Living

Seberapa pentingnya “Honeymoon” Paska Menikah?

By  | 

Bagi kamu yang baru saja menikah, mungkin sedang menikmati indahnya bulan madu dengan keromantisan khas pasangan pengantin baru. Umumnya setelah pesta pernikahan digelar, pertanyaan tentang honeymoon banyak dilontarkan oleh sanak saudara atau teman. Sebetulnya daripada heboh menanyakan dimana dan kapan pesta bulan madu sang pengantin baru diselenggarakan, ada baiknya mendahulukan memberikan doa selamat atas pernikahan tersebut.

Tujuan menikah tentulah ingin membina rumahtangga yang bahagia bersama pasangan. Melangsungkan pernikahan yang hanya sekedar menggugurkan kewajiban, dimana memenuhi rukun pernikahan yang terdiri dari adanya mempelai wanita dan mempelai pria, wali bagi mempelai wanita, mahar, ijab kabul dan saksi mungkin tidak membutuhkan waktu dan biaya yang terlalu besar.

living | wedding

Foto : Ist

Berbeda jika acara pernikahan digelar dengan mengadakan pesta atau syukuran itu butuh tenaga dan uang yang tidak sedikit. Mulai dari persiapan pernikahan, sampai ketika hajat dilaksanakan itu menuntut pengorbanan. Terutama dari si penyelenggara acara. Semua bekerja keras demi mewujudkan sebuah pesta pernikahan yang sukses. Sebab, sejatinya pernikahan hanya diinginkan sekali seumur hidup.

Dengan kelelahan yang telah dimulai sejak persiapan pesta, maka banyak pasangan pengantin baru mengadakan bulan madu.
Tetapi seberapa pentingkah honeymoon paska menikah bagi pasangan pengantin baru?
Mari kita simak alasan-alasan berikut ini yang menganggap bulan madu itu perlu:

  • Ajang refreshing. Honeymoon dianggap penting karena pasangan pengantin baru butuh untuk melepas lelah sejenak. Aktivitas yang telah dijalani jelang pernikahan yang panjang memang menguras tenaga, emosi yang luar biasa. Belum lagi jika hajatan tersebut diadakan menurut adat masing-masing. Kita tahu bahwa ritual adat pernikahan di Indonesia memiliki pakem-pakemnya tersendiri. Sehingga jika pelaksanaannya dipenggal-penggal maka dianggap kurang sempurna.
Living | wedding

Foto : Ist

  • Waktunya pacaran setelah menikah. Kata orang pacaran setelah menikah itu jauh lebih nikmat. Sebab sudah dihalalkan secara hukum, baik agama ataupun Negara. Acara bulan madu yang diadakan setelah menikah bertujuan untuk saling mendekatkan kedua pasangan dan merekatkan hubungan suami istri. Sehingga tercipta kemesraan dan rasa kasih sayang yang besar sebagai bekal utama mengayuh biduk rumahtangga.

Bila melihat maksud dan tujuan dari bulan madu tersebut, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan. Bahwa pelaksanaan bulan madu tidak harus mahal dan mewah. Unsur terpenting dari pelaksanaan bulan madu ialah menciptakan momen yang indah diawal pernikahan sebagai pasangan suami isteri. Sehingga setelah itu, diharapkan dengan semangat baru pasangan suami isteri mampu lebih siap menerima kehidupan berumahtangga sebagaimana mestinya.

For a Pessimist, im a pretty Optimistic