Culture

Para Penjahat Wanita Dari Masa ke Masa (Part 2)

By  | 

Dalam sejarahnya, dunia kriminal tidak hanya didominasi oleh kaum pria. Mereka yang berparas cantik dan feminin turut mewarnai sejarah kriminalitas dari masa ke masa. Dalam artikel sebelumnya, telah diulas beberapa penjahat wanita dari abad 17 hingga 19 yang melegenda. Salah satu di antaranya bahkan beroperasi di laut sebagai perompak. Sementara beberapa lainnya beraksi dengan motif keuangan hingga politik. Kali ini WANITA.me mengulas para penjahat wanita yang terkenal atas aksinya di sepanjang tahun 1900’an.

Kate ‘Ma’ Barker (1873-1935)

Kate Barker memiliki julukan “Ma” karena ia menjadi “Ibu” bagi gengnya yang menjalankan berbagai operasi penculikan, pembunuhan dan perampokan bank di bagian barat tengah Amerika Serikat. Geng tersebut dikenal dengan nama Barker-Karpis. Nama itu berasal dari nama keluarga Barker dan Alvin Karpis, seorang teman anak tertuanya, Fred Barker. Kate kemudian menjadi bagian dari “Public Enemy”, sebuah terminologi yang dicetuskan sebuah Komisi Kejahatan di Amerika Serikat pada masa itu untuk melabeli para kriminal.

Culture | Profile

Foto: Ist

Atas aksi-aksi kejam geng Barker-Karpis, Kate menjadi buruan nomor satu FBI. Pada tahun 1935 di tempat persembunyiannya, geng Barker-Karpis disergap oleh FBI dan terlibat baku tembak. Kate, Fred dan anak buahnya tewas secara tragis oleh tembakan sporadis personil FBI. Walaupun demikian, beberapa kisah biografi Kate Barker yang memuat kesaksian para personil FBI yang turut serta dalam penyergapan mengungkapkan bahwa Kate Barker memberikan perlawanan yang cukup sengit dengan senjata mesinnya. Bertumpuk-tumpuk senjata, amunisi dan uang ribuan dolar ditemukan di rumah lokasi tewasnya Kate Barker.

Bonnie Parker (1910-1934)

Bonnie merupakan partner in crime dari Clyde Chestnut Barrow. Duo kriminal tersebut dikenal secara populer dan melegenda dengan nama Bonnie & Clyde. Bersama-sama, mereka merampok dan membunuh di Amerika Serikat bagian tengah. Mereka beroperasi di masa Great Depression, di mana terjadi krisis keuangan di Amerika Serikat yang mengakibatkan melonjaknya angka pengangguran dan kelaparan di seantero Amerika Serikat.

Culture | Profile

Foto: Ist

Bonnie lahir pada tahun 1910 di Rowena, Texas. Semasa kecilnya, Bonnie cukup berprestasi di sekolah dan tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia akan tumbuh dewasa sebagai kriminal. Ia bahkan dikenal berbakat di bidang sastra dan bercita-cita untuk menjadi aktris. Pada tahun 1930, ia bertemu dengan Clyde. Clyde yang memang dikenal sebagai seorang kriminal dan cinta Bonnie yang terlalu dalam untuknya akhirnya membawa Bonnie bergabung dengan gengster yang menaungi Clyde. Geng tersebut terkenal atas aksi perampokan bank dan pembunuhan. Pada tahun 1934, Bonnie dan Clyde tewas ditembak oleh polisi dalam baku tembak yang cukup sengit.

Lynette Fromme (1948-sekarang)

Aksi Lynette yang paling terkenal adalah upayanya membunuh Presiden Amerika Serikat, Gerald Ford, pada tahun 1975. Atas aksinya tersebut, ia diganjar hukuman penjara seumur hidup. Pada tahun 2009 ia dibebaskan sebagai masa percobaan setelah 34 tahun mendekam di penjara. Semasa kecil hingga remajanya, Lynette dikenal sebagai penari dalam grup Westchester Lariats. Bersama grup tersebut, Lynette sempat tur keliling Eropa dan tampil di Gedung Putih di tahun 1950’an.

Culture | Profile

Foto: Ist

Gaya hidupnya berubah ketika ia mulai mengenal alkohol dan narkotika pada tahun 1963. Lynette kemudian mengenal dunia kriminalitas ketika bergabung dengan Manson Family, sebuah komunitas yang dipimpin oleh Charles Manson yang terkenal atas aksi pembunuhan aktris Sharon Tate pada tahun 1969. Pada tahun 2017, media Newsweek memberitakan bahwa Lynette sering terlihat di daerah Marcy, New York, dan tinggal bersama seseorang yang ditengarai adalah kekasihnya.

Maria Licciardi (1951-sekarang)

Di dunia mafia Italia, Maria merupakan tokoh utama di sindikat bernama Camorra dan klan Licciardi. Maria bahkan memiliki julukan “La Madrina” atau “The Godmother”. Maria dikenal sebagai pimpinan tanpa pesaing dalam kurun 1993 hingga penangkapannya pada tahun 2001. Bersama kelompoknya, Maria bermarkas di Napoli. Setelah sang ayah, Gennaro Licciardi, meninggal, klan Licciardi mulai goyah karena banyak yang ingin menduduki kursi kepemimpinan sang ayah. Ditambah, kedua saudara Maria, Pietro dan Vincenzo juga telah tertangkap.

Culture | Profile

Foto: Ist

Sebagai satu-satunya penerus tahta Licciardi yang tersisa, Maria mengambil kursi kepemimpinan dan berhasil menyatukan 20 klan Camorra dan membentuk koalisi yang sangat kuat. Dalam kepemimpinannya, Maria mengatur berbagai bisnis ‘bawah tanah’ seperti penyelundupan narkotika, prostitusi hingga perlindungan (beking). Salah satu persona Maria di kalangan masyarakat lokal adalah kedermawanannya. Maria seringkali terlibat dalam aktivitas-aktivitas sosial bagi lingkungan dan keluarga miskin. Pada tahun 1999, klan mulai terpecah belah akibat ketidaksepahaman mengenai penjualan heroin. Perang antar klan dan pembunuhan terjadi di mana-mana. Maria kemudian dilirik aparat sebagai orang yang bertanggungjawab. Pada tahun 2001, Maria akhirnya tertangkap.

Aileen Wuornos (1956-2002)

Culture | Profile

Foto: Ist

Aileen dikenal sebagai pembunuh berantai yang menelan korban tujuh pria di Florida, Amerika Serikat, pada tahun 1989-1990. Bukti persidangan menunjukkan bahwa Aileen menggunakan senjata api revolver kaliber 22 dalam pembunuhannya. Dalam persidangannya, Aileen membantah melakukan pembunuhan dan bahwa ia hanya membela diri dari upaya pemerkosaan. Aileen diketahui berprofesi sebagai pekerja seksual. Pengadilan memutuskan hukuman mati untuk Aileen dan pada tahun 2002 ia dieksekusi dengan metode suntik mati. Kisah Aileen difilmkan pada tahun 2003 dengan judul Monster yang dibintangi oleh Charlize Theron.

~ Muggle Writer & Half-blood Musician ~