Culture

Sosok Ibtihaj Muhammad, Atlet Anggar Wanita yang Penuh Inspirasi

By  | 

Jika kamu merupakan wanita berhijab, mungkin kamu pernah merasakan susahnya menjadi seorang atlet tanpa mengorbankan identitas kamu sebagai seorang Muslimah. Yang kita tahu, kebanyakan seragam olahraga terlalu banyak memperlihatkan kulit karena alasan keaerodinamisan tubuh. Beberapa Negara Muslim seperti Saudi Arabia bahkan tidak memperbolehkan atlet wanitanya mengikuti ajang olahraga karena alasan agama.

Ibtihaj Muhammad, boleh berbangga karena ia merupakan atlet wanita anggar asal Amerika, dapat menjadi bagian tim Olimpiade Amerika sebagai atlet yang menggunakan hijab. Ketika kamu melihatnya sepintas di dalam seragam anggarnya, Anda tidak akan merasa ada yang berbeda dengan wanita satu ini. Tubuhnya tegap, langkahnya penuh kelincahan dan pesat dalam memainkan pedang saber-nya. Gerak kakinya penuh kalkulasi dengan kuda-kuda anggar yang terlihat kokoh. Kamu pun tidak akan menyangka bahwa dibalik topeng anggarnya, ada seorang wanita keturunan darah Afrika yang ternyata juga seorang muslimah dan mengenakan hijab.

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Atlet wanita berhijab satu ini lahir dan besar di Maplewood, New Jersey, pada tanggal 4 Desember 1985. Ayahnya, Eugene Muhammad, merupakan seorang polisi, dan sang Ibu, Denise merupakan seorang guru yang mengajar di sekolah dasar. Ibtihaj juga memiliki 4 saudara dalam keluarganya. Sesuai dengan keyakinan mereka yaitu Islam, orang tua Ibtihaj mencari sebuah olahraga untuknya agar dapat berpartisipasi di mana Ibtihaj dapat sepenuhnya tertutup dan memakai hijab. Ibtihaj melakukan pendidikan sekolah menengah di Colombia High School dan lulus pada tahun 2003. Dan pada tahun 2007, Ibtihaj lulus dari Universitas Duke dengan gelar sarjana ganda dalam hubungan internasional dan studi Afrika dan Afrika-Amerika.

Saat Ibtihaj SMA, ia bergabung dalam tim anggar pada umur 13 tahun dibawah pelatih Frank Mustili, sekarang Frank merupakan kepala dan pemilik Aliansi Anggar New Jersey. Pada akhir tahun 2002m Ibtihaj bergabung dengan Yayasan Peter Westbrook, sebuah program yang memanfaatkan anggar sebagai wahana untuk mengembangkan keterampilan hidup untuk kaum muda dari masyarakat yang kurang terlayani. Ia diundang untuk bertalih di bawah Westbrook Foundation Elite Athlete Programme di New York City. Ibtihaj dilatih oleh mantan mahasiswa PWF dan Olimpiade Sydney 2000, Akhi Spencer-El. Dalam masa kuliahnya, Ibtihaj mendapatkan beasiswa dari Duke University. Dan ia meraih 3 kali juara All American, dan juara Olimpiade Junior pada tahun 2005.

Ibtihaj Muhammad menjadi anggota tim anggar Nasional Amerika sejak tahun 2010. Pada tahun 2016 ia berada di peringkat 2 di Amerika Serikat dan nomor 8 di dunia. Ia merupakan perwira Senior Dunia 5 kali berturut-turut, termasuk juara Dunia pada tahun 2014 dalam pertandingan tim. Pada Olimpiade Musim Panas 2016, Ibtihaj dikalahkan oleh Cécilia Berder dari Prancis. Pada babak kedia di Sabre Perorangan Putri di Olimpiade Musim Panas Rio de Jenairo 2016. Walaupun ia kehilangan medali emas, Ibtihaj dapat menarik perhatian media yang sangat signifikan. Ibtihaj menjadi atlet wanita Muslim-Amerika pertama yang mendapatkan medali di Olimpiade Rio 2016. Ia mendapatkan medali perunggu di Sabre Tim, bersama dengan Monica Asamit, Dagmara Wozniak, dan Mariel Zagunis.

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Selain terkenal sebagai atlet anggar berhijab, Ibtihaj juga memilki peran penting di dunia fashion Amerika, khususnya di modest fashion atau mode untuk wanita berhijab. Walaupun dia sudah memutuskan untuk menutup auratnya, Ibtihaj menunjukkan bahwa Anda dapat menjadi atlet dan tampil cantik ketika melakukannya. Berikut ini, Wanita.me juga memberikan 6 fakta mengenai Ibtihaj Muhammad, wanita berhijab yang membanggakan komunitas Muslim di Amerika, terutama para Muslimah.

