Apa kamu pernah mendengar aplikasi chatting bernama Callind? Atau mungkin kamu salah satu dari 70 ribu pengguna awal aplikasi tersebut?

aplikasi callind | Technology
Foto: Ist

Aplikasi Callind merupakan aplikasi dengan fitur yang mirip dengan Whatsapp dan BBM. Kita dapat menggunakannya untuk chat privat, broadcast message, pengiriman foto, telepon, dan juga video call. Aplikasi Callind memang belum diluncurkan secara resmi tetapi sudah tersedia dan dapat kamu unduh di aplikasi Android, Play Store. Walau belum diluncurkan secara resmi, sudah tercatat sebanyak 70 ribu pengguna aplikasi tersebut sampai saat ini.

aplikasi callind | Technology
Foto: Ist

Pencipta aplikasi Callind merupakan seorang wanita asal Indonesia. Wanita asal Kebumen ini bernama Novi Wahyuningsih, ia merupakan Alumnus D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada dan usianya baru 26 tahun. Novi telah mengembagkan karirnya dari usia 18 tahun sampai mampu menjadi direktur utama di beberapa perusahaan berbasis IT di Malaysia dan Indonesia. Diantaranya, Direktur Utama PT. Wahyu Global Abadi, Direktur Utama PT. Callind Network International, Direktur Utama PT. Rise Solution International, dan Komisaris PT. Rise Halcyon Solution.

Perempuan ayu kelahiran Kebumen, 6 November 1991 ini juga pernah terjun di dunia politik. Ditandai dengan keseriusannya mencalonkan diri pada pemilihan legislatif (Pileg), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) 2014 lalu—­­untuk Dewan Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VII (Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara). Novi menjadi salah satu calon legislatif termuda di Indonesia (20 tahun) saat itu. Meski gagal, ia mendapatkan 43.000 suara. Angka yang cukup besar untuk usia yang belum banyak ditempa ujian dan pengalaman berpolitik. Masih sangat muda dan sukses, namun untuk mencapai titik itu, Novi memiliki cerita perjalanan hidup yang berliku nan rumit. Semangat dan jiwa mudanya yang membara, serta keberanian mengambil keputusan menurut Novi adalah kunci dari semua pencapaiannya.

aplikasi callind | Technology
Foto: Ist

Dibesarkan di desa, ayah dan ibu Novi hanya pernah mengalami pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Sebagai anak tertua dari empat bersaudara, Novi merasa memiliki peran besar untuk keluarganya. Saat kuliah Novi mengaku hanya mendapatkan kiriman 200 ribu. Masuk ke semester dua, Novi bertekad menghasilkan uang sendiri dengan merambah dunia bisnis. Yang sekaligus menjadi titik balik hidupnya hingga ia membuat sebuah karya bernama Callind, aplikasi sosial media yang siap mendunia. Peluncuran resmi aplikasi Callind ini direncanakan dilakukan pada bulan Februari 2018 di Jakarta, ditargetkan penggunanya akan mencapai angka 10 juta pengguna dalam 1 tahun dan sampai 50 juta pengguna dalam kurun waktu 3 tahun setelahnya. Novi berharap bahwa Callind dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, dan mampu menjadi raja di negara sendiri serta mampu bersaing di dunia.

Selain aplikasi Callind, ternyata Novi sudah menciptakan 5 platform digital lainnya yaitu Meotalk, Monzter, happybird, metgames dan vooilaa. Saat ini tidak hanya sibuk mengembangkan perusahaan yang ia miliki, Novi juga sering bepergian ke beberapa kota di Indonesia untuk memenuhi undangan mengisi workshop/seminar sebagai pembicara. Bahkan ia sering diundang untuk mengisi acara berskala nasional ataupun Internasional. Semoga dengan karya dan ide yang Novi ciptakan, akan selalu menjadi kebanggaan Indonesia dan Dunia.

Post your comments on Facebook