Belakangan ini, nama Khabib Nurmagomedov cukup sering dibicarakan banyak orang usai kemenangannya atas Conor McGregor dalam gelaran Ultimate Fighting Championship 229 yang diadakan pada 6 Oktober 2018 lalu, di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat. Selain mempertahankan gelar juara kelas ringan, kemenangan Khabib saat menghadapi The Notorious kali ini juga menambah rekor kemenangannya menjadi 27 kali dan belum pernah sekalipun mengalami kekalahan.

Meski selalu menang, nyatanya banyak hal yang harus dikorbankan oleh Khabib Nurmagedov, salah satunya adalah cedera pada telinganya yang dikenal dengan sebutan cauliflower ear. Kondisi ini dikenal sebagai jenis kecacatan pada daun dan rongga telinga bagian luar yang disebabkan trauma tumpul secara langsung.

Apa itu cauliflower ear?

Beauty | healty & fitnes
Foto : Ist

Kata cauliflower diambil dari bahasa Inggris yang berarti kembang kol. Kondisi ini disebut cauliflower ear alias telinga kembang kol, karena biasanya bentuk kecacatan atau pembengkakan yang terjadi pada daun telinga si penderita, mirip dengan bentuk kembang kol.

Apa penyebab cauliflower ear?

Cauliflower ear biasanya terjadi karena adanya pukulan yang berulang di telinga, sehingga menyebabkan penumpukan keping darah. Akibatnya, terjadi peningkatan tekanan sehingga aliran darah di sekitarnya pun terganggu dan menyebabkan kerusakan kartilago atau jaringan tulang rawan, karena tidak menerima suplai darah yang cukup. Ketika hal ini terjadi, secara otomatis daun telinga akan melipat sendiri karena tidak adanya jaringan pendukung.

Parahnya, cedera seperti ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran, sakit kepala, bahkan membuat pandangan mata jadi kabur jika tak segera ditangani dengan baik. Bila dilihat dari profesi Khabib sebagai seniman bela diri campuran profesional, hal ini sangat mungkin terjadi karena ia sering menerima pukulan ketika tengah bertanding, sehingga menyebabkan trauma langsung di daerah telinga.

Bagaimana cara mencegah cauliflower ear?

Beauty | healty & fitnes
Foto : Ist

Pencegahan terbaik yang bisa dilakukan terhadap cedera yang dalam istilah medis dikenal dengan perichondrial hematoma ini adalah dengan menggunakan alat pelindung diri, seperti headgear. Umumnya, helm pelindung ini digunakan saat beraktivitas dalam olahraga yang memiliki risiko trauma pada telinga dan kepala.

Menghindari penggunaan obat pengencer darah ketika beraktivitas pada kegiatan olahraga yang menyebabkan kontak fisik, juga merupakan salah satu cara pencegahan yang tepat. Karena, darah yang lebih encer dapat memperburuk kondisinya dengan lebih cepat dan meningkatkan risiko trauma pada telinga.

Bagaimana cara mengatasi cauliflower ear?

Pada dasarnya, kerusakan yang ditimbulkan cauliflower ear bersifat permanen. Namun, masih ada cara untuk mencegah kecacatan akibat cedera seperti ini. Beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti penanganan dini secepatnya dengan memberikan kompres dingin menggunakan es batu, jika terjadi tanda kerusakan telinga. Kompres beberapa kali, masing-masing selama 15 menit untuk mencegah pembengkakan yang semakin parah dan menghambat adanya kecacatan pada daun telinga.

Beauty | healty & fitnes
Foto : Ist

Jika penanganan dini sudah dilakukan, tetapi masih ada sejumlah gejala mengkhawatirkan yang terjadi, maka segera periksakan diri ke dokter. Biasanya, para dokter akan memotong sedikit bagian telinga yang mengalami luka untuk mengeluarkan darah dengan cara diisap, sehingga darah yang tersumbat dapat berkurang. Hal ini juga berfungsi untuk mengurangi risiko infeksi pada telinga dan menjaganya agar tidak mengalami trauma tambahan, sehingga proses pemulihan telinga ke bentuk semula dapat berjalan normal.

Namun, jika cara ini belum berhasil maka prosedur berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan cara pembedahan atau otoplasty. Prosedur ini berguna untuk memperbaiki penampilan telinga dengan cara menghilangkan bagian telinga yang telah rusak atau menjahit untuk menyatukan telinga dan membentuk ulang daun yang rusak karena cedera tersebut. Biasanya, hasil pembedahan seperti ini akan membaik sekitar enam minggu.

Post your comments on Facebook