Living

Merasakan Sisa Zaman Romawi di Roma, Italia (Part 2)

By  | 

Merasakan Sisa Zaman Romawi di Roma, Italia (Part 2) – Bagi Anda penggemar sejarah, berkunjung ke Roma bisa menjadi oase dari rasa ingin tahu Anda selama ini. Banyak sekali bangunan – bangunan yang menakjubkan dan merupakan peninggalan atau sisa zaman Romawi di Roma. Jika di artikel sebelumnya hanya membahas Colloseum sebagai salah satu sisa peradaban zaman Romawi di Roma, kali ini kami akan mengulas tentang beberapa peninggalan yang berada di Roman Forum dan sekitarnya.

sisa zaman romawi

Nindy Handoyo / wanita.me

Roman Forum atau dalam bahasa Italia disebut Foro Romano dan dalam bahasa Latin disebut Forum Romanum. Beberapa reruntuhan bangunan peninggalan pemerintahan Romawi mengelilingi Roman Forum ini. Roman Forum merupakan sebuah alun – alun yang letaknya persis di tengah kota Roma.

Berada tidak jauh dari Colloseum dan diapit oleh Palatine Hill dan Capitoline Hill. Asal usul berdirinya kompleks ini diawali oleh kisah dari Romulus (menguasai Palatine Hill) dan Titus Tatius (menguasai Capitoline Hill) yang saling bersitegang. Roman Forum ini terletak di sebuah lembah dan terletak di antara kedua bukit yang mereka kuasai masing – masing yaitu Palatine Hill dan Capitoline Hill. Seringkali mereka menjadikan Roman Forum ini sebagai tempat bertemu dan tempat untuk gencatan senjata.

Hingga kini bangunan peninggalan zaman Romawi tersebut masih berdiri di kompleks Roman Forum ini walaupun keadaannya sudah tidak utuh. Anda tertarik ingin mengunjungi Roman Forum dan ingin melihatnya dengan mata kepala Anda sendiri? Nah, jika Anda sebelumnya sudah membeli tiket masuk Colloseum, maka Anda bisa dengan mudah masuk ke kompleks reruntuhan Roman Forum dan Palatine Hill.

Metro Line

www.rome.info

Untuk sampai ke Roman Forum ini dan Anda berada jauh dari Colloseum, Anda bisa menaiki kereta cepat bawah tanah (subway) atau yang biasa disebut Metro. Jika Anda berangkat dari Central Station (Stasiun Termini), Anda hanya perlu menaiki Metro line B tujuan Laurentina. Anda hanya perlu melewati satu stasiun dari Termini, lalu Anda dapat turun di Stasiun Colosseo.

Jika ingin menaiki Metro, Anda perlu membayar tiket sekitar €1,5 (1,5 Euro) untuk single trip atau €6 (6 Euro) untuk tiket yang berlaku satu hari. Agar lebih irit, sebaiknya Anda membeli tiket yang berlaku untuk satu hari, karena tiket ini tidak hanya berlaku untuk Metro, namun juga berlaku untuk bus dan tram.

Jika Anda sudah puas mengelilingi kompleks reruntuhan bangunan peninggalan zaman Romawi ini, Anda bisa melanjutkan perjalanan Anda dengan mengunjungi tempat – tempat lain yang tak kalah menakjubkannya di Roma, sebut saja Piazza Navona.

Piazza Navona

Nindy Handoyo / wanita.me

Piazza Navona merupakan salah satu alun – alun (Piazza) dari lima alun – alun yang terkenal di Roma. Seperti lazimnya alun – alun, tempat ini selalu dijadikan sebagai meeting point, tempat piknik atau sekedar tempat untuk duduk – duduk santai sambil menikmati gelato. Bukan hanya sekedar piazza biasa, piazza – piazza yang ada di Roma ini selalu dikelilingi dengan bangunan atau mahakarya seniman besar. Misalnya terdapat air mancur, obelisk, patung – patung raksasa maupun gereja dan bangunan penting yang menjadi latar belakang piazza – piazza ini. Di Piazza Navona sendiri terdapat air mancur yang disebut Fontana dei Quattro Fiumi (Fountain of Four Rivers) karya Bernini. Anda akan dibuat kagum oleh hasil karya Bernini yang sangat detail, mulai dari raut wajah, garis tubuh hingga lembaran – lembaran kain.

Selain itu terdapat dua air mancur lainnya di bagian utara dan selatan Piazza Navona ini. Di sebelah utara ada Fontana del Nettuno (Fountain of Neptune) dan di sebelah selatan ada Fontana del Moro (Moor Fountain). Fontana del Nettuno (Fountain of Neptune) merupakan kolam air mancur dengan patung Neptunus. Sedangan Fontana del Moro (Moor Fountain) merupakan kolam dengan empat patung Triton. Terasa sangat lengkap Piazza Navona ini dengan kehadiran ketiga kolam air mancur tersebut.

Piazza Navona

Nindy Handoyo / wanita.me

Piazza Navona juga ramai dengan para seniman – seniman jalanan yang menjajakan hasil goresan – goresan tangan mahir mereka dan beberapa pesulap jalanan yang membuat Piazza Navona ini semakin hidup.