Culture

Tips Sukses Membuka Usaha Cafe di Usia Muda

By  | 

Sekarang ini bisnis tidak hanya digeluti para kaum professional di bidangnya. Pada zaman dulu, bisnis hanya digandrungi oleh orang-orang yang sudah cukup umur. Mereka banyak membuat berbagai macam bisnis, sampai bisnis itu berkembang sampai saat ini. Banyak para pebisnis sukses yang menikmati keuntungan bisnisnya pada usia mereka yang sudah terbilang cukup tua.

cafe | Entrepreneur

Foto: Ist

Seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi yang cukup pesat, sekarang ini bisnis juga dapat dijalankan oleh para pebisnis muda. Kaum muda ini sudah menjamur di mana pun. Bahkan di seluruh bagian, kita bisa temui entrepreneur muda yang sudah sukses dengan jutaan keuntungan yang bisa didapat setiap harinya.

Jika diperhatikan, memang saat ini dunia bisnis sedang naik daun. Apalagi bisnis cafe, bisa dilihat dari seberapa banyak cafe yang tersebar di seluruh sisi jalan. Apalagi di daerah kota. Bisnis cafe ini memang menjanjikan dan terbilang cukup potensial. Karena dilihat dari banyaknya permintaan pasar anak muda yang mencari tempat untuk makan, atau sekedar untuk menikmati wifi dan bersantai dengan orang-orang terdekat. Keuntungan dari usaha ini pun sangat menggiurkan, bisa mencapai 100% dari modal awal.

Strategi yang digunakan pada para pebisnis di sektor ini juga bisa dibilang tepat dan cerdas. Kreativitas yang timbul dari entrepreneur muda memang perlu diacungi jempol. Kira-kira langkah apa saja yang mereka lakukan untuk bisa membangun dan mendatangkan pengunjung ke cafenya?

1. Analisa Pasar
Analisa ini memang diperlukan untuk sema jenis bisnis. Untuk bisnis di bidang makanan ini, analisa dibutuhkan untuk memantau sisi pemasaran yang pas. Dimana akan membuka cafenya? Permintaan customer lebih banyak untuk makanan atau minuman jenis apa? Bagaimana konsep cafe yang mereka suka? Bagaimana dengan kompetitor di sekelilingnya?

2. Sesuaikan dengan Modal
Ketika Anda sudah menganalisa pasar, dan Anda sudah tahu target pemasaran Anda yang seperti apa. Maka Anda harus perhatikan pula, apakah konsep yang sudah Anda analisa tersebut masuk ke dalam budgeting Anda? Jika modal Anda kurang, sebaiknya buatlah konsep yang lebih sederhana dari konsep yang sudah Anda rencanakan. Tapi, pastikan untuk tetap memakai konsep tersebut. Anda hanya perlu memodifikasi, dan meminimalisir pengeluaran Anda, supaya tidak lebih dari modal yang Anda punya saat ini.

cafe | Entrepreneur

Foto: Ist

3. Rancang Konsep
Sudah ketemu konsep yang sesuai dengan budget Anda? Sekarang waktunya Anda bangun konsep. Buatlah cafe seunik mungkin, karena di zaman mileneal sekarang ini, yang pertama kali dilihat dari sebuah cafe adalah bagaimana konsep tempat tersebut. Menarik atau tidak, Instagrammable atau tidak? Ini juga perlu Anda perhatikan, karena ini pasti akan berhubungan langsung dengan pemasaran yang dilakukan pengunjung Anda. Ketika Anda memiliki tempat yang nyaman dan unik untuk bersantai, secara tidak langsung mereka akan mempromosikan tempat bisnis Anda. Dengan cara berfoto dan mengunggah foto mereka di akun media social mereka, dan memberi tag lokasi mereka saat itu. Dengan demikian, banyak orang yang pastinya akan tertarik untuk berkunjung ke tempat Anda. Karena Anda memiliki design cafe yang unik, dan berbeda dengan tempat lainnya.

4. Menu yang Unik
Jika tempat sudah, sekarang beralih ke makanannya. Tempat yang unik memang akan menjadi pandangan pertama konsumen Anda. Namun, ketika tempat tersebut tidak mempunyai makanan yang enak dan khas, maka jangan heran jika pengunjung Anda tidak lagi mengunjungi tempat Anda. Tujuannya membuat bisnis adalah mendatangkan pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan lama. Cobalah membuat menu makanan sekreatif mungkin. Anda bisa modifikasi makanan apapun, agar tampilannya indah. Dan perhatikan juga kualitas rasanya. Jika Anda tidak ahli dalam hal ini, mungkin Anda perlu bekerjasama dengan orang atau teman Anda yang memang ahli dalam hal membuat makanan. Menu ini sama halnya dengan tempat. Menu makanan unik juga akan menjadi sarana pemasaran Anda.

cafe | Entrepreneur

Foto: Ist

5. Pelayanan Terbaik
Tempat sudah bagus, makanan juga dengan rasa enak, tetapi pelayanannya tidak ramah? Pelanggan Anda bisa kabur ke kompetitor lain. Mulailah terapkan pelayanan prima. Setiap orang yang bekerja di kafe Anda, termasuk Anda sendiri sebagai pemilik bisnis harus menerapkan 3S (Senyum, Salam, dan Sapa) kepada setiap pengunjung kafe Anda. Hal ini membuktikan keramahan menjadi point plus cafe Anda.

Tips Pemasaran

1. Promosi Media Sosial

cafe | Entrepreneur

Foto: Ist

Media social merupakan sebagai alat komunikasi saat ini sudah sangat akrab dengan keseharian seseorang. Promosi melalui media social terbilang cukup efektif untuk memaksimalkan jangkauan sekaligus meminimalisir pengeluaran biaya pemasaran.
Ada baiknya, jika cafe Anda memiliki situs yang terus diperbaharui kontennya, sehingga pelanggan tahu apa saja yang kafe Anda tawarkan tanpa harus susah menghubungi Anda.

2. Promosi Kafe ke Komunitas Tertentu

cafe | Entrepreneur

Foto: Ist

Mengapa harus fokus ke suatu komunitas? Ya, komunitas seperti klub motor, klub sepeda, komunitas blogger dan lain sebagainya tentu terdiri dari banyak anggota. Pertemuan rutin yang mereka lakukan pasti membutuhkan tempat berkumpul yang ‘cozy’. Di sinilah peluang Anda untuk mendapatkan pelanggan potensial.

3. Promosi dari Mulut ke Mulut (word of mouth)

cafe | Entrepreneur

Foto: Ist

Promosi yang dilakukan secara konvensional ini memang terbilang kuno. Tapi percayalah, cara tersebut sangat ampuh untuk mengundang orang berkunjung ke cafe Anda. Jika cafe Anda mengusung tema tertentu dan menawarkan hidangan lain daripada yang lain, maka pengunjung yang pernah datang ke cafe Anda kemungkinan besar akan menginformasikan kepada kerabat mereka. Hal-hal beda atau unik yang mereka ketahui dari cafe Anda akan mengundang rasa penasaran pastinya. Sehingga, mereka yang penasaran akan sengaja menyempatkan waktu untuk berkunjung ke cafe Anda.

I'm a writer from wanita.me