Designer

Lenny Agustin: Sang Pendobrak Pakem Fashion di Indonesia

By  | 

Tren busana di Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Beragam gaya berbusana muncul dengan desain-desain yang indah dari para perancangnya. Beragam model fashion memiliki penggemarnya sendiri.
Menjadi desainer baru bukan menjadi halangan untuk bergelut dalam bidang yang sama. Seperti Lenny Agustin, desainer unik yang selalu menampilkan desain-desain anti mainstream. Tahukah Anda dibalik keunikannya sudah beragam penghargaan di dunia fashion berhasil diraih?

Bersaing dalam dunia fashion yang notabene dipengaruhi terus oleh perubahan mode pakaian. Dibutuhkan kreativitas baru dari para desainer untuk dapat bertahan di dunia ini. Seperti keyakinan Lenny Agustin yang menyatakan bahwa seorang desainer itu harus total, konsisten, fokus, tanggung jawab, dan terus berinovasi.
Bagi Lenny Agustin mengikuti tren yang sedang berlangsung adalah penting namun jangan sampai meninggalkan ciri khasnya. Lenny dikenal sebagai desainer yang selalu membuat karya-karya yang fresh, muda dan sering menabrak pakem fashion. Baginya berkarya adalah bebas menyalurkan ekspresi seperti berbagai baju yang telah dihasilkannya.

Ibu beranak tiga ini, memimpikan menjadi seorang perancang busana sedari kecil. Kekuatan tekad dan keyakinanlah yang membuat semua mimpinya kini terwujud. Lenny sangat menyukai gaya berpakaian seperti Harajuku di Jepang. Oleh karena itu kebanyakan konsep baju rancangan adalah melambangkan kebebasan dan jiwa muda.
Walaupun karyanya selalu mencerminkan semangat muda dan energik tetapi Lenny Agustin tak ingin meninggalkan kekayaan budaya Indonesia. Dia ingin dikenal dunia sebagai desainer dari Indonesia bukan dari Eropa ataupun negara lainnya. Oleh karena itu padu padan antara kain khas Nusantara dan gaya kebebasan menjadi ciri khasnya.

Fashion | desainer

Foto : Ist

Profesionalitasnya sebagai desainer yang bangga akan bangsanya dicerminkan tidak hanya dari busana yang dihasilkannya. Namun juga Lenny Agustin telah memperdayakan para pengrajin kain tradisional baik batik, songket, sirangrahan atau yang lainnya. Lenny memberikan inovasi pola baru yang bisa diminati pasar namun tetap dipadukan dengan budaya lokal. Menggaet para kaum muda di berbagai pelosok nusantara untuk menghasilkan kain indah yang nantinya akan dihargai mahal oleh Lenny.

Semua karya yang dihasilkan Lenny adalah home made sehingga rancangannya selalu detail dan indah. Namun, ini juga yang menjadi kelemahannya karena proses ini memakan waktu lama. Maka ketika harus mengerjakan pesanan banyak baju maka akan sedikit terkendala.

Fashion | desainer

Foto : Ist

Wanita muda yang juga seorang dosen di sebuah universitas ini, memulai bisnisnya hanya bermodalkan benang dan jarum. Namun keuletan tekadnya tidak pernah pudar, dari menjadi baju pengantin nama Lenny Agustin mulai dikenal. Hingga sekarang dia memiliki beberapa lini pakaian sendiri. Dari yang pertama dan mengusung tema lebih elegan “Lenny Agustin”, pakaian lebih youthful dan ready to wear “Lennor” juga lini pakaian pengantin miliknya.

Bagi Lenny Agustin kesuksesan yang diraihnya kini bukan berarti akan membuatnya berhenti berinovasi. Karena masih banyak impian yang ingin Lenny raih. Pencapaian terbesar menurutnya adalah ketika bisa menginspirasi orang lain.

For a Pessimist, im a pretty Optimistic