Culture

Topik Pembicaraan yang Paling Dihindari Pria

By  | 

Para pria cenderung menghindari beberapa topik pembicaraan yang akan melukai harga dirinya dihadapan wanita. Apa itu? Berikut redaksi Wanita.me akan menyajikannya untuk Anda.

Membandingkan dirinya dengan pria lain

Culture | opinion

Foto : Ist

Pria merupakan makhluk yang memiliki ego tinggi. Maka ketika Anda sebagai pasangannya membandingkan dirinya dengan pria lain, apalagi pria yang dibandingkan adalah seseorang yang pernah menjadi masa lalu Anda, hal ini akan sangat melukai perasaannya. Beberapa pakar psikologi mengatakan, bahkan dalam suasana bercanda pun obrolan membandingkan dirinya dengan pria lain sangat tidak dianjurkan. Sebab, pria yang menjadi pasangan Anda hanya menginginkan dirinya-lah yang terbaik dalam hidup Anda, selamanya tanpa rival tentunya.

Menghina alat vitalnya

Culture | opinion

Foto : Ist

Pasangan suami istri memang harus jujur satu sama lainnya, apapun kondisinya. Namun bukan berarti jujur dalam arti kata, ketika ada obrolan mengenai kondisi fisik suami yang tidak layak di bahas secara terbuka. Sebab, suami istri adalah dua orang yang saling melengkapi satu sama lainnya. Jika ada kekurangan pada suami misalnya, impotensi atau gangguan pada alat reproduksi-nya maka sebagai istri sudah menjadi tanggung jawab Anda untuk merahasiakannya. Malah sedapat mungkin mendampinginya dengan tulus untuk membantu mengobati gangguan tersebut. Dan menjadikan topik tentang alat vital sebagai bahan obrolan apalagi lelucon akan sangat membuat ia kehilangan harga dirinya.

Membicarakan penghasilannya yang rendah

Culture | opinion

Foto : Ist

Seorang suami memang sudah selayaknya memberi nafkah kepada keluarganya. Mengenai jumlah penghasilan yang diberikan oleh suami terhadap istri berbeda tergantung dari sudut pandang tiap orang. Viral belakangan tentang seorang istri yang mengeluh di sosial media tentang perilaku suaminya yang tidak memberikan kebutuhan ekstra, yakni jalan-jalan. Secara tidak langsung, mengeluhkan kondisi rumah tangga yang minim penghasilan akan membuat perasaan suami terluka. Karena tolok ukur kesuksesan pria yang sudah menikah adalah mengenai tinggi rendahnya penghasilan yang ia berikan kepada keluarganya. Dan perihal penghasilan adalah salah satu bahan obrolan yang sensitif untuk di umbar keluar dari rumah tangga, apalagi dijadikan bahan candaan. Bagi istri yang kurang peka terhadap topik ini akan memicu kemarahan pada suami.

Jangan menghina ibunya

Culture | opinion

Foto : Ist

Suami Anda dilahirkan oleh seorang wanita yang dikenal dengan ibu mertua. Sedapat mungkin ketika membahas topik mengenai ibunya, jangan ada indikasi menghina wanita yang telah melahirkannya. Karena bagi pria, posisi ibu dalam hatinya tidak akan bisa digantikan. Dalam banyak jurnal dikatakan, bahwa ibu merupakan ‘cinta pertama’ seorang pria. Tidak heran para pria cenderung mencari pasangan yang sedikit banyaknya mempunyai kemiripan sifat dengan ibunya. Jika dalam pernikahan ada keributan mengenai ibunya, usahakan tidak menghina ibunya. Namun, bila pada kenyataannya ada hal-hal yang membuat Anda tersinggung dengan sikap ibu mertua, katakan dengan lemah lembut. Gesekan antara ibu mertua dan menantu perempuan, memang sesuatu yang lumrah. Tetapi alangkah baiknya menjalin hubungan baik dengan ibu mertua sedini mungkin agar petaka dan keributan dalam rumah tangga dapat di minamilisir akibat topik ini.

Demikianlah beberapa topik yang sebenarnya ditakuti pria untuk dibahas secara terbuka pada pasangannya. Semoga Anda mampu meningkatkan kemampuan komunikasi dengan suami agar tidak terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan, se-sensitif apapun permasalahannya.

Recommend0 recommendationsPublished in Culture, Opinion

penulis di wanita.me