Sehat adalah nikmat dari Tuhan yang terkadang diabaikan oleh manusia. Salah satu cara paling aman bagi tubuh adalah melakukan gaya hidup sehat. Namun, terkadang ada beberapa hal di masyarakat yang membuat rancu dan melakukan kebiasaan salah untuk tetap sehat.

Di masyarakat banyak tersebar mitos tentang gaya hidup sehat. Alih-alih melakukan hal yang benar, kebanyakan orang malah berperilaku bisa merugikan kesehatan. Berikut tujuh mitos gaya hidup sehat yang harus dihindari:

  1. Orang kurus itu bebas kolesterol

Living-food
Foto : Ist

Ada yang bilang kalau orang kurus itu enak karena bebas kolesterol dan gemuk itu badannya penuh kolesterol. Faktanya, hal ini salah. Karena tidak ada pengaruh yang menghubungkan. Faktor genetiklah yang memiliki peranan penting dalam tingginya kolesterol dalam tubuh. Selain itu, ada faktor pola makan dan malas gerak yang menyebabkan kolesterol menjadi momok membahayakan.

  1. Tidak boleh makan di atas jam 8 malam

Penelitian dari Oregon Health and Science University Amerika Serikat yang menyebutkan kalau itu mitos tidak benar. Mitos ini muncul karena pada malam hari, kebanyakan orang akan malas bergerak sehingga kalori yang dikeluarkan pun sedikit. Hal inilah yang sebenarnya memicu obesitas.

  1. Kalau makan salak bisa menyebabkan sembelit

Living-food
Foto : Ist

Faktanya, makan salak bersama kulit arinya itu bisa memperlancar kerja usus. Hal ini terjadi karena ada kandungan serat yang tinggi.

  1. Wajib minum 8 gelas sehari

Living-food
Foto : Ist

Ternyata kewajiban minum delapan gelas air putih sehari itu hanya mitos. Karena Spiro Tshidos dari La Trobe University meneliti air dari tubuh manusia bisa didapatkan dari makanan, buah dan sayur. Jadi, meminum minimal delapan gelas sehari itu tidak memiliki dasar ilmiah sama sekali.

  1. Jika permen karet tertelan akan menempel di lambung dan butuh waktu lama untuk mengeluarkannya

Living-food
Foto : Ist

Memang permen karet itu tidak bisa dicerna oleh lambung tetapi bisa dikeluarkan dari tubuh. Tidak butuh waktu lama hanya beberapa hari saja dan akan keluar secara alamiah.

  1. Jangan makan coklat bikin gemuk

Living-food
Foto : Ist

Menurut Jansen Ongko, coklat mengandung lemak nabati yaitu cacao. Sebenarnya yang berbahaya adalah kandungan dari coklat itu sendiri, misalnya campuran gula. Tentu saja ini yang membuat obesitas bagi penikmat coklat. Penelitian dari University Of Copenhagen menyebutkan, dark chocolate bisa membuat rasa kenyang dan tidak membuat obesitas. Jadi coklat itu aman asal memperhatikan dengan betul kandungannya.

  1. Makan coklat buat wajah jerawatan

Living-food
Foto : Ist

Ini adalah mitos yang salah karena jerawat ditimbulkan oleh pola makan yang tidak sehat dan perubahan hormon. Jadi jangan menyalahkan coklat karena ada jerawat di wajah kamu ya?

Post your comments on Facebook