Mendengar nama Louboutin sudah tentu membuat para wanita membayangkan stiletto indah berharga selangit. Tapi tahukah kamu bahwa dibalik kesuksesan sepatu bersol merah tersebut ada seorang pria pemilik nama Christian Louboutin itu sendiri.

Fashion | designer
Foto : Ist

Christian Louboutin merupakan pria kelahiran Perancis yang merupakan otak dibalik kesuksesan brand Louboutin. Lahir pada tanggal 7 Januari 1964, pria yang kini berusia 54 tahun ini  pernah tiga kali dikeluarkan dari sekolah karena selalu mengesampingkan pendidikannya dan sibuk menggambar sepatu,  pergi meninggalkan rumah orang tuanya di usia 12 tahun, dan pindah ke rumah salah sahabatnya.

Memulai menggambar sepatu di usia remaja membuat Christian mengembangkan begitu banyak desain sepatu selama kariernya. Meski pernah memerankan beberapa film pada tahun 1970-1980an, namun pekerjaan pertamanya adalah sebagai anggota cabaret di Folies Bergères. Dia juga sering kali bertemu dengan para selebriti dalam pesta-pesta yang didatanginya.

Fashion | designer
Foto : Ist

Meski tidak pernah benar-benar mengikuti sekolah desain, Christian mempelajari seni dekorasi dan menggambar melalui training di Académie d’Art Roederer. Pria yang memiliki tiga orang saurada perempuan itu mengaku kecintaannya akan sepatu berawal di tahun 1976 saat dirinya berkesempatan melihat Museum Seni Nasional Afrika dan Oceania di Paris. Di sanalah dia pertama kali mengetahu bahwa perempuan Afrika dilarang menggunakan stiletto untuk memasuki gedung-gedung karena dikhawatirkan akan merusak lantai kayu. Gambaran itu disebutnya sangat menempel dalam benaknya hingga dia mengembangkan ide untuk menciptakan sepatu yang membuat perempuan merasa memiliki kekuatan dan percaya diri.

Christian Louboutin berhasil mengembalikan kejayaan stiletto sejak tahun 1990 hingga 2000an dengan mendesain sepatu dengan hak 12cm, bahkan lebih. Tujuannya sudah tentu membuat perempuan untuk merasa seksi, cantik, dan membuat kaki pemakainya terlihat lebih jenjang. Hingga kini Christian Louboutin sendiri telah menciptakan beberapa jenis produk lainnya seperti sepatu wanita hak datar, sepatu pria, dan beberapa sandal. Ciri khas produknya tentu saja berada pada sol merah yang memukau berbahan velvet.

Fashion | designer
Foto : Ist

Sepatu sol merahnya itu pertama kali diciptakan pada tahun 1993. Karena frustasi membuat desain sepatu yang kurang memuaskan, akhirnya dia melakukan hal spontan dengan mengecat sol sepatu buatannya dengan pewarna kuku milik asistennya yang berwarna merah. Dan sejak saat itulah sol berwarna merah menjadi bagian dari seluruh desannya dan membuatnya sukses besar.

Sepatu Louboutin tidak hanya membuat para wanita kelas atas dan para aktris jatuh cinta. Bahkan para wanita diseluruh dunia kini memimpikan untuk memiliki salah satu dari koleksi tersebut. Salah satu klien paling setia yang dimiliki Christian Louboutin adalah novelis terkenal Amerika, Danielle Steel yang disebut memiliki lebih dari 6.000 pasang sepatu Louboutin.

Post your comments on Facebook