Living

Kota Vatikan, Destinasi Wajib Jika Anda ke Roma

By  | 

Kota Vatikan, Destinasi Wajib Jika Anda ke Roma – Selain bisa melihat langsung peninggalan atau sisa zaman romawi yang terdapat di Roma, Anda juga bisa melihat tempat bersejarah lainnya yang tak kalah menarik, yaitu kota Vatikan. Seperti yang Anda ketahui bahwa kota Vatikan adalah kota independen terkecil yang diakui dunia. Letaknya memang berada di kota Roma, namun kota Vatikan memiliki sistem pemerintahan yang berbeda.

Di Vatikan ini Anda bisa mengunjungi beberapa situs sekaligus. Misalnya Vatican Museum, The Vatican Garden dan Sistine Chapel. Jika Anda ingin masuk ke situs – situs tersebut, maka Anda harus membeli tiket masuk. Namun jika Anda ingin masuk ke situs – situs yang tidak berbayar, Anda dapat mengunjungi St. Peter’s Bassilica dan St. Peter’s Square.

Museum Vatikan

Nindy Handoyo / wanita.me

Museum Vatikan

Tips bagi Anda yang ingin berkunjung ke Museum Vatikan, pastikan bahwa Anda sudah memesan tiket secara online. Karena jika tidak, Anda harus rela antri dari pukul 07.00 pagi (bahkan sebelum pintu gerbang penjualan tiket dibuka). Mengapa? Jika Anda datang tepat pukul 09.00, dapat dipastikan Anda akan berdiri di antrian paling belakang. Antrian ini tidak bisa Anda bayangkan sebelum Anda melihatnya sendiri! Jadi lebih baik, pesan tiketnya secara online dan Anda dapat masuk melalui pintu khusus pemegang tiket online.

Namun perjuangan Anda untuk mengantri akan terbayarkan dengan impas jika Anda masuk ke dalam Museum Vatikan. Di dalam museum Anda tidak hanya dapat melihat peninggalan sejarah agama Katolik saja. Di sana Anda dapat menemukan koleksi karya seni dari seniman – seniman besar, diantaranya adalah Da Vinci, Michelangelo, Caravaggio dan Raphael. Vatikan ditetapkan menjadi salah satu bagian dari UNESCO World Heritage Sites sejak tahun 1984. Di dalam Museum Vatikan ini Anda memang diizinkan untuk mengabadikan keindahan museum ini dengan kamera Anda. Namun Anda tidak boleh mengambil dokumentasi apapun jika Anda masuk ke dalam Sistine Chapel.

Sebelum menemukan pintu keluar Anda masih dimanjakan dengan keindahan tangga yang memutar yang juga menjadi tempat foto mainstream para wisatawan yang berkunjung ke Museum Vatikan ini. Tangga yang melingkar ini dibuat oleh Giuseppe Momo pada tahun 1932.

St. Peter’s Square

            St. Peter’s Square atau yang biasa disebut dengan Piazza San Pietro merupakan lapangan yang sangat luas dan terletak di depan gereja St. Peter’s Basilica. Tempat ini tentunya sudah tidak asing lagi jika Anda melihat siaran di televisi pada saat pemimpin tertinggi agama Katholik, yakni Paus, memberikan khotbah pada hari tertentu atau pada saat natal. Jika Paus memberikan khotbah, maka seluruh penganut agama Katholik dari berbagai belahan dunia biasanya berkumpul di St. Peter’s Square ini.

            Di tengah – tengah lapangan ini terdapat sebuah tugu batu. Tugu batu ini atau yang disebut dengan The Obelisk dibawa dari Mesir berpuluh – puluh tahun yang lalu dan juga terdapat 2 buah air mancur rancangan Gian Lorenzo Bernini dan Carlo Moderno yang mengapit tugu batu ini.

St. Peter’s Basilica

Lagi – lagi Michelangelo merancang kubah atau dome dari St. Peter Basilica ini. Anda harus melewati pintu metal detector sebelum Anda masuk ke dalam St. Peter Basilica. Selain terdapat banyak chapel, Anda bisa naik ke atas kubah atau biasa disebut St. Peter’s Dome. Namun untuk dapat melihatnya Anda harus membayar sekitar €5 – €7. Di dalam St. Peter Basilica Anda juga dapat melihat makam – makam Paus. Bentuknya adalah seperti peti kaca dan di dalamnya terdapat jasad Paus yang telah diawetkan. Beberapa makam Paus ini bahkan ada yang diletakkan dibawah altar pada chapel yang ada di dalam St. Peter Basilica.