Culture

Kisah Singkat Amena Khan Bersama L’Oreal

By  | 

Amena Khan adalah hijaber pertama yang menjadi model iklan L’Oreal. Di awal tahun ini, perusahaan kosmetik ternama itu memilih Amena untuk membintangi iklan produk perawatan rambut Elvive. Bagi para pecinta produk Elvive, hal tersebut sangatlah fenomenal karena Amena menyetarai model dan aktris sekelas Wynona Ryder yang merupakan model Elvive di Amerika Serikat.

Culture | Opinion

Foto: Ist

Amena Khan adalah seorang beauty blogger asal Leicester, Inggris. Sejak umur 20 tahun, Amena telah menggunakan hijab. Menurut Amena dalam blog-nya, banyak orang yang mengira wanita pengguna hijab tidak memedulikan perawatan rambut. Diperlihatkan atau tidak, wanita tetap harus merawat tubuhnya dengan baik, ungkap Amena lagi dalam blog-nya. Dalam wawancaranya dengan Vogue, Amena menambahkan bahwa rambut merupakan bagian tubuh paling feminin baginya sehingga merawatnya adalah suatu keharusan.

Selain aktif mengelola blog, Amena juga memiliki channel YouTube dan akun Instagram yang diikuti oleh ratusan ribu followers. Amena juga merupakan pendiri merk hijab Pearl Daisy. Bersama Pearl Daisy, Amena merancang dan menjual model-model hijab terkini beserta aksesorisnya. Tidak berhenti di situ, Amena kemudian mendirikan label kosmetik Ardere Cosmetics dan memroduksi aksesoris bulu mata palsu bersama label Lashionery.

Culture | Opinion

Foto: Ist

Produktivitas Amena di dunia kecantikan membuatnya berinteraksi dengan banyak penggemar dan pelaku bisnis di bidang kosmetik. L’Oreal Inggris adalah salah satu perusahaan yang berinteraksi secara khusus dengan Amena. Sebelum resmi menjadi modelnya, Amena pernah bekerjasama dengan L’Oreal dalam kampanye True Match. Dalam program tersebut, Amena berbagi pengalamannya sebagai korban bullying karena berjerawat dan kisah melahirkan anak pertamanya yang membuatnya merasa lengkap sebagai seorang wanita.

Kepada Vogue, Amena mengungkapkan bahwa dia percaya L’Oreal dapat mengkomunikasikan pesan dan idealismenya sebagai model hijaber. Meskipun Amena membintangi iklan produk perawatan rambut, dia ingin menyampaikan bahwa seorang hijaber juga suka mengulik dan mencoba produk-produk perawatan rambut.

Culture | Opinion

Foto: Ist

Sayangnya, tidak lebih dari dua minggu bersama L’Oreal, Amena memutuskan mundur. Hal tersebut disebabkan oleh eksploitasi cuitan Twitter Amena pada tahun 2014 yang mengkritik penjajahan Israel atas Palestina dan ketidakadilan yang terjadi di sana. Cuitan tersebut diekspos oleh aktivis sayap kanan yang kemudian dieksploitasi secara politis. Publik kemudian menuduh Amena sebagai seorang yang rasis. Amena pun kemudian mengklarifikasi tuduhan tersebut dengan diawali rasa penyesalan apabila cuitannya tersebut menyakiti banyak pihak dan menghargai keragaman adalah salah satu prinsip hidupnya. Amena akhirnya menghapus cuitan tahun 2014 tersebut karena baginya cuitan tersebut sudah tidak relevan lagi.

Para jurnalis di Inggris kemudian angkat bicara untuk membela Amena. Menurut mereka Amena seharusnya tidak perlu mundur dari L’Oreal, apalagi menyesali cuitannya di tahun 2014. Salah satu media Inggris Media Diversified menyatakan bahwa dunia sepertinya tidak siap melihat wanita non-kulit putih, apalagi berhijab, untuk berpendapat. Di sisi yang lain, kritik juga ditujukan kepada L’Oreal karena sama sekali tidak membela Amena dan malah menyetujui pengunduran dirinya.

Culture | Opinion

Foto: Ist

Walau bagaimanapun, pada kenyataannya dunia mode sudah sangat familiar dengan hijab. Pada tahun 2015, kontes kecantikan Miss Minnesota Amerika Serikat menerima Halima Aden. Hingga kini Halima masih aktif di berbagai acara peragaan busana dunia. Di Eropa, lini mode H&M memilih Mariah Idrissi sebagai model produk denimnya. Bahkan, tahun lalu Mattel Inc. yang memroduksi boneka Barbie mengeluarkan produk Barbie berhijab karena terinspirasi prestasi Ibtihaj Muhammad, atlet anggar Amerika Serikat yang memenangkan olimpiade.

~ Muggle Writer & Half-blood Musician ~