Culture

Mengangkat Kisah Onggy Hianata Dalam ‘Terbang Menembus Langit’

By  | 

Dalam rangka menyambut rilisnya di bioskop pada tanggal 19 April 2018, Senin minggu lalu (16/04) Terbang Menembus Langit diputar secara khusus untuk khalayak media dan beberapa tamu undangan di XXI Kemang Village, Jakarta. Terbang Menembus Langit merupakan film garapan Fajar Nugros. Ia merupakan salah seorang penulis dan sutradara tanah air yang sangat produktif. Melalui film tersebut, Fajar mengangkat kisah nyata perjuangan hidup seorang pengusaha keturunan Tionghoa asal Kalimantan, Onggy Hianata.

Culture | Movies

Foto: Ist

Dalam acara screening film Senin minggu lalu, Onggy berkesempatan hadir. Ia mengungkapkan bahwa seluruh kejadian di film benar-benar terjadi. Onggy juga memuji Fajar karena dapat meramu penggalan-penggalan kejadian hidupnya menjadi sebuah kisah yang utuh. Kisah A Chun, panggilan Onggy di film, dielaborasi secara kronologis, mulai dari masa kecil hingga hijrahnya ke kota besar. Salah satu keunggulan Fajar dalam mengemas film ini adalah tidak menyertakan kisah Onggy setelah sukses. Ia mengungkapkan bahwa hal tersebut memang tidak dilakukan untuk menghindari glorifikasi capaian-capaian hidup yang bersifat materi.

Salah satu hal yang menjadi bahasan menarik dalam konferensi persnya adalah mengenai sejarah dan budaya semasa Onggy kecil. Ia mengungkapkan bahwa di masa kecilnya, bahasa Mandarin adalah bahasa kesehariannya. Bahkan sekolah masih mengajarkan mata pelajaran bahasa Mandarin hingga Orde Baru melarangnya pasca peristiwa 1965. Selain itu, Onggy juga mengenang bahwa anak-anak sepantarannya di Tarakan, selalu dididik bahwa kalau ingin sukses, pergilah ke Jawa. Dalam hal tersebut, ‘Jawa’ yang dimaksud adalah Surabaya, bukan Jakarta. Onggy mengutarakan bahwa mungkin Surabaya posisinya lebih dekat daripada Jakarta.

Dion Wiyoko, sebagai pemeran utama, mengakui kesulitannya dalam memerankan sosok Onggy. Salah satunya adalah mengatur ritme emosi agar penonton dapat terbawa dalam adegan-adegan serius yang dialami Onggy. Dion kemudian mengungkapkan bahwa salah satu trik yang dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan mengingat-ingat pengalaman buruknya sendiri sambil berimajinasi secara bebas, seperti pernah ditipu orang dan membayangkan punya istri yang mau melahirkan tapi tidak punya duit untuk ke rumah sakit.

Culture | Movies

Foto: Ist

Salah satu tamu undangan khusus yang turut menghadiri screening film Terbang Menembus Langit adalah Sinta Nuriyah Wahid, istri mantan presiden RI, Gus Dur. Beliau datang bersama putrinya Inayah tentunya dengan kawalan Paspampres. Dalam video berita yang dirilis oleh Tribunnews (16/04), Ibu Sinta mengungkapkan bahwa film tersebut sangat menginspirasi di mana setiap orang yang berjuang dengan bersungguh-sungguh akan selalu dapat meraih cita-citanya.

~ Muggle Writer & Half-blood Musician ~