India dikenal sebagai negara dengan film dan tarian yang menjadi ciri khasnya. Namun, kesenjangan sosial masih menjadi masalah pelik di negara Shahrukh Khan itu. Ananya Birla, salah satu dari sekian banyak orang yang peduli dengan masalah tersebut. Di usiannya yang mudah dia berhasil menyambut penghargaan dan membantu mengatasi masalah tersebut.

Culture-profile
 

Ananya Birla, tak banyak yang mengenal gadis 22 tahun ini. Rasa sosialnya yang tinggi mendorongnya untuk mendirikan Svatantra Microfinance. Lembaga keuangan mikro ini didirikan Ananya untuk membantu para wanita kurang beruntung di daerah pedesaan India agar bisa  mengembangkan bisnis mereka dan menjadi mandiri. Menurut gadis kelahiran 17 Juli 1994 ini, keuangan mikro memberikan dukungan untuk kaum termiskin di dunia dan memberikan kesempatan bagi mereka yang belum pernah mendapatkannya.

Dibawah kepemimpinannya Svatantra Microfinance memenangkan Gold Award for Best Start-Up (Skoch Financial Inclusion and Deepening Awards, 2014). Selain itu Ananya Birla mendapatkan penghargaan ET PANACHE Trendsetter 2016 untuk  pebisnis muda untuk kerja. Bisnis yang dirintis saat usianya 17 tahun ini, sekarang telah memiliki lebih dari 700 pekerja dan 70 cabang di empat negara bagian di India.

Culture-profile
Foto : Ist

Ananya juga merupakan Co-Ketua Dewan Keuangan Mikro ASSOCHAM di India. Bisnis dari anak pengusaha terkaya No. 10 di India ini terus berkembang. Pada tahun 2016, Birla menjadi pendiri dan CEO CuroCarte, sebuah platform e-Commerce mewah berbasis inventaris global.

Kepeduliannya pada dunia sosial juga membawanya untuk mendirikan Mpower bersama ibunya. Sebuah lembaga yang bertujuan membasmi stigma negatif terhadap orang-orang dengan penyakit jiwa di India. MPower juga bertanggung jawab untuk membuka pusat perawatan untuk anak-anak yang menderita kondisi kesehatan mental. Dimana selama ini mereka didiskrimasikan dan diabaikan.

Culture-profile
Foto : Ist

Ananya Barla juga seorang musisi handal. Single terbarunya  Livin’ the life telah menembus pasar internasional dan meraih penghargaan platinum. Sebuah pencapaian luar biasa yang membawa predikat single bahasa Inggris pertama di India dimana banyak orang sangat menyukainya. Memang wanita peraih Forbes Asia’s Women to Watch ini sudah menyukai musik sejak kecil. Dari usia 9 tahun Ananya mempelajari Santoor (instrumen tradisional India) juga alat musik lainnya. Saat kuliah dia sudah bisa menciptakan lagu sendiri. Kini musik telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Culture-profile
Foto : Ist

Menurut gadis lulusan Ekonomi & Manajemen, Universitas Oxford, jangan takut bermimpi, bekerja keras dan menggapainya. Usia dan jenis kelamin bukanlah suatu penghalang.

Post your comments on Facebook