Penggunaan kosmetik di kalangan wanita tentu menjadi satu hal yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Dalam kehidupan sehari-hari, kehadiran alat yang berguna untuk menambah kecantikan baik krim perawatan kulit, minyak rambut, alat perias wajah dan mata, serta masih banyak jenis kosmetik lainnya ini sangatlah penting.

 

Di zaman milenial seperti sekarang ini, ada banyak sekali produk kosmetik yang memiliki fungsi dan manfaat yang beragam. Untuk itu, sebelum membeli produk kecantikan kamu harus teliti dan bisa membedakan mana kosmetik yang asli dan mana yang palsu. Seperti kita ketahui, jika saat ini banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab memalsukan suatu produk kosmetik.

Adapun ciri kosmetik palsu salah satunya adalah tidak adanya alamat kantor atau pun pabrik yang dicantumkan dalam produk, tidak ada tanda izin dari BPOM, tidak ada keterangan bahan-bahan yang digunakan dalam produk, dan memiliki bau serta warna yang tidak wajar. Jika kamu nekat menggunakannya karena harga yang murah, maka kamu wajib waspada akan bahaya yang mengintai saat menggunakan kosmetik palsu, seperti berikut ini.

1. Iritasi pada kulit

Kosmetik Palsu
Foto: Ist

Bahaya yang mungkin terjadi saat menggunakan kosmetik palsu adalah iritasi pada kulit, baik itu kulit tubuh maupun kulit wajah. Jika kamu memiliki kulit yang cenderung sensitif, pastikan membeli kosmetik yang asli atau bisa beli di outlet resmi merek kosmetik yang kamu gunakan. Umumnya, kosmetik palsu tidak memiliki standar keamanan yang pasti dan jelas. Kita tidak tahu bahan-bahan yang digunakan menggunakan bahan yang aman atau tidak. Iritasi karena kosmetik palsu biasanya akan memicu kulit bengkak, terasa terbakar, menipis dan kulit mengelupas.

2. Breakout

Kosmetik Palsu
Foto: Ist

Untuk mencegah timbulnya jerawat dalam jumlah yang banyak dan bersamaan, kebersihan kulit wajah haruslah terjamin. Namun apa jadinya jika kamu masih menggunakan produk kosmetik palsu yang mengandung bahan kimia? Tak bisa terbayangkan bukan? Kebersihan dalam proses pembuatan kosmetik palsu yang tidak dibuat di laboratorium tentu memiliki tingkat kebersihan yang tidak terjamin. Alhasil, bakteri bisa saja tercampur dengan bahan pembuat kosmetik. Karena kebersihan yang tak terjamin ini mampu memicu timbulnya breakout yang membuat rasa percaya diri hilang seketika.

3. Penyakit kulit yang serius

Kosmetik Palsu
Foto: Ist

Selain breakout dan iritasi, penggunaan kosmetik oplosan juga bisa berakibat fatal. Biasanya, kosmetik palsu menggunakan bahan merkuri sebagai bahan utama untuk memutihkan wajah maupun tubuh. Penggunaan merkuri secara terus menerus pada permukaan kulit dapat membuat lapisan kulit menipis. Dengan menipisnya kulit, makin rentan terhadap paparan bakteri dan virus lainnya. Tak hanya iritasi biasa saja, penyakit kulit yang berbahaya seperti kanker kulit bisa saja timbul saat penggunaan kosmetik tidak dihentikan.

4. Memicu penyakit gagal ginjal

Kosmetik Palsu
Foto: Ist

Meskipun produk perawatan dan kecantikan ini tidak dikonsumsi secara langsung, namun bahan-bahan berbahaya yang digunakan dapat diserap tubuh melalui kulit. Saat bahan kimia masuk dalam tubuh maka ia akan menumpuk pada organ penting seperti ginjal. Dalam hal ini bahan kimia akan merusak ginjal dan menghilangkan fungsi ginjal dalam tubuh manusia, sehingga berakibat fatal yakni timbulnya penyakit gagal ginjal.

5. Terjadinya iritasi pada mata

Kosmetik Palsu
Foto: Ist

Bahaya lain yang mengintai adalah adanya infeksi atau pun iritasi pada mata yang mungkin saja terjadi. Penggunaan kosmetik khusus mata yang memiliki unsur kimia dapat menjadikan mata iritasi, seperti bengkak. Akibat fatal lainnya adalah penglihatan yang menjadi buram.

Kulit merupakan investasi paling utama terutama bagi kaum hawa. Penggunaan kosmetik abal-abal bisa saja merusak jaringan kulit. Peredaran kosmetik palsu yang makin hari makin merebak membuat kita harus lebih waspada dalam memilih kosmetik. Meski memiliki harga yang lebih murah, penggunaan kosmetik palsu dapat memicu bahaya yang mungkin terjadi pada kulit.

Post your comments on Facebook