Sebuah album kompilasi telah resmi diliris Jagonya Musik dan Sport Indonesia (JMSI). Album bertajuk Story Of A Broken Heart berisi nama-nama musikus pendatang baru hingga penyanyi papan atas Indonesia.

Suara-suara merdu dan khas dari Gita Gutawa, Once Mekel, Adera, Mytha Lestari, Slank, Wizzy, sampai Tata Janeeta, hadir dalam satu album dan menemani kegalauan dalam nada.

Kenapa album ini lahir? Menurut Steve Lilywhite, CEO JMSI, dia membuat album ini karena melihat betapa masyarakat sangat menyukai lagu-lagu yang memiliki nuansa galau. Steve Lilywhite yang juga mantan produser U2 memahami budaya ini sejak memilih menetap di Indonesia. Steve yang juga peraih Grammy Awards ini mendapat kesimpulan melalui pengamatannya bahwa lagu dengan tema sedih dan baper biasanya lebih populer di Indonesia.

Steve ingat tiga bulan sebelum lahirnya album ini, dia bersama tim sedang mengadakan meeting dan mengutarakan kalau Steve ingin memiliki kompilasi lagu sedih. Dan sekarang Steve bangga dengan lahirnya album Story of A Broken Heart ini.

Salah satu penyanyi, Wizzy, yang menjadi line up dalam album ini juga mengutarakan rasa bangganya bisa hadir dan memberikan suaranya pada album Story of A Broken Heart. Dia merasa sangat bangga bisa bergabung bersama musikus lain dalam album Story of A Broken Heart. Begitu juga dengan Mytha Lestari yang hadir pada peluncuran album ini.

Culture | musik
Foto : Ist

Dalam album ini, terdapat sepuluh lagu bernuansa galau. Di antaranya adalah Tata Janeeta dengan “Sang Penggoda” (feat Maia Estianty) dan “Korbannya”, Gita Gutawa dengan “Rangkaian Kata”, Once Mekel dengan “Takkan Terganti”, Wizzy dengan “Bawa Hatimu”, Marsha Zulkarnain dengan “Hati Terlatih”, Azmi dengan “Pernah”, Adera dengan “Serpihan Hati”, Mytha Lestari dengan “Takkan Pernah Mati”, serta Slank dengan “Terlalu Pahit”.

Yang spesial dalam pembuatan album ini, Once mekel tidak hanya bernyanyi di dalamnya, tapi juga sebagai produser. Album ini berawal dari Once dan Steve yang terinspirasi lagu galaunya Tata Janeeta, Sang Penggoda karya Maia Estianty. Mereka pun mencari lagu dengan tema yang sama untuk dijadikan satu dalam album Story of A Broken Heart.

Culture | musik
Foto : Ist

Untuk lagu-lagu yang pedih dan menyayat hati akan dibawakan oleh Once Mekel, Tata Janeeta, Gita Gutawa, Adera Mytha Lestari hingga Slank.

Awalnya, Once dan produser ternama Steve Lillywhite dari Jagonya Musik & Sport Indonesia terinspirasi dari lagu galau Tata Janeeta, Sang Penggoda karya Maia Estianty. Setelah mencari lagu bertema serupa rupanya layak untuk dijadikan satu album. Ternyata, menurut Once, banyak sekali lagu-lagu yang bagus, kemudian dipilihlah tema Broken Heart.

Steve bangga dan senang dapat menyatukan musik-musik berkualitas hingga lahirlah album kompilasi berisi lagu patah hati.

Post your comments on Facebook