Siapa sangka, ternyata profesi arsitek dan pastry chef memiliki lebih banyak kesamaan dari yang mungkin pernah Anda duga. Dinara Kasko, arsitek asal Ukraina, membuktikan hal tersebut setelah banting setir menjadi seorang pastry chef atau pembuat kue. Pasca lulus dari Kharkov University Achitecture School dan menjadi arsitek, Kasko mempelajari beragam ilmu sains seperti, algoritma, matematika, dan teknik diagram serbarumit untuk membuat sebuah sketsa atau gambar bangunan. Kasko kemudian menerapkan ilmu-ilmu tersebut untuk membuat beraneka jenis kue yang tak hanya lezat, tapi juga sedap dipandang.

Living | food
Foto : Ist

Banyak orang berpendapat, kue tart buatan Dinara Kasko ini lebih menyerupai karya seni ketimbang penganan sederhana yang dijual di toko-toko kue pada umumnya. Bentuknya modern, karena dirancang menggunakan komputer mengikuti algoritma fraktal yang rumit. Tapi adonan kue tersebut tetap menggunakan bahan makanan yang enak dan tentu saja lezat.

Living | food
Foto : Ist

Kasko mengungkap, keputusannya untuk beralih profesi menjadi pastry chef dilatarbelakangi keinginannya untuk membuat sesuatu yang segar, kreatif, dan unik. Bentuk kue yang dihasilkan memang beraneka ragam, karena ia mengaku belajar banyak dari alam, triangulasi, diagram, unsur makro, dan model bangunan.

Living | food
Foto : Ist

Dalam membuat kue, Kasko dibantu oleh beberapa mesin yang salah satunya adalah printer 3D untuk membuat cetakan yang terlebih dulu dirancang menggunakan software 3DMAX. Cetakan tersebut kemudian dicetak sebagai prototype untuk membuat kue dengan bentuk tak biasa. Sejak saat itulah ia mulai bereksperimen, sehingga karyanya mulai diperhitungkan oleh banyak orang. Apalagi, cetakan silikon karyanya ini juga dijual massal secara online, sehingga banyak pastry chef yang memilikinya untuk menduplikasi karya Kasko.

Living | food
Foto : Ist

Aneka dessert berbentuk 3D dengan tampilan nyaris sempurna hasil karya Kasko ini sebagian besar ia unggah melalui akun Instagram pribadinya @dinarakasko dan situs www.dinarakasko.com. Karya terbarunya adalah sebuah mousse cake yang terbuat dari leci, bunga kaktus, stroberi, kelapa, jahe, dan juga mangga berwarna merah terang. Ada juga kue yang tampak seperti tumpukan buah ceri segar berwarna merah merona, tapi sebenarnya merupakan cake lembut dengan mousse coklat tersembunyi di dalamnya. Tak ketinggalan pula dessert cantik berwarna oranye segar layaknya tumpukan aprikot. Bagian dalamnya ternyata adalah campuran sponge cake, confit, krim, dan juga mousse yang dibuat dengan campuran aprikot kering. Kasko memang mengerjakan setiap desain kuenya dengan telaten dan teliti, mulai dari mengisi tiap garis dengan coklat cair, menata garnish, sampai menyemprotkan pewarna makanan sehingga hasilnya selalu tampak nyata, unik, dan cantik.

Living | food
Foto : Ist

Meski kini Dinara Kasko sudah cukup dikenal, ia mengungkapkan, setiap keberhasilan yang didapatkannya sekarang merupakan sebuah proses percobaan yang masih sering diiringi dengan kesalahan. Namun, dirinya selalu merasa tertantang untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih memuaskan, agar menjadi lebih kreatif lagi di masa datang.  

Post your comments on Facebook