Tak hanya para senior saja yang menyukai musik-musik rock klasik, tapi banyak juga anak-anak muda masa kini yang bisa dibilang menyukai beberapa musik hits di masa lalu. Salah satu grup band legendaris yang tak terlupakan hingga sekarang adalah Queen. Karya-karya terbaik mereka, seperti We Are The Champions, Under Pressure, Love of My Life, dan Bohemian Rhapsody merupakan contoh lagu legendaris yang tidak akan bisa dilupakan begitu saja.

Tapak tilas puncak karier Queen dan kisah sang vokalis, Freddy Mercury yang kontroversial itu akan ditampilkan kembali dalam film berjudul Bohemian Rhapsody yang sudah mulai tayang di bioskop pada 31 Oktober 2018 lalu.  Film ini bukanlah film biopik yang membosankan atau penuh dengan musik dan tarian ceria. Namun, sebuah film drama yang mengisahkan perjalanan Queen mulai dari awal berdirinya hingga bagaimana sosok Freddy Mercury yang akhirnya tutup usia karena AIDS.

Culture | Movie
Foto : Ist

Proses pembuatan film Bohemian Rhapsody ini membutuhkan waktu 10 tahun yang diwarnai dengan pergantian aktor hingga dipecatnya sang sutradara, Bryan Singer setelah proses produksi berakhir. Menariknya, dua personil asli band Queen juga turut andil untuk menyempurnakan film yang diproduseri oleh Robert De Niro ini, yaitu sang gitaris, Brian May dan drummer, Roger Taylor.

Anda pasti setuju, bahwa tidak akan ada yang bisa menggantikan sosok legendaris nan centil, penuh energi seperti Freddy Mercury. Dalam film ini, sosok Mercury yang kerap menunjukkan gerakan-gerakan ekspresifnya di atas panggung itu diperankan oleh Rami Malek. Meski dianggap tak sesempurna Mercury asli, namun Malek disebut mampu menjadi salah satu kandidat kuat sebagai aktor peraih Oscar di ajang Academy Award berkat aktingnya yang memukau dalam film ini.

Kontroversial adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kisah seorang Freddy Mercury, termasuk ketika ia akhirnya divonis menderita AIDS. Nyaris seluruh jurnalis saat itu memburu kebenaran beritanya, karena Mercury memang sempat tidak mau mengakui, bahwa ia mengidap salah satu penyakit paling mematikan tersebut. Melalui Bohemian Rhapsody, sosok seorang Mercury dikupas habis, beserta seluruh alasan mengapa ia kerap melakukan sikap-sikap liarnya selama ini.

Culture | Movie
Foto : Ist

Bagi Anda yang mengaku sebagai penggemar berat Queen pasti tahu, Bohemian Rhapsody adalah lagu yang sengaja disusun atas rumitnya konstruksi ide seorang Freddy Mercury. Bisa dibilang, ia ingin menciptakan lagu yang indah sekaligus megah. Faktanya, Mercury memang dianggap berhasil menorehkan sejarah, karena lagu tersebut akhirnya menjelma menjadi sebuah lagu yang menancapkan fondasi dalam mengkreasikan nada-nada dan lirik. Bahkan banyak pihak mengatakan, tidak akan ada yang mampu meniru pembuatan lagu ini. Meski begitu, dalam film ini Anda akan mendapat gambaran tentang kisah di balik proses pembuatan lagu legendaris yang sempat ditolak oleh produser hingga akhirnya mampu menggetarkan stadion Wembley pada tahun 1985 tersebut.

Post your comments on Facebook