Kabar duka datang dari salah satu insan musik Indonesia. Musisi Dian Pramana Poetra wafat pada Kamis, (27/12/2018) malam kemarin usai berjuang lawan leukimia stadium 4 yang selama ini dideritanya. Berita tersebut dibenarkan oleh sahabat yang juga menjadi rekan duetnya dalam grup 2D, Deddy Dhukun. Pria yang identik dengan kacamata hitamnya itu membenarkan jika Dian Pramana Poetra telah meninggal dunia tepat pukul 20.05 WIB.

 

Dian Pramana Poetra - Wanita.me
Foto: Ist

Deddy Dhukun juga sempat mengungkap kondisi terakhir Dian yang sempat membaik. Bahkan, karena kondisinya itu pula, rekan sesama musisi ingin membuat konser penggalangan dana. Acara tersebut dijadwalkan pada Sabtu (29/12/2018) mendatang, pukul 21.00 WIB di Dimsum Festival, Kemang, Jakarta Selatan. Deddy berharap banyak teman-teman musisi yang bisa hadir dalam acara tersebut, meski pihaknya tak memaksa untuk meminta sumbangan.

Dian Pramana Poetra alias Dian PP meninggal dunia di usia 57 tahun. Beberapa rekan musisi pun turut mengunggah kabar tersebut dan menyatakan dukacita yang mendalam, seperti halnya Tompi melalui akun Twitter pribadinya. Tompi pun mengisahkan momen indah dirinya saat menerima tawaran lagu yang dibuat langsung oleh musisi legendaris tersebut.

Dian Pramana Poetra - Wanita.me
Foto: Ist

Sama halnya dengan Tompi, konduktor orkestra ternama Indonesia, Addie MS juga memastikan kabar wafatnya Dian Pramana Poetra. Pendiri Twilite Orchestra tersebut mengabarkan bahwa Dian meninggal dan akan disemayamkan di rumah duka yang ada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Dian Pramana Poetra - Wanita.me
Foto: Ist

Dian memang tercatat sebagai salah satu musisi legendaris Indonesia. Pria kelahiran Medan tersebut sempat mengikuti kompetisi Lomba Cipta Lagu Remaja 1980. Saat itu, ia berhasil meraih posisi ketiga melalui lagu bertajuk Pengabdian. Tiga tahun berikutnya, ia membentuk grup 2D bersama Deddy Dhukun dan telah merilis empat album hingga kini, masing-masing bertajuk Keraguan (1987), Masih Ada (1989), Sebelum Aku Pergi (1996), dan Peluklah Diriku (2016).

Tak cukup berhenti sampai di situ, Dian juga membentuk grup musik Kelompok 3 Suara (K3S) bersama Deddy dan Bagus A. Ariyanto dengan hits berjudul Bohong. Dian Pramana Poetra juga sempat berkolaborasi bersama Fariz RM dan merilis album berisi 13 lagu bertajuk Fariz RM & Dian PP in Collaboration With pada 2014 lalu.

Post your comments on Facebook