Living

Mengurus Visa Schengen (Part 2)

By  | 

 

Dokumen apa saja yang biasanya dibutuhkan dalam pembuatan visa Schengen? Berikut adalah contoh dokumen – dokumen yang diperlukan jika Anda membuat visa Schengen melalui kedutaan Jerman di Jakarta:

1. Formulir permohonan yang sudah diisi lengkap
2. Lembar pernyataan jadwal perjalanan (dapat diunduh di website kedutaan Jerman Jakarta)
3. Pasfoto biometris berwarna dengan latar belakang putih atau abu – abu muda dengan ukuran 3,5 x 4,5 cm sebanyak 2 lembar
4. Paspor
5. Polis asuransi perjalanan
6. Bukti reservasi tiket pesawat
7. Jadwal perjalanan selama kunjungan di negara Schengen
8. Bukti reservasi tempat penginapan
9. Bukti keuangan: surat keterangan dari Bank, asli dan salinan dari buku tabungan, kartu kredit yang berlaku internasional
10. Surat keterangan kerja dari perusahaan teraktual dengan keterangan gaji. Bagi yang masih kuliah: surat keterangan masih kuliah dari kampus.
11. Biaya permohonan € 60 untuk dewasa dan anak – anak mulai usia 12 tahun (dibayarkan sesuai dengan kurs pada hari Anda mengajukan visa). Untuk anak – anak dari 6 – 11 tahun dikenakan biaya € 35.
12. Bila pemohon masih berusia kurang dari 18 tahun maka dibutuhkan dokumen ekstra, yaitu: akte kelahiran, surat persetujuan yang ditandatangani di hadapan notaris oleh salah satu orangtua / pemegang hak asuh yang tidak ikut bepergian atau keputusan cerai dengan keputusan pengadilan mengenai hak asuh, pada perceraian di Indonesia lampirkan juga akte cerainya, atau akte kematian dari salah satu orangtua yang tidak ikut bepergian (asli dan salinan).

Selengkapnya Anda bisa cek di website http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Visa_20idn/02schengen/0-unterlagen.html

Ribet? Sebenarnya tidak. Hanya bagaimana Anda mengatur waktu saja. Pertama, Anda harus membuat janji secara online untuk pengajuan permohonan pembuatan visa Schengen di kedutaan Jerman. Print lembar bukti pembuatan janji untuk kunjungan ke kedutaan tersebut dan simpan bersama dokumen – dokumen lainnya yang dibutuhkan. Lalu siapkan dokumen yang lebih mudah disiapkan dulu, unduh dokumen yang perlu Anda lengkapi, salin, lalu satukan dalam satu file agar Anda mudah mencarinya. Jangan lupa untuk cek masa berlaku paspor Anda (minimal 6 bulan sebelum masa berlaku paspor Anda berakhir). Untuk asuransi perjalanan Anda bisa membelinya dengan mudah secara online. Pastikan bahwa perusahaan asuransi tersebut mencakup wilayah Schengen.

Yang cukup memberatkan adalah persyaratan membawa bukti tiket pesawat dan penginapan. Kalau bisa jangan membayar tiket pesawat full, karena tidak ada jaminan bahwa pengajuan visa Anda diterima oleh kedutaan. Anda bisa memesan tiket melalui jasa travel karena tiket belum di-issued/dikeluarkan. Bagaimana kalau Anda menemukan tiket harga promo? Booking saja. Harga tiket promo biasanya jauh lebih murah dibandingan harga tiket normal. Tiket promo juga biasanya tidak bisa di-refund. Kemungkinan terburuknya jika pengajuan visa Anda ditolak, Anda bisa menggunakan tiket promo tersebut dengan rute yang berbeda (misalnya ke negara yang menggunakan sistem visa on arrival, seperti Turki).

Aplikasi pengajuan permohonan visa Schengen setidaknya diajukan paling lambat 15 hari atau paling cepat 3 bulan sebelum rencana kunjungan. Jangan lupa untuk membawa serta konfirmasi pembuatan janji sebagai tanda masuk kedutaan dan memperlihatkannya di pintu masuk kedutaan.

Recommend0 recommendationsPublished in Living, Travel

For a Pessimist, im a pretty Optimistic