Family

Tips Membuat Anak Cerdas Sejak Dini

By  | 

Membuat anak cerdas sejak dini merupakan impian setiap orangtua. Kecerdasan sangat erat kaitannya dengan kualitas otak, karena kualitas otak anak dipengaruhi beberapa faktor yang dapat dipelajari sehingga orangtua dapat mencari dan mempelajari sendiri cara membuat anak cerdas sejak dini.

Kecerdasan anak dapat distimulasi dan dirangsang sejak anak masih dalam kandungan. Bahkan saat masih dalam kandungan, orangtua juga dapat melihat kondisi perkembangan kecerdasan anak. Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh orangtua supaya kecerdasan anak memiliki perkembangan yang positif sejak dalam kandungan. Stimulasi sejak dalam kandungan merupakan langkah awal penting untuk membuat anak cerdas. Lalu, ketika anak lahir dan mulai tumbuh kembang, orangtua juga harus memberikan stimulasi tambahan untuk meningkatkan kecerdasan anak.

membuat anak cerdas | Family Education

Foto: Ist

Dalam artikel ini, Wanita.me memberikan tips cara membuat anak cerdas mulai dari dalam kandungan juga saat anak sudah mulai tumbuh kembang.

1.Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi
Kebutuhan nutrisi Ibu hamil harus terpenuhi dengan baik dan gizinya juga harus selalu cukup. Kebutuhan nutrisi tidak hanya dipersiapkan saat masa kehamilan saja, tetapi sebaiknya kebutuhan nutrisinya sudah mulai diperhatikan dengan baik sejak sang Ibu sudah siap mengandung. Sebagaimana yang terjadi di negara maju, ada baiknya proses kehamilan memang sudah direncakan agar pemenuhan nutrisi dan mental sang Ibu benar-benar sudah dipersiapkan dengan baik, sehingga proses kehamilan dapat berjalan optimal. Asupan makanan dan komposisi nutrisi dengan kandungan gizi yang seimbang akan berdampak pada perkembangan otak bayi, utamakan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin A, B, C serta beberapa vitamin tambahan yang tidak kalah penting lainnya seperti Omega 3, Asam Folat, Zat Besi, AA, DHA, Vitamin B1 dan B6.

2.Hindari Zat Berbahaya
Selama proses kehamilan hindari konsumsi alkohol dan rokok serta obat-obatan terlarang karena kandungan zatnya sangat berbahaya untuk perkembangan janin maupun otak baik.

3.Hindari Makanan yang Berpengawet
Saat hamil, usahakan untuk mengkonsumsi makanan segar dan alami, serta hindari makanan yang berbahan pengawet maupun zat berbahaya lainnya seperti MSG, zat pewarna dll. Karena akan berdampak buruk bagi perkembangan otak bayi.

4.Pemenuhan Kebutuhan Kasih Sayang dan Menghindari Stress
Kasih sayang Ibu akan membantu tumbuh kembang bayi lebih optimal, dengan kehamilan yang sudah direncanakan akan lebih menumbuhkan kasih sayang yang tulus dari Ibu kepada buah hatinya. Jangan sampai saat sedang hamil, seorang Ibu yang sedang hamil akan sangat berpengaruh pada kecerdasan buah hati. Oleh karena itu, sebisa mungkin psikologi Ibu hamil benar-benar dijaga dengan baik. Dukungan dari pasangan dalam hal ini suami dan keluarga juga sangat membantu untuk menjaga psikologi Ibu hamil tetap stabil karena dapat menentramkan hati Ibu yang sedang mengandung buah hatinya.

5.Komunikasi dan Stimulasi dengan Bayi dalam Kandungannya
Memberikan perhatian dan stimulasi akan meningkatkan hubungan Ibu dan anak. Dari hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa rangsangan dan kejadian yang terjadi diluar rahim sangat berpengaruh perkembangan otak anak. Lakukan kontak dengan rangsangan dan sentuhan ke bayi dalam kandungan dengan suasana hati senang. Berilah rangsangan positif ke bayi dengan kondisi yang rilex sehingga bayi akan selalu mendapatkan stimulasi positif. Stimulasi dapat dilakukan dengan elusan atau nyanyian yang disukai Ibu dan membuat Ibu senang. Efektifnya, stimulasi ini sering dilakukan saat usia kehamilan sudah diatas enam bulan. Karena jaringan struktur otaknya mulai berfungsi optimal.

6.Hindari Stress
Selama masa kehamilan, Ibu dan bayinya saling berbagi hormon. Saat Ibu sedang gembira maka dalam darah Ibu akan mengalirkan neo transmiter zat-zat rasa senang ke janin bayi sehingga bayi juga akan ikut merasa senang. Tetapi sebaliknya, jika Ibu merasa gelisah, dan mendapat tekanan sampai stress, maka zat tidak nyaman itu akan dilepaskan oleh darah ke janin. Sehingga bayi juga akan ikut merasakan kegelisahan. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa Ibu yang mengalami stress tinggi saat hamil akan beresiko melahirkan anak dengan IQ rendah.

Ketika anak sudah lahir, orang tua juga harus merangsang kecerdasan anak dengan melakukan beberapa tips berikut.

1.Bicara dengan Cerdas
Sesering mungkin, ajak anak berbicara sejak dari bayi. Komunikasi dengan bayi jangan sebatas pujian atau memanggil namanya saja, Anda dapat mengajak bayi berbicara apa saja meskipun mereka tidak menjawabnya dengan kata-kata, bayi akan membalasnya dengan ekspresi. Kemudian berlanjut sampai anak tumbuh sampai dewasa. Membangun komunikasi dengan anak akan membangun hubungan erat antara anak dan orang tua.

2.Ikut Bermain
Keterlibatan orang tua ikut bermain bersama dengan anak akan membantu mempercepat proses belajar anak. Orang tua dapat mengajarkan cara atau aturan permainan yang sebenarnya. Luangkan waktu Anda untuk bermain bersama anak.

3.Bacakan Cerita
Membacakan cerita dongeng kepada anak dapat menghibur anak, meningkatkan kecerdasan emosional anak dan menambah kosakata anak. Pilihlah buku yang bermuatan nilai moral dan etika yang positif. Membacakan cerita pada anak juga cara menanamkan kecintaan anak untuk membaca.

4.Bernyanyilah
Ajarkan anak beragam bunyi dengan mengajaknya bernyanyi bersama atau melihat video berisi lagu-lagu anak sesuai usianya. Dengan bernyanyi bersama anak juga terdorong untuk bergerak dan menjadi lebih gembira.

I'm a writer from wanita.me