Bagi dunia, bangunan Taj Mahal adalah simbol dari rasa kehilangan yang mendalam. Betapa tidak, Mumtaz Mahal adalah istri keempat dari Raja Shah Jahan, namun merupakan istri yang paling dicintai oleh raja, bukan hanya karena kecantikannya, melainkan kesetiaan dan dedikasi Mumtaz Mahal untuk memberikan banyak keturunan bagi sang raja.

Living | travel
Foto : Ist

Tak hanya Mumtaz Mahal yang begitu memuja suaminya, namun juga sangat besarnya cinta seorang Shah Jahan, hingga ia membangun sebuah musoleum semegah istana sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi sang istri yang meninggal saat melahirkan anak keempat belas mereka.

Living | travel
Foto : Ist

Terletak di kota Agra, Uttar Pradesh, India, proyek konstruksi pembuatan Taj Mahal mempekerjakan sekitar 20.000 pengrajin di bawah bimbingan dewan arsitek yang dipimpin oleh arsitek istana, Ustad Ahmad Lahauri. Bangunan ini mengabungkan tradisi desain Mughal (India), Turki,dan Persia, serta gaya seni Islam dalam dekorasinya. Bangunan utamanya tentu saja merupakan makam Sang Ratu, Mumtaz Mahal, yang dibangun setinggi 35 meter dan terbuat dari marmer putih bertabur batu mulia.

Taj Mahal dibangun sejak tahun 1632 hingga tahun 1653. Dikerjakan oleh  lebih dari 20 ribu orang  pekerja, pengrajin, dan seniman. Dalam sejarahnya, makam utama diselesaikan pada tahun 1648, menyusul kemudian pembangunan kebun, kolam dan bangunan pendukung di sekitar makam.

Living | travel
Foto : Ist

Ada beberapa larangan yang harus ditaati pengunjung saat berada di area makam. Salah satunya adalah tidak diperbolehkan menggunakan alas kaki. Bila pengunjung tetap ingin menggunakan alas kaki, maka harus dilapisi dengan pembungkus alas kaki yang telah disediakan oleh pihak pengelola Taj Mahal. Larangan ini muncul untuk menjaga kebersihan dan warna putih dari lantai marmer yang berumur 384 tahun dari debu, kotoran dan goresan.

Living | travel
Foto : Ist

Ada pula larangan, tidak boleh meludah, memetik bunga, dan makan disekitar area makam Mumtaz Mahal. Selain itu beberapa larangan umum lainnya seperti tidak boleh merokok, membawa senter, mencoret dinding, dan bermain api juga diterapkan di tempat indah tersebut. Namun, ada pula larangan unik, seperti tidak boleh membawa masuk sapi atau barang belanjaan, dan tidak boleh memakai helm.

Living | travel
Foto : Ist

Hingga kini, Taj Mahal masih ramai dikunjungi oleh turis yang berasal dari berbagai belahan dunia. Tercatat sebanyak tujuh hingga delapan juta pengunjung datang setiap tahunnya untuk menyaksikan secara langsung kemegahan musoleum cinta tersebut. UNESCO juga telah menetapkan Taj Mahal sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1983.

Post your comments on Facebook