Seorang perancang busana ternama asal Paris, Olivier Rousteing, baru-baru ini mengungkapkan bahwa para supermodel yang berjaya di tahun 1990’an merupakan sosok-sosok yang tangguh, kreatif dan memiliki citra positif. Berbeda dengan supermodel zaman sekarang yang karir dan popularitasnya dapat difasilitasi secara instan oleh beragam media yang ada. Lalu apa kabarnya para supermodel 90’an? Simak berita terhangat mengenai mereka berikut ini.

Naomi Campbell

Wanita bernama lengkap Naomi Elaine Campbell yang lahir 47 tahun silam ini hingga kini masih aktif di dunia model. Karir profesionalnya yang dimulai sejak tahun 1978 telah membawanya berpetualang ke berbagai perhelatan modeling dunia. Label berkelas dunia seperti Marc Jacobs, Yves Saint Laurent, Prada, Chanel, Dolce & Gabbana dan Burberry pernah menggunakan sosok cantik Naomi untuk produk-produknya. Naomi juga dikenal sebagai model kulit hitam pertama yang muncul di majalah Time, Vogue Perancis dan Vogue Rusia.

Culture | Profile
Foto: Ist

Karirnya yang sudah 30 tahun lebih di dunia model sepertinya belum akan berakhir. Pada awal tahun ini, Naomi tampil di peragaan busana Versace, Balmain dan Louis Vuitton. Meskip telah teruji kualitas modeling-nya, Naomi mengungkapkan bahwa rasa gugup masih selalu menghinggap sebelum berjalan di catwalk. Baginya, rasa gugup tersebutlah yang memacu dirinya untuk terus menjadi model yang lebih baik. Senioritas dan kedewasaan Naomi di dunia permodelan baru-baru ini ditunjukannya ketika mengkritik Ulyana Sergeenko, seorang perancang busana asal Rusia, yang mengunggah kata-kata rasis di akun instagramnya.

Claudia Schiffer

Claudia Schiffer merupakan ikon 90’an dari label Guess dan Chanel. Profil dan foto Claudia telah muncul di lebih dari 1.000 majalah fashion dunia. Supermodel asal Jerman ini pernah bertunangan dengan pesulap tersohor David Copperfield. Claudia juga pernah membintangi beberapa film seperti Richie Rich (1994), The Blackout (1997), Zoolander (2001) dan Love Actually (2003).

Culture | profile
Foto : Ist

Pada tahun 2007, kepada media Jerman, Fivetonine, Claudia sempat menyatakan mundur sejenak dari dunia selebritas karena kejenuhannya melihat dunia tersebut yang dipenuhi oleh bintang-bintang instan, meskipun tetap aktif untuk beberapa perhelatan fashion lokal. Namun, baru-baru ini Claudia muncul kembali untuk mempromosikan buku fotografinya dan juga produk make-up terbarunya. Buku fotografi Claudia tercatat pada daftar best-selling chart di situs Amazon. Sementara produk lipstiknya yang dinamakan “Layercake” menjadi produk kosmetik terlaris di Jerman.

Cindy Crawford

Bagi mereka yang awam dengan dunia model di tahun 90’an, supermodel yang satu ini terkenal melalui video klip George Michael berjudul Freedom! ‘90. Padahal, sebelumnya Cindy Crawford telah melenggang di berbagai catwalk kelas dunia bersama teman-teman seangkatannya Naomi Campbell dan Claudia Schiffer. Di luar kerjasamanya dengan label fashion ternama seperti Versace, Christian Dior, Calvin Klein, DKNY dan Hermes, Cindy juga terkenal sebagai ikon Pepsi tahun 90’an.

Culture | Profile
Foto: Ist

Baru-baru ini, Cindy kembali muncul di majalah InStyle Magazine untuk label Versace dalam rangka mengenang mendiang Gianni Versace. Selain itu, nama Cindy juga selalu muncul seiring dengan popularitas anak-anaknya, Kaia dan Presley Garber, yang juga menekuni dunia modeling. Ulah anak-anaknya yang sering meledek Cindy di media sosial juga tak luput dari sorotan media. Pepsi, dalam iklan terbarunya yang baru dirilis pekan lalu, kembali menampilkan sosok Cindy Crawford bersama anaknya Presley dengan temanya generasi Pepsi.

Post your comments on Facebook