Dentuman electronic dance music (EDM) menggema di seluruh Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, pada Jumat (8/12/2018) malam, menandakan Djakarta Warehouse Project (DWP) kembali digelar. DWP kali ini hadir dengan nama DWPX yang menandai bahwa salah satu festival EDM paling hits di Asia tersebut sudah memasuki usia 10 tahun.

foto : ist

DWPX hadir untuk memanjakan para penggemarnya selama tiga hari berturut-turut sejak tanggal 7 hingga 9 Desember 2018. Perhelatan DWP tahun ini bisa dibilang sebuah pertaruhan, karena memilih area Bali lantaran sejak pertama kali diselenggarakan, semuanya berlokasi di Jakarta. Apalagi, nama depan acara yang awalnya disebut dengan Blowfish Warehouse Project ini menyandang nama besar sang Ibu Kota. Namun, Ismaya Live selaku pihak penyelenggara berhasil mematahkan keraguan tersebut.

Tak disangka, DWPX yang dibuka dengan pagelaran tari Kecak ini menjelma menjadi acara yang tak hanya menyuguhkan sajian musik, tapi juga pengalaman konser yang benar-benar berbeda. Hal ini dapat dilihat dari berbagai venue yang memanfaatkan area GWK dengan cukup optimal. Ketiga venue DWP ditempatkan dengan apik sehingga penonton dapat merasakan sensasi konser yang berbeda, di antaranya Cosmic Station, Neon Jungle, dan Garuda Land. Contohnya saja di area Cosmic Station yang akan menyambut para penggila EDM DWP. Bila penonton ingin menuju Neon Jungle, maka mereka harus menaiki tangga yang berada tepat di bawah patung GWK. Kemudian, panggung utama yang disebut Garuda Land berada di bawah atau sisi kiri Neon Jungle siap menampung penonton yang larut dalam ingar bingar musik elektronik di seluruh area.

foto / ist

Tak hanya tiga area itu saja yang mampu menarik minat penonton DWPX. Ada banyak sekali pilihan lain yang bisa dijajal oleh para penonton sembari menunggu idola mereka tampil, seperti misalnya mencoba permainan di beberapa booth, mencicipi beragam jenis minuman yang tersedia, hingga mencoba gaya rambut kepang ala festival musik musim panas yang terkenal di Amerika Serikat, sekaligus bodypainting.

Tak heran, jika DWPX kali ini dipenuhi oleh para penonton domestik hingga mancanegara. Mereka terlihat berseliweran dan tengah asik menikmati serunya malam di antara dentuman musik. Banyak dari mereka juga yang membawa bendera dari negara masing-masing, seperti Malaysia, Singapura, Korea Selatan hingga Meksiko. Tak jarang pula terlihat beberapa penonton dari Australia, India, dan negara-negara lainnya. Tentu saja, pemandangan ini cukup membuktikan bahwa DWP kali ini lebih beragam dari segi penontonnya. Djakarta Warehouse Project yang sukses menghentak Pulau Dewata ini diisi oleh beberapa musisi ternama Indonesia dan juga internasional di antaranya, Dipha Barus, KimoKal, Diplo, Alesso,  The Weeknd, DJ Snake, Armin Van Buuren, Troy Boi, dan Kshmr.

Post your comments on Facebook