Siapa yang tidak mengenal Rinaldy Yunardi? Designer fashion yang memfokuskan diri pada produk aksesoris ini patut kita berikan apresiasi. Prestasi yang dibawa sungguh tidak perlu diragukan lagi.

Berbagai karyanya telah diakui tidak hanya di Indonesia namun juga di luar negeri. Sudah banyak artis international yang menggunakan karya pria yang biasa dipanggil “Yung Yung” ini. Rinaldy pernah membuat sepatu boot untuk Katty Perry, topeng Niki Minaj yang dikenakan untuk shooting video klip, mahkota besar Aaron Kwok dan banyak yang lainnya.

Culture | event
Foto : Ist

Dibantu dengan manajemennya “The Clique” yang berada di Hong Kong, hasil karya Rinaldy Yunardi semakin dikenal dunia. Baru-baru ini terdengar berita yang membanggakan Indonesia. Rinaldy memenangkan tiga penghargaan bergengsi tingkat dunia yang diadakan di Wellington, New Zealand.

Rinaldy mengikuti kontes bergengsi yang diikuti oleh 122 peserta dari 13 negara di dunia. Kontes ini menampilkan karya para designer dunia yang bisa dikenakan oleh manusia. Di kontes World of WearAble (WOW) Art Awards Rinaldy memenangkan tiga penghargaan paling banyak jika dibandingkan dengan peserta yang lain.

Karyanya yang diberi nama ENCAPSULATE dan COSMOS masing-masing memenangkan juara pertama di tiap kategorinya. Seperti yang dituliskannya di akun instagram @rinaldyyunardi ada tiga penghargaan yang dibawanya pulang ke Indonesia, yaitu:

  1. 2017 Supreme WOW Award the ultimate achievement for wearable art designer (Penghargaan tertinggi sebagai juara umum di ajang Wearable Award dengan karyanya Encapsulate)
  2. Pemenang di kategori Avant Garde Section dengan karyanya bernama Cosmos
  3. Pemenang di kategori Open Section dengan karyanya Encapsulate
Culture | event
Foto : Ist

Para juri di ajang ini mengapresiasi karya yang dihasilkannya karena terlihat begitu unik dan sederhana namun memiliki makna yang dalam. Seperti Encapsulate yang berbentuk seperti kapsul yang terbelah melambangkan dunia yang sudah tersusun secara sistematis. Terbuat dari lampu led, dan tali-tali plastik yang nampak dibentuk sedemikian rupa terlihat sederhana namun ada kerumitan khas karya sang designer. Sedangkan Cosmos  terbuat dari bahan hitam serta perak yang menutup seluruh tubuh, headdress artistik dari rangkaian kristal.

Sebuah karya menurut Rinaldy Yunardi adalah hadir dengan desain lebih sederhana tetapi tidak mengurangi kesan modern dan kemewahannya. Keunggulan kreativitas tampil melalui struktur yang kuat, teknik rumit, serta komposisi warna dan paduan bahan yang berani, berbeda dengan koleksi utama yang lebih gemerlap.

Post your comments on Facebook