Culture

Panel Surya, Cara Untuk Membantu Ketahanan Energi Indonesia

By  | 

Panel Surya selama ini masih dipandang oleh masyarakat sebagai teknologi energi alternatif yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam skala kecil. Jikapun skala besar, panel surya digunakan untuk pembangkit listrik yang tentu saja terjangkau untuk masyarakat. Padahal, sekarang ini panel surya digunakan untuk pembangkit listrik yang tentu saja tidak terjangkau untuk masyarakat. Padahal, ternyata sekarang ini panel surya juga bisa menjadi sarana untuk menambah penghasilan. Caranya adalah dengan melakukan ekspor listrik ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Panel Surya | Technology

Foto: Ist

Belum banyak yang mengetahui bahwa masyarakat sekarang ini telah bisa untuk melakukan ekspor listrik yang dihasilkan untuk PLN. Sebab kini, suplai listrik tidak lagi bersifat satu arah juga disuplai dari multi sumber berkat berkembangnya sistem smartgrid. Bambang Sumaryo, Ketua Perkumpulan Pengguna Listrik Surya Atap ( PPLSA) mengungkapkan bahwa para pengguna panel surya bisa meminta pemasang alat unkur (kWh meter) untuk ekspor listrik ke PLN.

Panel Surya | Technology

Foto: Ist

Meteran ini nantinya akan mampu mengukur surplus listrik yang masuk ke jaringan PLN. Dan sebaliknya listrik PLN yang masuk saat panel surya tidak berfungsi, listrik tetap tercatat pada meteran. Meteran akan menghitung, beberapa listrik yang diambil PLN dan berapa pemakaian listrik PLN di rumah tersebut. Kemudian tagihan listrik akan dikurangi oleh listrik yang diekspor ke PLN.

Dengan adanya meteran ini, maka pelanggan listrik akan bisa mendapatkan keuntungan dari hasil produksi listriknya. Sebut saja biaya penggunaan listrik PLN satu bulan adalah 1,3 juta rupiah. Namun karena telah melakukan ekspor listrik dari panel surya ke PLN sebenar 800 ribu rupiah, makan biaya yang akan dibayarkan hanya mencapai 500 ribu rupiah.

Bambang pun berharap agar masyarakat menjadi semakin banyak yang memasang panel surya di setiap atap rumah mereka. Sebab langkah ini selain memberikan keuntungan finansial, juga turut dapat memperkuat ketahanan energi di Indonesia. Ia juga menjelaskan bahwa harga panel surya saat ini semakin murah. Harganya dapat turun sampai 25% hanya dalam 3 tahun. Menurutnya, dengan biaya semakin murah, cost sekarang hanya Rp 15 juta per kWp.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk membantu ketahanan energi Indonesia? Mungkin dengan cara ekspor listrik ini adalah cara yang bisa dicoba.

I'm a writer from wanita.me