Batik adalah kain khas Indonesia yang masing-masing daerah memiliki ciri tersendiri dalam motifnya. Kebanyakan orang mengenal batik berasal dari daerah Jawa seperti Cirebon, Madura, Yogyakarta dan lainnya. Namun, di ibu kota sendiri juga memiliki batik khas yang disebut batik Betawi Terogong.

Masing-masing motif batik menyimpan filosofi yang dalam dan sarat akan arti sejarah. Begitupun dengan Batik Betawi Teronggong, dikenalkan oleh seorang wanita bernama Siti Nurlaela, kain khas Jakarta ini sudah sampai ke manca negara termasuk India dan Inggris. Bahkan miss universe pun pernah membatik batik Betawi Terogong saat berkunjung di Indonesia.

Culture-entrepreneur
Foto : Ist

Sejak zaman Belanda, sebenarnya Jakarta sudah memiliki batik khas yang dikenal dengan nama batik Djakarta. Namun, kemudian batik ini perlahan-lahan mulai tak terdengar lagi. Akhirnya, pada tahun 2012 Siti Nurlaela berniat menghidupkan kembali dan melestarikan batik Jakarta. Berkat bantuan LKB (Lembaga Kebudayaan Betawi) yang bekerja sama dengann Seraci batik, memberikan pelatihan selama tiga bulan pada warga Betawi untuk belajar membatik. Pelatihan yang begitu singkat membawa sebuah pengaruh besar terhadap lahirnya Batik Betawi Terogong.

Culture-entrepreneur
Foto : ist

Mengangkat berbagai hal yang berhubungan dengan Betawi, batik yang berlokasi di daerah Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan ini membawa motif yang unik. Berbeda motif seperti di Solo, Madura atau daerah lain. Motifnya sangat beragam yang menyimbolkan Betawi yang ada di ibu kota sebagai kota metropolitan. Unik dan hanya ada di Betawi itulah ciri khasnya, misalnya motif  ondel-ondel, patung Pancoran, monas ataupun hal lain yang terkait dengan kesenian di sana.

Tak hanya memberdayakan perempuan di sekitarnya untuk membatik di tempatnya, Siti Nurlaela juga telah mengubah kampung Terogong menjadi Kampung Batik Terogong. Tak hanya memproduksi batik tetapi menyediakan wadah khusus untuk kursus membatik. Jadi, ketika berkunjung ke sana Anda bisa melihat proses membatik dengan gratis. Tetapi, jika ingin membatik hanya dengan biaya yang terjangkau Anda sudah bisa belajar menggunakan canting dan membawa pulang hasil batiknya.

Culture-entrepreneur
Foto : ist

Hanya dengan harga Rp 125ribu sampai 500ribu batik cap Betawi Terogong ini bisa Anda bawa pulang. Namun, jika ingin batik tulisnya dengan kisaran harga Rp 350ribu sampai satu juta rupiah pun sudah bisa jadi oleh-oleh khas Betawi.

Tertarik memiliki batik khas Betawi ini?

Post your comments on Facebook