Pernahkah Anda melihat seseorang yang mempunyai kebiasaan makan terus menerus? Itu akibat ia tidak mampu menahan rasa laparnya. Dia selalu merasa lapar setiap waktu dan sangat sulit mengendalikan hasrat makannya yang diluar kelaziman ini. Tahukah Anda orang seperti ini bukanlah atas keinginan mereka semata, namun lebih karena ada permasalahan yang terdapat dalam sistem metabolismenya.

Alex Brown, seorang wanita berusia 25 tahun mengidap ‘penyakit’ lapar terus-menerus yang dikenal dengan nama Prader Willi Sindrom. Sindrom ini merupakan masalah yang terdapat pada kelainan genetik yang sulit untuk disembuhkan. Akibatnya bisa menyebabkan masalah makan yang berlebihan dan nantinya akan beresiko memicu obesitas.

Culture|Profile
Foto : Ist

Menurut pengakuan Alex, ketika ia bangun tidur pada pukul 05.30 pagi perutnya akan merasa sangat kelaparan. Ia mengidentifikasikan kondisi laparnya pada waktu bangun tidur pagi itu, bagaikan orang yang belum menyentuh makanan selama 3 hari. Prader Willi Sindrom ini sudah diidap oleh Alex Brown sejak usianya baru saja mencapai 3 tahun. Walaupun Alex merasakan lapar terus menerus sepanjang hari, tubuhnya masih berfungsi dengan baik.

Seperti yang dilansir dari Metro, sindrom kelaparan ini disebabkan oleh adanya kerusakan gen paternal di kromosom 15 yang mengganggu fungsi hipotalamus. Hipotalamus sendiri merupakan bagian otak yang mengontrol pelepasan hormon.

Dengan kondisi tersebut menyebabkan akan terganggunya masalah kognitif, perilaku, perkembangan DNA genital yang terlambat, dan juga berimbas pada masalah berat badan. Alex sendiri dilahirkan dalam kondisi otot yang lemah. Saat kecil ia juga menjalani terapi wicara karena menderita gangguan kognitif dan bermasalah dengan berat badan.

Orangtua Alex pada awalnya belum paham dengan ‘penyakit’ Prader Willi Sindrom yang di idap putri mereka. Sehingga lemari makan dirumah selalu dikunci agar Alex mengurangi rasa laparnya. Disamping itu bobot tubuh Alex akan segera bertambah bila mengonsumsi makanan yang manis. Sementara metabolisme tubuhnya sendiri kian melambat.

Culture|Profile
Foto : Ist

Menyadari kondisi Alex yang berbeda, maka orangtuanya menyediakan makanan sehat di rumah. Namun, ketika usia remaja dan sudah mempunyai Surat Izin Mengemudi, ia kerap mengunjungi restoran cepat saji McDonald dengan frekuensi beberapa kali dalam satu minggu.

Kemudian menyikapi permasalahan yang di hadapi oleh Alex, dokter menyarankan dia untuk diet Weight Watchers. Diet yang direkomendasikan dokter yang merawatnya ini menggunakan sistem poin untuk melacak asupan kalori seseorang. Alex harus bersyukur, karena ternyata diet tersebut mampu membatu dirinya atas kendali menahan rasa lapar akibat Prader Willi Sindrom. Sekarang, menu makanannya sehari-hari terdiri dari oatmeal untuk sarapan, buah dan kacang untuk makan siang serta makan malam Alex mengonsumsi salad atau daging ayam. Sesekali Alex diperbolehkan menyantap es krim kesukaannya dan tidak lupa ia juga harus menjalani latihan zumba selama 45 menit setiap hari.

Culture|Profile
Foto : Ist

Mengubah gaya hidup yang sudah ia jalani sejak kecil bukan perkara mudah bagi Alex Brown, si wanita pengidap kelainan genetik Prader Willi Sindrom yang menyebabkan ia kesulitan mengontrol rasa laparnya terhadap makanan. Namun ia bertekad melakoni semua ini untuk kesehatan fisik dan mentalnya.

Post your comments on Facebook