Culture

Kisah Cinta Presiden Jokowi dan Iriana Sang Ibu Negara

By  | 

Sebuah nama yang indah disematkan pada seorang bayi cantik yang lahir pada tanggal 1 Oktober 1963. Iriana yang kini menjadi Ibu Negara Indonesia mendapatkan namanya dari sang Kakek. Bukan nama tanpa makna, tetapi nama yang meninggalkan jejak kenangan bagi sang kakek. Iriana, sebuah nama yang diambil dari Irian Jaya, tempat sang kakek membaktikan hidupnya menjadi guru. Iriana terlahir dari keluarga pendidik.

Culture | profile

Foto : Ist

Iriana tumbuh menjadi gadis manis yang kalem, lembut dan sederhana. Dia juga seorang yang pandai, terbukti bisa masuk sekolah di SMA 3 Solo yang menjadi salah satu sekolah favorit di Solo. Saat SMA Iriana bermain ke rumah sahabatnya Iit, di sana lah dia bertemu dengan kakaknya Iit yang bernama Joko  Widodo. Rupanya paras ayu Iriana membuat joko Widodo jatuh hati. Tetapi tidak mudah untuk menaklukkan hati Iriana. Butuh waktu sekitar 6 bulan untuk Iriana menerima cinta Joko Widodo. Saat itu Iriana masih kelas 3 SMA dan Joko Widodo mahasiswa semester 3 fakultas kehutanan UGM.

Culture | profile

Foto : Ist

Setelah kurang lebih 4 tahun menjalani masa penjajakan, maka tanggal 24 Desember 1986 dengan mas kawin sebuah cicin seharga 24ribu Joko Widodo memberanikan diri untuk menikahi Iriana. Kehidupan sederhana sebagai pegawai sebuah BUMN di Aceh mereka jalani. Hingga akhirnya mereka memutuskan pulang ke solo menjelang kelahiran anak pertama. Tahun 1988 lahirlah Gibran Rakabuming Raka. Kemudian disusul dua orang adiknya Kahiyang Ayu dan Kaesang Pengarep.

Di Solo, Joko Widodo merintis usaha meubel. Jadilah Iriana berganti lingkungan. Dari istri seorang pegawai sekarang berubah menjadi istri seorang pengusaha. Usaha yang dirintis pun berhasil. Ternyata kehidupan keluarga itu harus berubah lagi. Tahun 2005 Joko Widodo dilantik menjadi walikota Solo. Mulailah babak baru kehidupan seorang Iriana, penjadi ketua penggerak PKK di solo.

Culture | profile

Foto : Ist

Kesederhanaan, kelembutan dan kepekaannya terhadap orang lain membuat Iriana sangat disayang warga solo. Banyak program pelatihan untuk peningkatan kesejahteraan yang digawangi Iriana sejak tahun 2005 hingga 2012. Kehidupan Iriana dan keluarga berubah lagi. Sejak Oktober 2012 Joko Widodo menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Walaupun hidupnya berubah menjadi orang nomor satu di Jakarta, tetapi Iriana tetaplah pribadi yang sederhana. Kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan baru memang luar biasa.

Culture | profile

Foto : Ist

Setelah kurang lebih dua tahun menjabat sebagai gubernur Jakarta, Joko Widodo melangkahkan dirinya memasuki Istana Negara sebagai kepala Negara Indonesia. Sejak saat itulah Iriana menjadi Ibu Negara.

Banyak cerita yang mengisahkan kesederhanaan Ibu Negara yang satu ini. Salah satunya adalah yang dituturkan seorang pengrajin tas kulit ikan pari. Saat datang ke bengkel tas tersebut, Iriana hanya ditemani sopir. Dia mengaku sebagai ibu rumah tangga dari Solo. Hampir satu jam sang pengrajin penasaran, kemudian memberanikan diri untuk bertanya benarkah beliau Iriana ibu Negara. Benar-benar kesederhaan yang beliau tampilkan. Membeli dompet seharga 350 ribu dan tas seharga 1 juta.

Culture | profile

Foto : Ist

Iriana seorang ibu dengan tiga anaknya, mendampingi suami dalam semua tahapan hidupnya dengan baik. Kesederhaan dalam penampilannya menjadi ingatan yang sangat membekas bagi Indonesia. Kisah cinta yang sederhana antara Presiden Joko Widodo dengan Iriana pun selalu mencuri perhatian seluruh negeri.

a mother, writer, author and entrepreneur.