Family Profile

Berawal dari sahabat berakhir dipelaminan #Temantapimenikah

By  | 

 

#Temantapimenikah , sebuah novel karya Ayudia Bing Slamet dan Muhammad Pradhana Budiarto atau kerap yang disapa Ditto. Novel tersebut menceritakan bagaimana hubungan pertemanan yang mereka jalani selama 13tahun bisa berakhir di pelaminan. Buku yang rilis dibulan Agustus 2016 ini langsung laris dipasaran.

Ayudia dan Ditto menikah pada tanggal 13 September 2015. Pertemanan Ayudia dan Ditto dimulai sejak tahun 2004, saat mereka duduk di bangku SMP. Selama itu mereka tidak pernah berpacaran. Pada awal tahun 2015, Ditto memberanikan diri untuk menyatakan cinta kepada Ayudia. Ayudia pun tak menyangka bahwa dia akan menerima Ditto, dikarenakan mereka sudah berteman sejak lama. Hanya dalam proses 4bulan saja untuk berpacaran, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Ditto terkadang masih tidak percaya bahwa mereka bedua berjodoh. Saking tak percayanya dan semangatnya, tak kerap Ditto menuangkan moment bahagianya bersama Ayudia. Perjalanan cinta mereka rupanya menarik banyak perhatian publik.


Setelah dua bulan menikah, Ayudia dan Ditto akhirnya akan memiliki momongan. Dalam moment bahagianya Ditto kerap memposting foto kehamilan sang istri, atau memposting foto kerbersamaan mereka dengan hastag #hamilintemansendiri. Ayudia terkenal sangat mencintai alam, dan gemar berwisata menikmati pemandangan alam ke beberapa tempat bersama sang suami. Layaknya wanita hamil pada umumnya, saat kehamilan muda mengalami masa ngidam. Tapi, masa ngidam Ayudia tak seperti wanita lainnya. Ia lebih memilih ngidam tanaman.
Ayudia memilih tempat melahirkan di Bumi Sehat, Ubud Bali. Ditto sang suami mendukung sang istri memilih tempat tersebut. Asalan Ayudia memilih tempat ini dikarenakan, fakyor kenyamanan, bidan seorang perempuan, karena di Jakarta mereka tidak menemukan dokter perempuan yang cocok. Dan kedua, proses di tempat ini lebih alami karena Ayudia memilih proses melahirkan dengan Gentle Birth.
Gentle birth adalah konsep persalinan yang santun, tenang, dan alami, yang bertujuan untuk mempersiapkan ibu hamil agar tetap tenang dan rileks saat melahirkan. Konsep ini melibatkan praktik senam hamil, olah pernapasan, serta self hypnosis yang rutin dilakukan sejak awal masa kehamilan hingga menuju persalinan. Ayudia memilih proses ini dikarenkan ia tidak mau ada bahan kimia. Dan Gentle Birth tidak membutuhkan anestesi, maupun obat kimia lainnya.


Tepat pada tanggal, 24 Mei 2016 Ayudia dan Ditto resmi menyandang gelar sebagai orangtua muda. Anak mereka berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Dia Sekala Bumiartinya dia yang terlihat(nyata) di bumi ini jadi kita mau Dia tau bahwa semua perlakuannya akan terlihat oleh sang pencipta jadi kita berharap dia selalu berbuat baik dan bermanfaat buat semua orang.
Nama anak mereka cukup unik, dibalik nama uniknya tersimpan harapan tersendiri dari Ayudia dan Ditto. Mereka ingin kelak Dia menjadi anak yang bisa membanggakan untuk kedua orangtuanya.


Jadi, buat kalian yang masih menunggu kira-kira jodohnya ada dimana, dan siapa. Percaya saja dengan kata-kata “Jodoh itu ngga kemana”, karena bisa saja jodoh kalian memang datang dari mulanya berteman, menjadi sahabat, lalu berujung ke pelaminan….

For a Pessimist, im a pretty Optimistic