Baru-baru ini, Forbes merilis chart terbaru peringkat wanita terkaya di dunia. Meskipun sebagian dari mereka merupakan pewaris dari kerajaan bisnis keluarga, sebagian lain merupakan perintis yang berhasil membangun bisnisnya. Apabila digabungkan, kekayaan para wanita ini mencapai $1 trilyun lebih dan naik 20% dibandingkan chart tahun lalu. Pemeringkatan ini bersifat dinamis karena setiap harinya dipantau berdasarkan bursa saham dan nilai tukar mata uang. Berikut adalah beberapa wanita yang namanya terpampang di Forbes World’s Billionares.

Alice Walton

Alice Walton merupakan putri pendiri Walmart, Sam Walton. Hingga bulan lalu, kekayaannya tercatat senilai $46 milyar. Walmart adalah salah satu retail terbesar di Amerika Serikat. Beberapa tahun belakangan, Walmart merambah bisnis e-commerce secara masif hingga dapat bersaing dengan bisnis dagang online terbesar di Amerika Serikat yaitu Amazon. Baru-baru ini, Walmart sedang gencar mempomosikan produk dapur dan masak-memasak bekerjasama dengan media Tasty. Selain itu, di tahun ini Walmart menyiapkan empat label busana untuk merambah dunia fashion.

Culture | Profile
Foto: Ist

Wanita bernama lengkap Alice Louise Walton ini mengawali karirnya sebagai equity analyst untuk First Commerce Corporation. Kemudian meniti karir selanjutnya bersama Arvest Bank Group dan E.F. Hutton di bidang investasi. Pada tahun 1988, Alice mendirikan Llama Company yang juga bergerak di bidang keuangan dan investasi. Di luar dunia profesionalnya, Alice dikenal sebagai kolektor barang seni dan juga aktif mendanai berbagai gerakan masyarakat.

Francoise Bettencourt

Francoise Bettencourt memiliki kekayaan sebesar $42,2 milyar. Pewaris kerajaan bisnis kosmetik L’Oreal ini memiliki 33% saham atas L’Oreal. Kekayaannya kini melebihi capaian sang ibu, Liliane Bettencourt. L’Oreal merupakan salah satu perusahaan kosmetik terbesar di dunia yang berdiri sejak tahun 1909 dengan nama Oreal. Sang kakek, Eugene Schueller. merupakan seorang ahli kimia. Pada awalnya beliau hanya memasarkan hair dye untuk salon-salon lokal di Paris.

Culture | Profile
Foto: Ist

Francoise bergabung di L’Oreal sebagai Director of L’Oreal USA Inc. dan L’Oreal SA sejak tahun 1997. Di luar dunia karirnya, Francoise dikenal sebagai penulis buku-buku tentang mitologi Yunani dan hubungan Yahudi-Kristen. Pada tahun 2008, Francois terlibat dalam kontroversi di mana dirinya menuntut secara pidana rekan sang ibu, Francois-Marie Banier, yang dituduh mengambil keuntungan dari penyakit yang sedang diderita sang ibu.

Susanne Klatten

Susanne merupakan pewaris sebagian besar saham BMW. Kini kekayaannya tercatat senilai $25 milyar. Untuk nilai tersebut, Susanne menjadi wanita terkaya di Jerman. Sang Ayah, Herbert Werner Quandt adalah seorang pengusaha industrial yang menyelamatkan BMW ketika hampir bangkrut. Sejak tahun 1950’an, keluarga Quandt merupakan konglomerat yang mendirikan 200 bisnis mencakup manufaktur aki, tekstil dan bahan kimia.

Culture | Profile
Foto: Ist

Susanne memiliki latar belakang pendidikan di bidang bisnis dan keuangan. Dia mengawali karirnya di bidang periklanan pada tahun 1981 di Young & Rubicam. Ilmu bisnisnya kemudian digunakan ketika bekerja di Dresdner Bank. Kekayaan dan statusnya sebagai ahli waris salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia terkadang membuatnya kesulitan untuk bersosialisasi sehingga Susanne terkadang mengganti nama belakangnya menjadi Susanne Kant.

Diane Hendricks

Diane merupakan salah seorang pengusaha perintis yang berhasil masuk dalam daftar Forbes World’s Billionares. Bersama mendiang suaminya, Diane membangun ABC Supply, perusahaan distribusi dan manufaktur atap rumah yang didirikan sejak tahun 1982. Beberapa tahun belakangan, omset penjualan setahunnya mencapai lebih dari $8 milyar. ABC Supply berkembang secara masif dengan mengakuisisi beberapa distributor handalnya serta mengembangkan sektor bisnis ke beberapa bidang yang masih dalam lingkup pekerjaan kontraktor.

Culture | Profile
Foto: Ist

Pada tahun 1975, Diane berkarir sebagai marketing rumah non-permanen. Di pekerjaannya tersebut, Diane bertemu dengan suaminya, Kenneth, yang merupakan seorang kontraktor. Ketika menikah, mereka memutuskan untuk berkoalisi dan mendirikan usaha sendiri yang awalnya menjual atap dan jendela. Kini, Diane menjadi pemilik Hendricks Holding Company dan merupakan CEO ABC Supply. Selain itu, Diane juga sempat menjadi produser untuk beberapa film yaitu The Stoning of Soraya (2008), An Americal Carol (2008) dan Snowmen (2010).

Post your comments on Facebook