Bulan suci Ramadhan selalu disambut meriah oleh umat Islam di Indonesia. Berbagai tradisi unik menyambut datangnya bulan penuh berkah ini kerap kita saksikan. Hal ini dilakukan lantaran Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dan tradisi tersebut sudah berlangsung lama, sejak awal mula penyebaran agama Islam ke nusantara sekitar abad ke-7 silam.

Berikut ini ada 7 tradisi unik yang sering dilakukan umat Islam di negara kita:

  1. Ziarah kubur. Tradisi ini sering juga dikenal dengan nyekar atau nyadran. Menurut sejarah, tradisi ini sendiri sudah mulai lazim dilaksanakan sejak zaman Wali Songo. Ziarah ke makam keluarga dan kerabat yang telah meninggal tiap awal Ramadhan ini memang tidak mempunyai kekuatan hukum secara Islam. Namun inilah tradisi yang berkembang di masyarakat luas, guna mengobati rindu pada kerabat yang telah lama meninggal dunia. Selain itu, kebiasaan ziarah kubur ini sebagai pengingat kepada kita pribadi, bahwa semua manusia akan merasakan mati. Tidak heran di kota-kota besar setiap jelang Ramadhan, Taman Pemakaman Umum (TPU) senantiasa dipadati peziarah.

    Culture | opinion
    Foto : Ist
  2. Mandi bersama. Kebiasaan ini mengandung makna penyucian diri dari segala dosa supaya ketika menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan menjadi lebih khusu’. Jika di Sumatera Barat, mandi bersama ini dikenal dengan istilah balimau maka di daerah lain dinamakan padusan. Tradisi mandi bersama-sama ini dilakukan di sebuah kolam atau sungai juga sudah menjadi kebiasaan yang hanya ada di Indonesia saja.

    Culture | opinion
    Foto : Ist
  3. Dugderan. Masyarakat di kota Semarang punya tradisi unik sambut Ramadhan, namanya dugderan. Kegiatan dugderan meliputi menabuh bedug berkali-kali yang diiringi tembakan suara meriam lalu dilanjutkan dengan parade yang meriah.

    Culture | opinion
    Foto : Ist
  4. Nyorog. Lain lagi di kawasan masyarakat Betawi, tradisi nyorog selalu dilakukan setiap akan menyambut bulan Ramadhan. Nyorog yakni saling bertukar makanan dengan para kerabat, tetangga dan sahabat guna mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Betawi.

    Culture | opinion
    Foto : Ist
  5. Munggahan. Tradisi masyarakat Pasundan mempunyai tradisi yang cukup unik menyambut datangnya bulan Ramadhan namanya munggahan. Munggahan berarti makan bersama baik di kantor, di rumah maupun di tempat terbuka bersama para sahabat, kerabat dan orang-orang terdekat sebagai mempererat silaturahmi.

    Culture | opinion
    Foto : Ist
  6. Pawai obor. Sekarang hampir setiap daerah sudah melakukan pawai obor sembari berkeliling dalam rute yang telah ditentukan. Warga berjalan kaki membawa obor secara beriringan dan beramai-ramai sebagai penanda bagi masyarakat luas bahwa bulan Ramadhan sudah tiba.

    Culture | opinion
    Foto : Ist
  7. Jalur pacu. Di Riau ada tradisi menggelar lomba perahu dimana satu perahu ditumpangi oleh beberapa orang dan berpacu dengan perahu lainnya. Masyarakat di provinsi Riau tidak hanya melakukan tradisi jalur pacu ini menjelang Ramadhan saja. Namun juga dalam rangka memperingati hari-hari besar nasional, seperti merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.

    Culture | opinion
    Foto : Ist

Itulah 7 tradisi unik yang ada di Indonesia guna menyambut datangnya bulan Ramadhan. Bagaimana di daerah Anda?

Post your comments on Facebook