Kate Spade, seorang fashion designer dan pebisnis yang terkenal dengan produk handbag berlabel Kate Spade New York, Selasa (05/06) ditemukan meninggal dunia di apartemennya, di New York. Dikutip dari CNN (06/06), pihak kepolisian New York dan beberapa saksi menerangkan bahwa kematian Kate terindikasi akibat bunuh diri. Polisi juga menemukan secarik surat yang ditulis Kate kepada suami dan anaknya.

Culture | Profile
Foto: Ist

Produk tas tangan Kate Spade New York merupakan salah satu produk legendaris di Amerika Serikat. Kate dan sang suami, Andy Spade, mendirikan label tersebut pada tahun 1993. Kate kemudian menjadi salah satu desainer ternama di Amerika Serikat karena sukses melambungkan labelnya hanya dengan bermodalkan enam desain tas tangan. Bersama sang suami, Kate berhasil mengekspansi labelnya secara global ke Amerika Utara dan Jepang.

Pada tahun 1999, Kate menjual 56% saham Kate Spade New York ke Neiman Marcus senilai $33.6 juta. Kemudian pada tahun 2007 seluruh perusahaan diakuisisi oleh Liz Claiborne. Sejak saat itu, Kate secara resmi meninggalkan perusahaan dan semakin jauh dari bisnis rancang tas tangan. Melalui twit resminya, Kate Spade New York menyatakan bahwa meskipun telah lebih dari 10 tahun Kate tidak lagi bersama mereka, Kate akan selalu dirindukan dan dihormati atas karya-karyanya.

Terkait kematiannya, pihak keluarga Kate mengungkapkan bahwa ia menderita penyakit mental dan sedang menjalani terapi dalam beberapa tahun terakhir. Reta Saffo, kakak perempuan Kate, kepada The Kansas City Star (05/06) mengaku sangat sedih namun tidak terlalu terkejut dengan kabar kematian sang adik. Dalam 3-4 tahun terakhir, Reta sering mondar-mandir ke New York untuk membantu Kate menjalani pengobatannya. Sayangnya, menurut Reta, Kate berkali-kali selalu urung mengikuti program rehabilitasi karena takut merusak image labelnya.

Culture | Profile
Foto: Ist

Untuk menghormati Kate dan rancangannya, The Council of Fashion Designers of America mengeluarkan rilis yang menyatakan Kate sebagai talenta berbakat yang turut membentuk lanskap fashion Amerika. Selain itu, figur publik lain seperti Chelsea Clinton turut memberikan kesannya melalui media sosial. Chelsea mengenang tas tangan Kate Spade pertamanya ia dapatkan semasa kuliah dari neneknya dan hingga kini ia masih memilikinya untuk mengenang sang nenek dan tentunya, Kate Spade.

Post your comments on Facebook