Living

Berkunjung ke Salah Satu Keajaiban Alam Bavaria, Partnachklamm

By  | 

Berkunjung ke Salah Satu Keajaiban Alam Bavaria, Partnachklamm – Jangan sampai ketinggalan untuk mengunjungi salah satu keajaiban alam ini jika Anda sedang berlibur di negara bagian Bavaria, Jerman. Partnachklamm terletak di kota pegunungan Garmisch-Partenkirchen. Partnachklamm atau biasa disebut Partnach Gorge dalam bahasa Inggris ini merupakan sebuah lembah berdinding batu yang sangat indah seperti pahatan namun cukup terjal. Dari dinding – dinding bebatuan yang terjal tersebut tak jarang dihiasi dengan air terjun yang memukau sekitar 200.000 pengunjung setiap tahunnya. Jika dilihat dari bentuknya, Anda bisa membayangkan Partnachklamm ini sebagai sebuah ngarai. Tidak hanya para pecinta alam yang gemar mengunjungi Partnachklamm, namun berbagai kalangan mulai dari balita hingga lansia pun tidak ingin melewatkan salah satu keajaiban alam yang terdapat di Bavaria.

keajaiban alam Bavaria, Partnachklamm

Jalur menuju Partnachklamm (Nindy Handoyo / wanita.me)

Partnachklamm atau Partnach Gorge terbentuk akibat adanya erosi. Sekitar 250 juta tahun yang lalu, lapisan pegunungan Alpen terletak di sebuah lautan dangkal dan derasnya arus air pada saat itu menyebabkan erosi sehingga membelah lapisan dari pegunungan Alpen tersebut. Di antara tebing bebatuan yang terbentuk akibat erosi ini mengalir sebuah sungai dan juga membentuk lorong yang airnya berasal dari puncak bukit batu.

Ternyata sejak abad 18 warga lokal (Garmisch-Partenkirchen) sudah menggunakan jalur Partnachklamm ini sebagai jalur pengangkutan kayu bakar. Hingga akhirnya pada tahun 1912 Partnachklamm diresmikan sebagai salah satu warisan alam dan berkembang hingga kini sebagai destinasi wisata bagi para wisatawan di penjuru dunia. Sampai pertengahan tahun 1960an ngarai Partnach ini tidak jarang dimanfaatkan sebagai tempat memacu adrenalin dengan olahraga arung jeram berkat arus sungainya yang deras.

Ketinggian tebing atau dinding – dinding batu di Partnachklamm rata – rata adalah 80 meter yang berdiri kokoh mengelilingi jalur Partnachklamm sepanjang 700 meter.

keajaiban alam Bavaria, Partnachklamm

Nindy Handoyo / wanita.me

Bagi para pendaki gunung, Partnachklamm merupakan jalur alternatif pendakian yang menuju ke beberapa tempat mendaki yang ada di Garmisch-Partenkirchen, misalnya Zugspitze (puncak tertinggi di Jerman, 2.962 mdpl). Jalur yang terdapat di Partnachklamm kira – kira hanya bisa dilewati maksimal 2 orang dewasa sekaligus. Lebih mirip dengan jalan setapak dari bebatuan dan agak licin dengan pembatas tiang di sampingnya untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan.

Meskipun Anda mengunjungi Partnachklamm pada musim panas, Anda akan tetap disapa oleh udara yang sejuk ketika memasuki wilayah Partnachklamm ini. Anda tetap harus mengenakan jaket dan sepatu khusus untuk mendaki. Karena tidak jarang air mengalir dari sela – sela dinding bebatuan yang terdapat di atas kepala Anda sewaktu berjalan menyusuri ngarai Partnach ini. Jika Anda mengunjungi Partnachklamm pada saat musim dingin, Anda akan disambut dengan pemandangan air terjun yang membeku seperti Kristal berwarna putih.

www.partnachklamm-info.de

Partnachklamm bisa Anda kunjungi setiap hari pada bulan Mei, Juni dan Oktober dari pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat. Pada bulan Juli – September Anda bisa mengunjunginya dari pukul 08.00 hingga 19.00 dan pada bulan November – April dari pukul 09.00 hingga 18.00 waktu setempat. Namun berdasarkan info yang dihimpun dari website resmi Partnachklamm, saat ini Partnachklamm tutup hingga tanggal 7 April 2017 karena adanya longsor es. Untuk menikmati keindahan Partnachklamm Anda harus membayar tiket masuk sebesar 4 € untuk orang dewasa dan 2,50 € untuk anak kecil hingga remaja usia 17 tahun. Untuk mencapai Partnachklamm Anda bisa menaiki bus dari pusat kota Garmisch-Partenkirchen tujuan Skistadion (Olympic Ski Stadium). Setibanya disana Anda dapat berjalan kaki sekitar 30 menit dengan mengikuti petunjuk yang tersedia ke arah Partnachklamm.

 

Recommend0 recommendationsPublished in Living, Travel