Pernahkah kalian mengetahui bayi mungil dan lucu bernama Adam Fabumi? Sejak dilahirkan April 2017 lalu, Adam menderita penyakit langka bernama Trisomy 13. adam memiliki kromosom ekstra yang menyebabkan catatan fisik, keterbelakangan mental berat, kelainan jantung bawaan, bibir sumbing di bagian dalam, ekstra jari tangan atau kaki, sampai masalah di bagian kepala karena tidak adanya pembuangan cairan otak ke seluruh tubuh (dandy walker syndrom). Hal itu semua mempengaruhi motorik Adam yang membuatnya besar kemungkinan terkena hidrocefallus.

adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @adamfabumi

Orang tua Adam, Ratih Megasari dan Kiagoos Kamaludin menerima keadaan yang terjadi pada anaknya. Ratih mengungkapkan perjuangannya dan suami menghadapi penyakit langka yang diderita putranya sejak masih dalam kandungan. Awalnya dokter kandungan Ratih sempat ragu terhadap sindrom yang menimpa kandungannya. Saat itu, dokter tak langsung memberikan vonisnya, ia meminta Ratih dan suami memeriksakan kandungannya ke dokter kandungan lain. Kelainan tersebut terjadi pada saat umur kandungan Ratih di usia 4 bulan masuk ke 5 bulan. Menurut penjelasan dokter sindrom tersebut terjadi bukan karena faktor kelalaian orang tua. Melainkan spontan terjadi saat pembelahan sel dalam kandungan. Setelah vonis tersebut, Ratih meminta kepada suami untuk menceritakan hal itu kepada seluruh keluarga intinya. Dan beruntungnya, kedua keluarganya menerima keadaan itu, dan terus menyemangati Ratih agar tetap semangat dan tidak bersedih.

adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @adamfabumi

Saat lahir ke dunia lewat proses persalinan normal, Adam sama sekali tak menangis. Bayi mungil ini hanya merintih dan tubuhnya membiru. Sehingga langsung dilarikan ke Ruang NICU dan diberi bantuan pernafasan. Hal itu membuat Ratih tak bisa berlama-lama bersama Adam. Mengetahui kondisi putranya akan terlahir dengan syndrome tersebut, dia dan suami telah mempersiapkan diri secara mental agar ikhlas dengan apa yang sudah dititipkan oleh Tuhan kepadanya. Namun sebagai manusia biasa, dia tetap memiliki rasa sedih. Setelah tujuh hari Adam dirawat di Rumah Sakit, Adam harus menjalani tindakan operasi trakeostomi. Ini merupakan tindakan pembuatan lubang dari leher menuju trakea untuk memasang tabung pernapasan. Hal itu disebabkan oleh Patau Syndrome yang dideritanya. Setelah itu, Adam juga didiagnosa mengalami kebocoran jantung atau PDA (Patent Ductus Arteriosus) sebesar 3,5 mm. Darah beroksigen dan yang tidak pada jantung Adam juga bercampur akibat kerusakan ruas jantung. Kondisi ini dikenal dengan ASD (Atrial Septal Defect). Adam juga mengalami kelainan dinding jantung akibat terdapat lubang pada area pemisah jantung. Kondisi ini disebut dengan VSD (Ventricular Septal Defect).

Orang tua Adam, Ratih dan Ludi sudah menempuh segala cara dan upaya agar Adam dapat dirawat dan tumbuh layaknya bayi normal. Mulai dari membelikan ventilator sampai berobat ke Singapura. Tetapi takdir berkata lain, rupanya Tuhan lebih sayang dengan Adam. Walaupun kita tahu, semua orang sangat menyayangi Adam. Hari Rabu, 22 November 2017 Adam telah berpulang menghadap yang maha kuasa. Hal tersebut diumumkan oleh Prima Watie, perawat yang sehari-hari menjaga Adam, melalui akun media sosialnya. Watie mengunggah foto tersebut dan langsung dibanjiri oleh ucapan duka cita dari para netizen. Banyak yang tidak menyangka dengan kepergiaan Adam yang begitu cepat, padahal Adam mampu bertahan melewati masa-masa kritis dan dinginnya ruang NICU di rumah sakit.

adam fabumi | Family Profile
Foto: Ist
adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @ratihmegasari

Sebelum ini, Adam sejatinya sudah menginspirasi banyak orang tidak tercekuali dengan grup musik RAN. Rayi, Asta dan Nino, yang juga mengajak Yura Yunita untuk berkolaborasi, baru saja merilis video klip terbaru berjudul ‘Melawan Dunia’. Video klip ‘Melawan Dunia’ baru saja dirilis pada Senin, 20 November 2017. Baru dua hari dirilis, video itu sudah menempati posisi trending YouTube ke-34 dan sudah mendapat 214 ribu views. Video klip ini terinspirasi dari kekuatan cinta sepasang kedua orang tua Adam. Orang tua Adam selalu mengunggah foto buah hati kecilnya melalui akun @adamfabumi. Sebagai bayi istimewa dan seorang little warrior, Adam menjadi anugerah terindah untuk Ratih dan Ludi.

adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @adamfabumi
adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @adamfabumi
adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @adamfabumi
adam fabumi | Family Profile
Foto: IG @ratihmegasari

Ratih dan Ludi ingin mematahkan pendapat orang tentang trisomy 13 dan ingin melawan dunia. “#LudidanRatih punya 1001 alasan untuk lelah dan menyerah. Tapi meraka memilih untuk tetap #MelawanDunia dengan percaya pada satu harapan yang mungkin dunia ini hanya mereka saja yang percaya.” begitulah caption yang tertulis di akun YouTube RANforyourlife. Mereka yakin bahwa Adam bisa sehat dan berkumpul bersama keluarga dengan suka cita. Untuk itu, RAN feat Yura Yunita secara lengkap mengabadikan kisah cinta Ratih dan Ludi dalam video klip Melawan Dunia. Tetapi,kini Adam telah berpulang ke rumah Tuhan. Video tersebut tentu menjadi kenangan terakhir Adam yang berhasil menginspirasi RAN, Yura Yunita, dan tentunya seluruh orang tua di dunia ini. Melalui Instagram, RAN juga mengucapkan salam perpisahan untuk Adam (22/11/2017). “Selamat jalan sayang. #TerimaKasihAdam atas inspirasi & semangat yang sudah ada kamu tularkan ke kami selama ini. Forever you’ll stay in our hearts.” Selamat jalan Adam….

Post your comments on Facebook