Indonesia merupakan negara yang kaya akan tradisi, budaya dan kulinernya. Setiap daerah di tanah air mempunyai makanan khas dari masing-masing daerahnya.

Salah satu bentuk keanekaragaman budaya Indonesia di bidang kuliner adalah jajan tradisionalnya. Jika banyak jajanan tradisional dari negara lain yang mendunia jajanan tradisional Indonesia ini malah semakin lama semakin berkurang jumlahnya.

Terlebih lagi, di masa belakangan ini banyak dimana gerai kuliner internasional yang semakin merajalela di Indonesia. Namun begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa jajanan tradisional selalu mempunyai tempat khusus di hati para pencintanya.

Berikut ini merupakan 6 jajanan tradisional yang semakin lama semakin berkurang jumlahnya

1. Geplak

6 Jajanan Tradisonal Indonesia yang Dapat Anda Buat di Rumah (Part I)
Kue Tradisional Geplak

Makanan khas ini merupakan salah satu makanan yang berasal dari Bantul, Yogyakarta. Terbuat dari parutan kelapa dan gula merah atau gula pasir, dan memiliki tekstur yang keras tetapi tidak terlalu keras. Geplak sendiri mempunyai ciri khas dengan warnanya yang bervariasi.

Untuk resepnya sendiri, kue geplak ini cukup dengan :
• 375 gram tepung beras
• 250 gram gula pasir
• ½ gelas air matang
• ½ butir kelapa lalu diparut memanjang
• Garam secukupnya.

Proses pembuatannya, sangrailah terlebih dahulu tepung beras sampai kering, lalu tambahkan kelapa parut dan aduk sampai rata dan sisihkan. Dilain tempat, rebus gula bersama dengan air sampai mendidih dan gulanya larut kemudian angkat. Masukan adonan kelapa lalu aduk dengan cepat sampai gula berserta kelapa benar-benar tercampur dan juga mengental. Jika sudah mengambil adonan, lalu bentuk bulat-bulat sekitar sebesar bola ping-pong. Lalu tunggu sampai adonan yang sudah terbentuk dingin dan mengeras.

2. Cenil

6 Jajanan Tradisonal Indonesia yang Dapat Anda Buat di Rumah (Part I)
Kue tradisional Cenil

Cenil merupakan jajanan pasar yang berbahan dasar dari tepung kanji. Kue cenil pada prosesnya merupakan tepung kanji yang dilarutkan dengan air lalu diaduk sampai mengental dan kemudian diberi pewarna makanan da dibentuk memanjang sesuai dengan selera. Untuk bentuknya biasa dibentuk sepanjang kelingking orang dewasa.

Untuk resep cenil, cukup dengan :
• 250 gram tepung kanji
• 1 sendok teh garam
• 1 embar daun pandan, cuci bersih
• ½ butir buah kelapa, pilih yang agak tua, lalu parut
• 100 gram gula pasir
• Pewarna makanan secukupnya

Proses pembuatannya, pertama buat untuk taburannya terlebih dahulu. Ambil kelapa parut, daun pandan, dan juga garam, lalu kukus saja selama kurang lebih 15 menit. Angkat lalu sisihkan. Kedua untuk proses cenil, masak 125 ml air sampai mendidih, ambil 1 sdm tepung kanji lalu larutkan dengan 2 sdm air dingin. Setelah tercampur masukkan saja ke dalam air mendidih tadi, lalu aduk yang rata sampai mengental. Masukkan sisa dari tepung kanji sedikit-sedikit kedalam air tadi, aduk terus sampai rata dan hingga airnya menjadi adonan yang kental dan mudah untuk dibentuk. Untuk membuat tampilannya lebih menarik, ambil adonan tadi dan begi menjadi beberapa bagian lalu beri pewarna makanan sesuai dengan selera Anda. Setelah diberi warna, bentuklah adonan memanjang sebesar jari kelingking Anda, lalu sisihkan. Masak 2 liter air dan rebus adinan kue cenil yang sudah siap. Setelah mengapung atau terapung dalam rebusan air tersebut itu tanda sudah matang, lalu angkat dan tiriskan. Tahap terakhir, Anda tinggal menggulingkan cenil yang sudah ditiriskan diatas parutan kelapa yang sudah dikukus. Cenil siap disantap.

3. Onde-onde

6 Jajanan Tradisonal Indonesia yang Dapat Anda Buat di Rumah (Part I)
Kue tradisional Onde-onde

Merupakan jajanan pasar yang sangat populer di Indonesia, berbentuk bulat dengan ukuran sedang yang terbuat dari tepung terigu atau tepung ketan. Onde-onde terdapat isi yaitu kacang ijo yang lembut. Onde-onde masih dapat anda ditemukan di pasar dengan harga yang murah.

Untuk resep onde-onde sendiri cukup dengan :
• 225 gram tepung ketan
• 75 gram kentang kukus, haluskan
• ¼ sdt Gula pasir
• 175 cc Air hangat
• 100 gram Wijen
• Secukupnya air matang untuk celupan adonan

Bahan isi
• 100 gram kacang ijo kupas, rendam selama 1 jam dan kukus 25 menit
• 100 cc santan
• 1/8 sdt garam
• 50 gram gula pasir
• 1/8 sdt wanili bubuk

Untuk proses pembuatannya, pertama buat adonan untuk kulit terlebih dahulu. Dengan cara mencampur tepung ketan, kentang, gula dan gara. Masukkan air hangat sedikit demi sedikit, masak sampai adonan kalis dan mudah dibentuk. Timbang adonan di 20 gram. Untuk isi, blender kacang ijo dan santan, masukkan ke dalam panci tambahkan gula, garam dan vanili. Masak sampai adonan alis. Dan timbang adonan isi di 10 gram. Cara membuatnya ambil adonan kulit, lalu pipihkan tambahkan isi. Bulatkan kembali lalu celup ke air dingin dan gulingkan ke wijen. Goreng dengan api sedang sampai kuning kecolatan.

Setelah artikel ini, wanita.me akan membahas kembali 3 jajanan tradisional Indonesia beserta dengan resep dan cara pembuatannya. Yaitu, Kue lupis, kue putu, dan kue klepon.

Post your comments on Facebook