Suatu malam pada tahun 1960 di Hamburg, Jerman, seorang fotografer lokal bernama Astrid Kirchherr sedang berjalan santai menyusuri trotoar kota sampai akhirnya terhenti di depan sebuah klub karena tertarik mendengar alunan musik. Musik tersebut dimainkan oleh sebuah band baru asal Inggris yang sedang merintis karir. Band tersebut adalah The Beatles. Kala itu formasi emas The Beatles bahkan belum terbentuk. Ringo Starr belum bergabung. The Beatles masih beranggotakan lima orang termasuk Stuart Sutcliffe dan Pete Best. Atas ketertarikannya pada The Beatles, Astrid kemudian meminta agar dapat memotret mereka sebagai project isengnya. Siapa sangka ternyata The Beatles booming dalam skala global dan Astrid kemudian dikenal dunia sebagai fotografer resmi pertama bagi The Beatles.

Culture | Profile
Foto: Ist

Astrid Kircherr lahir di Jerman pada tahun 1938. Ia menghabiskan masa kecil dan remajanya dalam lingkup perang dunia. Selama Perang Dunia II berkecamuk, Astrid dievakuasi oleh sang Ayah, yang juga seorang eksekutif Ford Motor cabang Jerman, ke sebuah pulau di kawasan Laut Baltik. Dalam beberapa kesempatan wawancara, Astrid mengenang masa-masa gelap perang di mana ia melihat banyak sekali mayat bergelimpangan dan situasi Hamburg yang hanya bersisa puing-puing reruntuhan.

Pasca Perang Dunia II, Astrid berkesempatan mendaftar kuliah ke Meisterschule fur Mode, Textil, Graphik und Werburg di Hamburg. Di sana ia mendalami studi rancangan busana. Pada perkembangannya, para pengajar melihat bakat Astrid di bidang fotografi hitam-putih. Seorang pengajar mata kuliah fotografi bernama Reinhard Wolf menyarankan Astrid mengubah jurusan studinya dengan janji akan mempekerjakannya sebagai asisten bila ia lulus nanti. Astrid mengawali karir profesionalnya sebagai asisten Reinhard dari tahun 1959 hingga 1963.

Sebelum bertemu dengan The Beatles, Astrid hanya mengenal musik jazz standar seperti karya-karya Nat King Cole dan The Platters. Astrid mengenang bahwa lagu-lagu The Beatles terus tengiang di kepalanya dan membuatnya ingin selalu dekat dengan mereka. Bersama dua temannya, Astrid menjadi penonton tetap The Beatles di Hamburg hingga Stuart Sutcliffe menaruh pandangannya terhadap Astrid. Mereka kemudian sempat bertunangan hingga Stuart akhirnya meninggal pada tahun 1962.

Culture | Profile
Foto: Ist

Selain diakui sebagai fotografer resmi pertama bagi The Beatles, Astrid dikenang sebagai orang yang bertanggungjawab atas model rambut moptop para personilnya. Dalam wawancaranya dengan BBC Radio pada tahun 1995, Astrid mengenang bahwa model rambut tersebut sangat populer di kalangan anak muda Jerman dan tidak ada yang orisinil dari idenya. Astrid melanjutkan bahwa Stuart adalah yang pertama memintanya mencukur rambutnya dan mengeluarkan krim rambut untuk merapikannya. John Lennon dan George Harrison kemudian hanya ikut-ikutan saja.

Selain jepretannya untuk The Beatles, foto-foto lain karya Astrid telah dipamerkan di berbagai eksibisi foto di dunia. Astrid bahkan suka kesal apabila terus-menerus diidentikkan sebagai fotografer The Beatles. Ia mengenang pada tahun 1960’an, profesi fotografer wanita sangatlah diremehkan di industrinya meskipun The Beatles tidak pernah berbicara buruk tentang foto-foto jepretan Astrid. Pada bulan Februari lalu, buku fotografi Astrid bersama The Beatles dirilis dengan judul Astrid Kircherr with The Beatles. Buku fotografi tersebut mempresentasikan masterpiece Astrid dalam merekam orisinalitas suatu masa dan sebuah bakat anak-anak muda melalui dedikasi dan sentuhan artistiknya sebagai fotografer profesional.

Post your comments on Facebook