Quran Indonesia Project (QuranIDProject), sebuah project yang diusung sejak empat tahun lalu oleh sekumpulan anak muda muslim Indonesia, pada hari Rabu (06/06) meluncurkan sebuah karya lagu yang berjudul “Cahaya Dalam Sunyi”. Lagu tersebut merupakan bagian dari inisiasi QuranIDProject dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Lagu “Cahaya Dalam Sunyi” melibatkan banyak musisi dan komunitas Tuli. Dalam rilis persnya, melalui lagu tersebut QuranIDProject ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebutuhan komunitas Tuli akan akses terhadap ilmu dan informasi agama Islam yang inklusif.

Culture | Music
Foto: QuranIDproject/Habibie Seruni

Tidak tanggung-tanggung, “Cahaya Dalam Sunyi” melibatkan 33 musisi ternama seperti Armand Maulana, Andien, Afgan, Tompi, Raisa, Radhini dan banyak lainnya. Band populer seperti HIVI! dan RAN juga turut serta dalam proyek lagu ini. “Cahaya Dalam Sunyi” diproduseri oleh pendiri QuranIDProject, Archie Wirija bersama dengan Rilla Lusiana dan Ifa Fachir. Dalam proses produksinya, mereka dibantu oleh musisi kawakan Indra Aziz sebagai penata vokal dan Barry Maheswara serta AMP House of Music sebagai associate producer.

Di tahun keempat berdirinya ini, QuranIDProject mengusung tagar #QuranIDProjectISYARAT sebagai pesan pendukung “Cahaya Dalam Sunyi”. QuranIDProject berkontemplasi bahwa komunitas Tuli merupakan bagian dari kelompok masyarakat yang merasa sunyi di tengah riuh dan hingar-bingarnya bedug malam takbir. Terlepas dari kebahagiaan mereka yang turut menjalani ibadah puasa sebulan penuh, komunitas Tuli memiliki kesulitan tersendiri dalam konteks silaturahim kumpul keluarga di saat lebaran.

Untuk itu, video klip “Cahaya Dalam Sunyi” digambarkan sebagai suara dari komunitas Tuli yang turut bertakbir bersama-sama merayakan indahnya hari Idul Fitri. QuranIDProject berharap bahwa lagu dan video klip “Cahaya Dalam Sunyi” dapat menggerakkan hati masyarakat untuk lebih membuka diri terhadap kebutuhan komunitas Tuli. Salah satu hal utama yang diharapkan adalah untuk mempelajari bahasa isyarat serta mengakomodasinya pada kegiatan-kegiatan dakwah seperti melibatkan juru bahasa isyarat pada ceramah di masjid atau teks pada video kajian Islam.

Culture | Music
Foto: QuranIDproject/Habibie Seruni

Video klip “Cahaya Dalam Sunyi” dapat diakses melalui YouTube pada kanal QuranIndonesia. Sementara lagunya dapat didengar via streaming pada platform musik digital seperti Spotify, iTunes, Deezer dan Apple Music. Seluruh keuntungan yang terkumpul dari proyek ini akan disalurkan bagi program edukasi #CahayaDalamSunyi. Program tersebut mengembangkan materi pembelajaran agama Islam dalam bahasa isyarat yang kreatif, inovatif dan tentunya dapat diakses oleh komunitas Tuli. QuranIDProject juga melibatkan masyarakat umum untuk berkontribusi melalui Dompet Dhuafa, Bawaberkah.org dan KitaBisa.com.

Post your comments on Facebook