memandikan sapi-sapi pembajak sawahnya di kubangan air.

Culture | Opinion

Foto : Ist

Meskipun analogi di atas terlihat berlebihan, kesimpulan menarik yang dibuat dalam studi Blue Zone adalah bahwa dengan memelihara hewan, kita dituntut untuk bergerak secara alami untuk merawat kehidupan dan tidak duduk berlebihan. Duduk berlebihan adalah salah satu aktivitas waktu luang masyarakat perkotaan yang berefek buruk bagi kesehatan (menimbun lemak, sirkulasi darah yang tidak lancar, otot kaku, selalu atau mudah mengantuk).

Memperkaya Tujuan Hidup

Manfaat memelihara hewan dapat juga dimaknai secara filosofis. Pemaknaan yang paling sederhana adalah bahwa hewan peliharaan menjadi alasan untuk selalu bangun di pagi hari. Beberapa responden penelitian yang tidak memiliki hewan peliharaan teridentifikasi memiliki hidup yang kurang produktif karena mereka bangun di pagi hari hanya untuk bekerja, macet-macetan di jalan, mengeluh hingga bermalas-malasan di akhir pekan. Berbeda dengan responden yang bangun di pagi hari untuk merawat hewan peliharaannya, di mana hari mereka diawali dengan semangat untuk merawat sebuah kehidupan.

Culture | Opinion

Foto : Ist

Selain manfaat filosofis di atas, beberapa berita di media yang mengisahkan tentang bagaimana hewan peliharaan menyelamatkan nyawa pemiliknya (dari ancaman atau aksi kejahatan hingga aksi bunuh diri) menunjukkan bagaimana koneksi emosional antara hewan peliharaan dan pemiliknya adalah hal nyata, terlepas dari terlatih atau tidaknya hewan tersebut. Manfaat lain memelihara hewan dalam kehidupan sehari-hari adalah mengurangi stres. Interaksi antara pemilik dan hewan peliharaannya terbukti efektif untuk melupakan beban keseharian hidup.

Meningkatkan Komitmen Sosial

Hewan peliharaan merupakan katalisator (penetral) dalam meningkatkan hubungan sosial keseharian pemiliknya. Keberadaan komunitas-komunitas pemelihara hewan yang sifatnya saling membantu (supportive) antar sesama adalah bukti nyatanya. Dengan kata lain, memelihara hewan dapat meningkatkan jaringan sosial (social networking).

Masih dalam konteks komitmen sosial, kepemilikan hewan peliharaan tertentu seperti anjing atau burung kicau memberikan rasa aman bukan hanya bagi pemiliknya, akan tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya. Gonggongan atau kicauan burung ketika terganggu dapat menggagalkan aksi kriminal di lingkungan. Rasa aman juga dirasakan bagi pemilik hewan peliharaan dan lingkungan yang menaungi penderita penyakit tertentu seperti autisme dan ayan (resiko kejang). Anjing yang terlatih sebagai pendamping penderita suatu penyakit dapat ditemukan di beberapa komunitas.

Recommend0 recommendationsPublished in Culture, Opinion

~ Muggle Writer & Half-blood Musician ~