Living

Pesona Cantik Cinque Terre, Lima Desa di Pesisir Laut Mediterania (Part 3)

By  | 

Tidak akan ada habisnya pesona cantik Cinque Terre ini jika Anda lihat dengan mata kepala sendiri. Di hari kedua Anda bisa mengunjungi Corniglia, Manarola dan Riomaggiore.

Hari Kedua

Corniglia

            Dapat dipastikan kunjungan Anda ke Corniglia ini membuat stamina Anda cukup terkuras. Mengapa? Desa Corniglia terletak persis di tengah keempat desa lainnya dan terletak pada tanjung kecil di ketinggian 100 meter di atas laut. Corniglia adalah satu – satunya desa tanpa akses langsung ke laut dibandingkan dengan keempat desa lainnya.

pesona cantik cinque terre

Nindy Handoyo / wanita.me

Begitu menginjakkan kaki di stasiun kereta Corniglia, Anda harus melewati jalan setapak yang bernama Lardarina, yakni jalan setapak yang berupa anak tangga sebanyak 377 buah yang dikelola dengan baik. Desa yang merupakan desa romawi kuno ini memiliki mata pencaharian utama di bidang pertanian. Gaya bangunan di Corniglia pun berbeda dengan desa lainnya, di sini terlihat seperti desa di pedalaman dibandingkan dengan desa yang terletak di pesisir pantai.

Manarola

Manarola bisa dikatakan sebagai desa ter-populer dibandingkan desa lainnya. Mengapa? Karena disinilah rumah – rumah berwarna warni yang tersusun rapi dan sangat instagramable itu berada. Manarola berdiri di atas bukit batu dengan tinggi 70 meter di atas permukaan laut.

pesona cantik cinque terre

Nindy Handoyo / wanita.me

Turun dari stasiun kereta di Manarola, Anda hanya perlu berjalan melewati perkampungan nelayan dan melewati banyak restoran yang menyajikan makanan laut khas pesisir laut Mediterania selama 5 menit, lalu tibalah Anda di pusat wisata. Manarola juga menjadi tempat favorit wisatawan untuk berenang, karena palung nya yang tidak terlalu dalam dan cukup besar dibandingkan dengan Riomaggiore. Disini Anda juga akan menemukan banyak wisatawan yang melompat dari atas karang yang tinggi ke dalam laut mediterania yang biru dan jernih. Sungguh menyegarkan!

Riomaggiore

            Turun di stasiun kereta Riomaggiore Anda membutuhkan waktu 10 menit untuk berjalan kaki hingga ke pantai utama, tempat wisata dari desa ini. Lagi – lagi di sepanjang perjalanan Anda akan menemukan bangunan – bangunan dan rumah – rumah warga lokal yang di cat warna warni namun dengan warna jendela yang sama, yakni warna hijau. Jika Anda pergi dengan pasangan Anda, maka tempat ini dan juga Manarola menjadi tempat ideal untuk menikmati sunset berdua dengan ditemani pizza asli Italia ataupun Fritto Misto yang Anda beli dari kedai – kedai kecil maupun restoran. Sounds romantic, right?

pesona cantik cinque terre

Nindy Handoyo / wanita.me

Yang lebih romantisnya lagi, di Riomaggiore ini terdapat jalan setapak penghubung ke desa Manarola yang bernama Via dell’Amore yang dalam bahasa Indonesia berarti jalan cinta. Anda dapat menempuh jalan ini selama 45 menit untuk bisa sampai di Manarola. Sepanjang perjalanan Anda akan merasakan suasana romantis dengan pemandangan ke laut lepas dan banyaknya gembok – gembok cinta yang dipasang di sepanjang jalan cinta ini. Seperti lazimnya jembatan – jembatan di Eropa yang dihiasi dengan gembok – gembok cinta dan bertuliskan nama pasangan. Lalu sebagai simbol cinta sejati yang tidak akan terpisahkan, kunci gembok dilemparkan ke laut, identik dengan jembatan cinta Ponts des Arts di Paris.

For a Pessimist, im a pretty Optimistic