Dengan berkembangnya digital yang semakin menggila di tengah pertumbuhan para kaum millennial seakan tidak bisa dipisahkan. Berbagai macam jenis media sosial juga kian bermunculan dengan jenis dan fungsinya masing-masing. Aplikasi ini juga memberikan solusi beramal secara online untuk para kaum millennial.

beramal secara online | Technology
Foto: Ist

Dunia maya yang sekarang ini menjadikan wadah untuk berinteraksi atau pusat informasi telah menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi, banyaknya jenis media sosial yang sering dipakai mayoritas berasal dari luar negeri. Hal inilah yang kemudian mendasari tiga pemuda asal Solo menciptakan sebuah aplikasi bernama ‘Oorth’ sebagai sosial media karya anak bangsa. Bukan hanya sebagai media sosial aplikasi, Oorth juga mengangkat kebudayaan lokal. Sehingga para kaum millennial atau pengguna lainnya bisa tetap menjaga apa yang sudah menjadi karakteristik bangsa kita. Oorth sendiri diinisiasi oleh tiga anak muda, Krishna Adityangga, Mulyono Herman dan Dhanny Ardiansyah. Krishna dan Dhanny berasal dari Solo. Sedangkan Mulyono berasal dari Bogor.

beramal secara online | Technology
Foto: Ist

Masuknya Oorth, akan bersaing dengan aplikasi media sosial lain yang sudah populer seperti Instagram, Facebook dan Twitter. Meski harus bersaing dengan nama-nama besar tersebut, para inisiator Oorth optimistis aplikasi mereka bakal diminati masyarakat karena memiliki fitur yang berbeda. “Awalnya aplikasi ini dirancang berbasis kearifan lokal. Banyak aplikasi sejenis, hanya saja aplikasi tersebut dibangun bukan berdasarkan budaya lokal,” kata Chief Information Officer (CIO) Oorth Mulyono Herman. Oorth saat ini sudah bisa dicoba dalam versi beta dengan mendownloadnya di www.oorth.id.

Chief Executive Officer (CEO) Krishna Adityangga mengungkapkan “Sudah sepatutnya budaya lokal Indonesia kembali lagi diangkat dengan pengemasan yang sesuai dengan era digital, oleh karena itu Oorth hadir untuk mengemas empat budaya lokal Indonesia, 3S (Senyun, Salam, dan Sapa), gotong royong, oro-woro, dan iuran yang kita wujudkan dalam empat fitur unggulan Oorth yakni Chat, Stream, Digital Wallet dan Donasi”. Ia juga menjabarkan bahwa Oorth memiliki empat fungsi utama yaitu chat, donasi, e-wallet dan stream (komunitas). Fitur dari unggulan aplikasi karya anak negeri ini ialah digital wallet dan donasi stream yang berfungsi untuk memudahkan komunitas dalam penyelenggaraan kegiatan crowdfunding. Mudahnya bertransaksi secara online juga diterapkan pada fitur ini. Pengguna tidak perlu lagi repot karena sudah dapat langsung menyalurkan donasinya secara online.

beramal secara online | Technology
Foto: Ist

Mengimbangi tren yang telah terjadi di generasi digital saat ini, Oorth sendiri fokus terhadap dua fitur unggulannya. Untuk kamu yang memang ingin berdonasi tanpa harus repot-repot mendatangakan instansi yang ingin kamu sumbangi. Melalui digital wallet dan donasi stream kamu sudah dapat melakukannya. Dengan fitur digital wallet, pengguna Oorth tidak hanya dapat memanfaatkannya untuk berinteraksi antar sesama. Tetapi pengguna juga dapat memanfaatkannya untuk iuran bersama ataupun berdonasi pada fitur donasi stream. Fitur penggalangan dana yang dikelola oleh pengguna Oorth ini nantinya akan menampilkan daftar program donasi yang telah diajukan oleh berbagai komunitas untuk diinformasikan kepada calon donatur.

beramal secara online | Technology
Foto: Ist

Jadi, kamu tidak perlu khawatir karena transaksi donasi kamu terekam dengan jelas dan tepat pada sasaran. Semuanya kini bisa dilakukan hanya dengan smartphone yang kamu miliki. Tidak ada alasan untuk malas berdonasi karena kini Oorth hadir dengan solusi.

Post your comments on Facebook