1. Memilih Olahraga Anggar Karena Jenis Pakaian Olahraganya Tertutup.

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Sejak kecil Ibtihaj memang sudah memiliki jiwa kompetitif yang kuat. Gadis keturunan Afrika ini menjajal olahraga anggar diumurnya yang ke 13. Sempat mencoba berbagai macam olahraga, anggar pun menjadi pilihan karena pakaiannya mengakomodasi keyakinannya. Semenjak saat itu, diapun mulai menitih karir di kancah elit anggar dan sekarang sudah menjadi pemain anggar nomor delapan di seluruh dunia.

2. Keyakinan adalah segalanya.

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Tentunya Ibtihaj sempat merasa takut harus berpisah dengan hijabnya agar bisa menjadi atlet yang seutuhnya di Amerika. Ibtihaj pun sempat takut tidak mendapatkan sponsor karena agamanya dan juga rasnya. Untungnya ia berpegang teguh pada keyakinannya dan menolak untuk melepas hijab. Tentunya disaat yang sama dia selalu bekerja keras meskipun sempat melalui banyak kegagalan seperti yang dialaminya tahun 2012 lalu ketika dia gagal masuk ke tim Olimpiade Amerika. Allah memang maha adil, dia pun bisa menjalani karirnya sebagai atlet tingkat elit tanpa melepas hijabnya tahun ini.

3. Ibtihaj Memiliki Pandangan yang Kuat dengan Dunia Fashion dan Atlet Muslimah

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Sebagai seorang wanita, keinginan Ibtihaj untuk tampil cantik pun ada. Ini lah mengapa Ibtihaj memiliki opini yang kuat terkait dengan miskonsepsi utama antara hijab dan fashion. Ibthaj pun juga terkenal di komunitasnya sebagai seorang tokoh penting bagi wanita-wanita Muslimah terutama terkait dengan mode hijab. Wanita asal New Jersey ini sering terlihat memakai hijab ala Mesir yang terlihat ketat dan polos tanpa embel-embel draping atau lipatan-lipatan.

4. Meluncurkan Clothing Line

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Ibtihaj meluncurkan koleksi pakaiannya di awal tahun 2014 bersama dengan kakak laki-lakinya. Koleksi pakaian tersebut diberi nama LouElla yang merupakan nama dari salah satu neneknya. Ketika atlet-atlet lain memanfaatkan ketenarannya untuk meluncurkan koleksi fashion olahraga atau sepatu, Ibtihaj justru menggunakannya untuk mensupport komunitasnya, terutama para Muslimah, karena memang awal mula ide bisnis ini dikarenakan susahnya mendapat pakaian yang menutup aurat di Amerika. Jika kita melihat koleksi yang dikeluarkan Ibtihaj, ada beberapa tema yang sepertinya menjadi fokus utama di baju-baju LouElla. Ibtihaj banyak mengeluarkan kardigan maxi dengan motif yang cukup menarik seperti motif binatang ataupun motif etnik. Sedangkan untuk jumpsuit maupun dress maxi, warnanya jauh lebih bervariatif meskipun banyak juga yang berwarna netral polos.

5. MakeUp

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Tidak hanya stylish dalam berpakaian, Ibtihaj juga memiliki kemampuan dandan yang cukup memukau. Sebagai wanita, ia bisa tampil atletik namun juga cantik secara bersamaan. Bahkan kamu bisa melihat dari akun sosial medianya bahwa dia jago sekali merias wajah. Makeup Ibtihaj seringkali difokuskan ke dua tempat yaitu matanya dan bibirnya. Dia sering menggunakan makeup smoky eyes dengan tampilan eye-liner yang tebal. Sedangkan untuk bibir, dia suka memakai lipstik matte dengan warna-warna yang cocok dengan kulit zaitunnya yaitu mauve, coklat, dan berry. Dia juga sering memakai lipstik warna merah terang ketika makeup matanya sedikit subdued.

6. Nail Art

ibtihaj muhammad | Profile

Foto: Ist

Sepertinya Ibtihaj memang memiliki banyak keahlian di dalam bidang kecantikan. Mulai dari mode, makeup, dan juga nail art. Anda dapat mengingtip inspirasi nail art Ibtihaj dalam akum Intagram miliknya @ibtihajmuhammad.

Ibtihaj Muhammad bukan hanya seorang Muslimah yang baik, tetapi juga seorang atlet handal dan wanita yang seutuhnya. Pandai berolahraga, makeup, dan taat akan agama. Wanita seperti Ibtihaj inilah yang diperlukan di Indonesia sebagai rolemodel atau panutan untuk para wanita muda Nusantara. Setuju?

 

I'm a writer from wanita.me